{"id":36848,"date":"2026-05-04T05:17:13","date_gmt":"2026-05-04T05:17:13","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/04\/her-dirty-floor-rilis-maxi-single-plaything-dissociate-sisi-gelap-shoegaze-malang\/"},"modified":"2026-05-04T05:17:13","modified_gmt":"2026-05-04T05:17:13","slug":"her-dirty-floor-rilis-maxi-single-plaything-dissociate-sisi-gelap-shoegaze-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/04\/her-dirty-floor-rilis-maxi-single-plaything-dissociate-sisi-gelap-shoegaze-malang\/","title":{"rendered":"Her Dirty Floor Rilis Maxi-Single Plaything Dissociate Sisi Gelap Shoegaze Malang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/04\/1777871492_0a07feef150423ad0b13.jpg\" alt=\"Her Dirty Floor Rilis Maxi-Single Plaything &amp; Dissociate: Sisi Gelap Shoegaze Malang\"\/><figcaption>Her Dirty Floor(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KOTA\u00a0Malang kembali membuktikan diri sebagai lumbung musisi dengan kedalaman emosional yang kuat. Kali ini, giliran <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/her-dirty-floor\" title=\"Her Dirty Floor\">Her Dirty Floor<\/a><\/strong>, unit <em>alternative\/shoegaze\/ambience rock<\/em>, yang unjuk gigi. Setelah mencuri perhatian lewat debut <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/single\" title=\"single\">single<\/a> Flatline, kuartet ini kembali menyapa pendengar melalui <em>maxi-single<\/em> terbaru bertajuk <em>Plaything &amp; Dissociate<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam rilisan teranyar ini, Her Dirty Floor yang digawangi oleh Ananta Putra (Vokal), Muktiansyah Kurnia &amp; Dewa Rizky (Gitar), serta Steven Gerrard (Bass), tampil dengan nuansa yang lebih gelap dan agresif. Meski demikian, mereka tetap mempertahankan identitas emosional yang menjadi benang merah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> mereka.<\/p>\n<h3>Eksplorasi Keputusasaan dan Kehampaan<\/h3>\n<p>Dua lagu dalam <em>maxi-single<\/em> ini menawarkan perjalanan psikologis yang berbeda namun saling bertautan. Pada trek <em>Plaything<\/em>, band ini membedah polemik asmara masa muda melalui kacamata keputusasaan (<em>desperation<\/em>) dan penerimaan paksa (<em>accepting<\/em>). Lagu ini menggambarkan fase seseorang yang lelah mempertanyakan keadaan hubungannya hingga akhirnya memilih menerima rasa sakit demi ketenangan semu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/755550\/bawa-ambience-rock-dan-shoegaze-dari-malang-her-dirty-floor-rilis-single-flatline\" title=\"Bawa Ambience Rock dan Shoegaze dari Malang, Her Dirty Floor Rilis Single Flatline\" target=\"_blank\">Bawa Ambience Rock dan Shoegaze dari Malang, Her Dirty Floor Rilis Single Flatline<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPenulisan <em>Plaything<\/em>\u00a0ini didasari dari pengalaman pribadi personel kami, khususnya vokalis kami. Jadi memang benar-benar berangkat dari keresahan sang vokalis,\u201d ungkap Her Dirty Floor dalam keterangan resminya.<\/p>\n<p>Sementara itu, trek <em>Dissociate<\/em>\u00a0membawa pendengar pada tema &#8220;silence in loudness&#8221;. Lagu ini menceritakan titik terberat dalam hidup seseorang, di mana pikiran dipenuhi kebisingan luar biasa hingga berujung pada kehampaan total (<em>dissociation<\/em>) di tengah kekacauan dunia.<\/p>\n<h3>Evolusi Musikalitas Menuju Album Debut<\/h3>\n<p>Secara musikal, <em>maxi-single<\/em> ini menandai babak baru bagi Her Dirty Floor. Mereka kini lebih berani memasukkan unsur <em>shoegaze<\/em> dan <em>post-rock<\/em> yang lebih <em>groovy<\/em> dibandingkan karya sebelumnya. Pengaruh dari band besar seperti <em>Deftones<\/em> dan <em>Sleep Token<\/em> terasa kuat, terutama pada pemilihan <em>sound<\/em> gitar dan pembangunan atmosfer (<em>ambience<\/em>) musiknya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/885861\/trio-macan-gen-z-rilis-single-minggir-minggir-usung-musik-indonesia-timur\" title=\"Trio Macan Gen Z Rilis Single Minggir-Minggir, Usung Musik Indonesia Timur\" target=\"_blank\">Trio Macan Gen Z Rilis Single Minggir-Minggir, Usung Musik Indonesia Timur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karya ini juga diproyeksikan sebagai jembatan atau pengantar menuju album debut mereka yang patut dinantikan. Untuk memberikan gambaran lengkap mengenai produksi karya ini, berikut adalah detail teknis di balik layar:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Aspek Produksi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Personel<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Ananta Putra (Vocal), Muktiansyah Kurnia (Guitar), Dewa Rizky (Guitar), Steven Gerrard (Bass)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Studio Rekaman<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Rumah Nada Brawijaya<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Mixing &amp; Mastering<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Lantai Kotor Production<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Visual &amp; Artwork<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Amelia Khairunnisa Syukri (@melounilo)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Tanggal Rilis<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">11 April 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Melalui rilisan ini, Her Dirty Floor berharap dapat merangkul para pendengar yang tengah berada di fase serupa.<\/p>\n<p>\u201cSemoga rilisan kali ini bisa merepresentasikan para pendengar yang memang ada di fase tersebut, dan menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri, serta memberi semangat untuk terus bertahan,\u201d pungkas mereka.<\/p>\n<p><em>Maxi-single<\/em> <em>Plaything &amp; Dissociate<\/em> sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital (DSP) mulai 11 April 2026. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/886367\/her-dirty-floor-rilis-maxi-single-plaything--dissociate-sisi-gelap-shoegaze-malang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Her Dirty Floor(MI\/HO) KOTA\u00a0Malang kembali membuktikan diri sebagai lumbung musisi dengan kedalaman emosional yang kuat. Kali ini, giliran Her Dirty Floor, unit alternative\/shoegaze\/ambience rock, yang unjuk gigi. Setelah mencuri perhatian lewat debut single Flatline, kuartet ini kembali menyapa pendengar melalui maxi-single terbaru bertajuk Plaything &amp; Dissociate. Dalam rilisan teranyar ini, Her Dirty Floor yang digawangi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36849,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-36848","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36848","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36848"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36848\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}