{"id":33009,"date":"2026-04-26T04:16:45","date_gmt":"2026-04-26T04:16:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/transisi-kemarau-hujan-masih-berpotensi-guyur-sejumlah-wilayah\/"},"modified":"2026-04-26T04:16:45","modified_gmt":"2026-04-26T04:16:45","slug":"transisi-kemarau-hujan-masih-berpotensi-guyur-sejumlah-wilayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/transisi-kemarau-hujan-masih-berpotensi-guyur-sejumlah-wilayah\/","title":{"rendered":"Transisi Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/26\/1777176015_569cfe21cd10c099f86d.jpg\" alt=\"Transisi Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah\"\/><figcaption>Warga beraktivitas di tengah hujan yang mengguyur Jakarta.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musim-kemarau-2026\" title=\"Musim Kemarau 2026\">musim kemarau 2026<\/a>. Meski demikian, berdasarkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prakiraan-cuaca-bmkg\" title=\"prakiraan cuaca bmkg\">prakiraan cuaca BMKG<\/a>, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah dalam sepekan ke depan, periode 24\u201330 April 2026.<\/p>\n<p>BMKG mencatat, dalam beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di berbagai daerah. Bahkan, hujan lebat hingga sangat lebat terpantau di sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Aceh, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, hingga Jawa Barat.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer, termasuk aktivitas gelombang ekuatorial seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuatorial. Selain itu, sirkulasi siklonik di wilayah barat Sumatra hingga Jawa turut membentuk daerah pertemuan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/878139\/bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-sepekan-ke-depan-di-masa-peralihan-musim\" title=\"BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan di Masa Peralihan Musim\" target=\"_blank\">BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan di Masa Peralihan Musim<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Dalam sepekan ke depan, BMKG memprakirakan fenomena El Ni\u00f1o\u2013Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada dalam kondisi netral. Sementara itu, monsun Australia mulai menguat dan membawa massa udara kering, menandai awal peralihan menuju musim kemarau,&#8221; ungkap BMKG.\u00a0<\/p>\n<p>Namun demikian, potensi hujan masih cukup signifikan akibat pengaruh dinamika atmosfer lainnya. Gelombang Kelvin dan Rossby diperkirakan tetap aktif di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.<\/p>\n<p>Untuk periode 24\u201326 April, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. BMKG juga menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah, antara lain Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Maluku, dan Papua.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/873195\/cuaca-hari-ini-25-maret-2026-siklon-tropis-narel-picu-cuaca-ekstrem-jawa-barat-hingga-ntt-perlu-waspada\" title=\"Cuaca Hari Ini 25 Maret 2026, Siklon Tropis Narel Picu Cuaca Ekstrem, Jawa Barat hingga NTT Perlu Waspada\" target=\"_blank\">Cuaca Hari Ini 25 Maret 2026, Siklon Tropis Narel Picu Cuaca Ekstrem, Jawa Barat hingga NTT Perlu Waspada<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, pada periode 27\u201330 April, hujan diprakirakan masih terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang, disertai potensi peningkatan menjadi hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia.<\/p>\n<p>BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai kilat, angin kencang, hingga genangan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang,&#8221; bebernya.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca yang cenderung terik pada siang hari dengan tetap menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari serta mencukupi kebutuhan cairan.<\/p>\n<p>BMKG juga meminta masyarakat secara berkala memantau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/informasi-cuaca\" title=\"informasi cuaca\">informasi cuaca<\/a> BMKG terbaru melalui kanal resmi guna mengantisipasi dampak perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/883589\/transisi-kemarau-hujan-masih-berpotensi-guyur-sejumlah-wilayah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga beraktivitas di tengah hujan yang mengguyur Jakarta.(Dok. MI) BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026. Meski demikian, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah dalam sepekan ke depan, periode 24\u201330 April 2026. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33010,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-33009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33009"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33009\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}