{"id":33013,"date":"2026-04-26T04:32:34","date_gmt":"2026-04-26T04:32:34","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/jarak-hotel-jemaah-haji-indonesia-di-mekah-ke-halte-bus-shalawat-tidak-lebih-dari-100-meter\/"},"modified":"2026-04-26T04:32:34","modified_gmt":"2026-04-26T04:32:34","slug":"jarak-hotel-jemaah-haji-indonesia-di-mekah-ke-halte-bus-shalawat-tidak-lebih-dari-100-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/jarak-hotel-jemaah-haji-indonesia-di-mekah-ke-halte-bus-shalawat-tidak-lebih-dari-100-meter\/","title":{"rendered":"Jarak Hotel Jemaah Haji Indonesia di Mekah ke Halte Bus Shalawat tidak Lebih dari 100 Meter"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/26\/1777177251_989ff28c27af1bae8bcd.jpg\" alt=\"Jarak Hotel Jemaah Haji Indonesia di Mekah ke Halte Bus Shalawat tidak Lebih dari 100 Meter\"\/><figcaption>Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>JEMAAH haji Indonesia di Mekah dipastikan mendapat kemudahan akses transportasi menuju Masjidil Haram. Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal, menyatakan bahwa jarak antara hotel tempat menginap para jemaah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/haji-2026\" title=\"haji 2026\">haji 2026<\/a> dengan halte <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bus-shalawat\" title=\"bus shalawat\">bus shalawat<\/a> rata-rata kurang dari 100 meter.<\/p>\n<p>Penempatan titik halte tersebut didasarkan pada populasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jemaah-haji-2026\" title=\"jemaah haji 2026\">jemaah haji 2026<\/a> di setiap wilayah. Hotel dengan kapasitas besar atau kantor sektor biasanya menjadi titik utama, sementara jemaah di hotel sekitarnya diarahkan menuju halte terdekat tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Total ada 74 halte (bus shalawat). Tidak ada yang jauh karena ini sangat menentukan kenyamanan jemaah,&#8221; kata Ihsan di Kantor Daker Mekah, Sabtu (25\/4).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/883092\/ppih-atur-skema-bus-haji-2026-per-rombongan-untuk-kenyamanan-jemaah\" title=\"PPIH Atur Skema Bus Haji 2026 Per Rombongan untuk Kenyamanan Jemaah\" target=\"_blank\">PPIH Atur Skema Bus Haji 2026 Per Rombongan untuk Kenyamanan Jemaah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ihsan menjelaskan satu halte bisa melayani dua hingga tiga hotel, bahkan lebih, tergantung pada kepadatan jemaah di area tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak semua jemaah harus ke kantor sektor. Yang penting ada halte terdekat, mereka bisa langsung berangkat dari situ,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ramah Lansia dan Beroperasi 24 Jam<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/haji\/882674\/dukung-penerbangan-haji-2026-pasokan-avtur-dipastikan-terjaga\" title=\"Dukung Penerbangan Haji 2026, Pasokan Avtur Dipastikan Terjaga\" target=\"_blank\">Dukung Penerbangan Haji 2026, Pasokan Avtur Dipastikan Terjaga<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Layanan bus shalawat pada layanan Haji 2026 didesain inklusif untuk memenuhi kebutuhan jemaah lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas. Akses menuju halte dibuat pendek dan mudah dilalui guna menjamin keamanan dan kenyamanan.<\/p>\n<p>Demi mendukung mobilitas yang fleksibel, bus ini beroperasi 24 jam nonstop. Jemaah bisa berangkat kapan saja tanpa harus menunggu waktu tertentu.<\/p>\n<p>&#8220;Jemaah tinggal keluar hotel, ke halte terdekat, lalu naik bus menuju Masjidil Haram,&#8221; ujarnya. &#8220;Kalau sudah ada bus, bisa langsung naik, kalau tidak ada (bus shalawat), nanti ada petugas yang mengarahkan.&#8221;<\/p>\n<p>Terkait teknis kedatangan, jemaah akan diturunkan di terminal yang berbeda sesuai wilayah akomodasinya:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Terminal Syib Amir: Untuk jemaah dari kawasan Syisyah dan Raudhah.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Terminal Jiad: Untuk jemaah dari wilayah Misfalah.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Terminal Jabal Ka\u2019bah: Untuk jemaah dari wilayah Aziziyah dan Jarwal.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Jemaah Diimbau Ingat Nomor Rute<\/h2>\n<p>Ihsan mengimbau jemaah untuk mengenali rute perjalanan dan mengingat nomor bus yang mereka tumpangi agar tidak bingung saat hendak kembali ke hotel.<\/p>\n<p>&#8220;Yang penting jemaah mengingat nomor rute busnya. Itu yang akan mengantarkan kembali ke hotel yang sama,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Di setiap halte dan terminal, petugas telah disiagakan untuk mengatur arus keberangkatan, terutama pada jam-jam sibuk saat volume jemaah meningkat.<\/p>\n<p>&#8220;Petugas halte akan mengatur pergerakan bus supaya seimbang antara yang berangkat dan yang kembali,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Jika bus sudah penuh, kendaraan akan langsung diberangkatkan. Namun, petugas tetap akan mengatur jadwal keberangkatan secara berkala meskipun jemaah belum terlalu ramai agar sirkulasi layanan tetap lancar.<\/p>\n<p>Selain itu, petugas akan memastikan prioritas tempat duduk bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Ihsan pun meminta jemaah tidak panik jika mengalami kendala di lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau pun jemaah salah naik atau salah arah, tidak perlu khawatir. Petugas di lapangan akan membantu mengarahkan kembali ke hotel,&#8221; ujarnya. (H-3)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/883593\/jarak-hotel-jemaah-haji-indonesia-di-mekah-ke-halte-bus-shalawat-tidak-lebih-dari-100-meter\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal.(Dok. MI) JEMAAH haji Indonesia di Mekah dipastikan mendapat kemudahan akses transportasi menuju Masjidil Haram. Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Ihsan Faisal, menyatakan bahwa jarak antara hotel tempat menginap para jemaah haji 2026 dengan halte bus shalawat rata-rata kurang dari 100 meter. Penempatan titik halte tersebut didasarkan pada populasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33014,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-33013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33013"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33013\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}