{"id":35245,"date":"2026-04-30T19:46:35","date_gmt":"2026-04-30T19:46:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/30\/jaga-kinerja-laba-di-tengah-tekanan-bisnis-otomotif\/"},"modified":"2026-04-30T19:46:35","modified_gmt":"2026-04-30T19:46:35","slug":"jaga-kinerja-laba-di-tengah-tekanan-bisnis-otomotif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/30\/jaga-kinerja-laba-di-tengah-tekanan-bisnis-otomotif\/","title":{"rendered":"Jaga Kinerja Laba di Tengah Tekanan Bisnis Otomotif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/01\/1777577496_885ed4eede19d3493c2c.jpg\" alt=\"Jaga Kinerja Laba di Tengah Tekanan Bisnis Otomotif\"\/><figcaption>Perseroan mencatat laba bersih tumbuh 8% secara tahunan (yoy) menjadi Rp173 miliar, didukung oleh peningkatan efisiensi operasional serta perbaikan margin di sejumlah lini usaha.(Dok. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX))<\/figcaption><\/figure>\n<p>PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan grup otomotif Indonesia, menjaga kinerja laba di tengah tekanan bisnis otomotif pada kuartal I 2026, meski pendapatan mengalami penurunan. Perseroan mencatat laba bersih tumbuh 8% secara tahunan (yoy) menjadi Rp173 miliar, didukung oleh peningkatan efisiensi operasional serta perbaikan margin di sejumlah lini usaha, di tengah perlambatan permintaan pada sektor kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun, atau menurun 4% (yoy). Meskipun demikian, perseroan berhasil menjaga kinerja profitabilitas, dengan laba kotor meningkat 3% (yoy) menjadi Rp365 miliar dan margin laba kotor membaik menjadi 9,1% dari 8,5% pada periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Laba usaha meningkat sebesar 6% (yoy) menjadi Rp193 miliar, dengan margin laba usaha naik menjadi 4,8% dari 4,3%, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional. Sejalan dengan itu, laba bersih tercatat tumbuh 8% (yoy) menjadi Rp173 miliar, dengan margin laba bersih meningkat menjadi 4,3%.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/793391\/di-tengah-fluktuasi-harga-nikel-nicl-cetak-rekor-laba-bersih\" title=\"Di Tengah Fluktuasi Harga Nikel, NICL Cetak Rekor Laba Bersih\" target=\"_blank\">Di Tengah Fluktuasi Harga Nikel, NICL Cetak Rekor Laba Bersih<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif hingga kuartal I tahun ini. Meski demikian, fokus perseroan fmenjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas,&#8221; ujar Grup CFO MPMX Beatrice Kartika dalam keterangan resmi.\u00a0<\/p>\n<p>Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMulia mencatatkan kinerja operasional yang beragam, dengan penurunan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi yang sebagian diimbangi oleh pertumbuhan di bisnis ritel serta kestabilan pendapatan purna jual. Bisnis distribusi mencatatkan penurunan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 5% (yoy), sementara pendapatan purna jual meningkat sebesar 4% (yoy).<\/p>\n<p>Pada bisnis ritel, pendapatan penjualan meningkat sebesar 3% (yoy), meskipun pendapatan purna jual mengalami penurunan tipis sebesar 2% (yoy).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/876809\/rupst-2025-kinerja-cimb-niaga-finance-tumbuh-di-tengah-tekanan-ekonomi\" title=\"RUPST 2025, Kinerja CIMB Niaga Finance Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi\" target=\"_blank\">RUPST 2025, Kinerja CIMB Niaga Finance Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai hasilnya, pendapatan bersih segmen ini menurun 3% (yoy) menjadi Rp3.797 miliar. Namun demikian, laba kotor meningkat 2% (yoy) menjadi Rp321 miliar, dengan margin yang membaik menjadi 8,5% dari 8,0%, mencerminkan pengelolaan biaya yang lebih optimal serta kontribusi yang lebih baik dari lini bisnis ritel dan purna jual.<\/p>\n<p>Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance mencatat penurunan pendapatan sebesar 17% (yoy) menjadi Rp204 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan kontribusi pada lini kendaraan bermotor dan properti.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, kinerja operasional menunjukkan perbaikan, tecermin dari penurunan biaya pendapatan sebesar 22% (yoy) yang mendorong peningkatan hasil layanan asuransi sebesar 10% (yoy) menjadi Rp44 miliar. Selain itu, hasil investasi meningkat 34% (yoy) menjadi Rp12 miliar, didukung oleh peningkatan pendapatan lainnya.<\/p>\n<p>Di segmen bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent mencatat aktivitas operasional yang lebih moderat, dengan pendapatan menurun 4% (yoy) menjadi Rp368 miliar. Meskipun demikian, laba kotor meningkat 9% (yoy) menjadi Rp83 miliar, dengan margin laba kotor yang membaik signifikan menjadi 22,6% dari 19,9% dari periode yang sama di tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh penurunan harga pokok penjualan, peningkatan profitabilitas pada bisnis penyewaan kendaraan, serta kontribusi yang lebih kuat dari penjualan mobil bekas. (E-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/885456\/jaga-kinerja-laba-di-tengah-tekanan-bisnis-otomotif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perseroan mencatat laba bersih tumbuh 8% secara tahunan (yoy) menjadi Rp173 miliar, didukung oleh peningkatan efisiensi operasional serta perbaikan margin di sejumlah lini usaha.(Dok. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)) PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan grup otomotif Indonesia, menjaga kinerja laba di tengah tekanan bisnis otomotif pada kuartal I 2026, meski pendapatan mengalami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35246,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-35245","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35245","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35245"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35245\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}