{"id":32993,"date":"2026-04-26T03:25:33","date_gmt":"2026-04-26T03:25:33","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/southampton-gugur-dramatis-di-semifinal-piala-fa-tonda-eckert-kami-berikan-segalanya\/"},"modified":"2026-04-26T03:25:33","modified_gmt":"2026-04-26T03:25:33","slug":"southampton-gugur-dramatis-di-semifinal-piala-fa-tonda-eckert-kami-berikan-segalanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/26\/southampton-gugur-dramatis-di-semifinal-piala-fa-tonda-eckert-kami-berikan-segalanya\/","title":{"rendered":"Southampton Gugur Dramatis di Semifinal Piala FA, Tonda Eckert Kami Berikan Segalanya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/26\/1777173293_43ca8f7e321168c65f20.jpg\" alt=\"Southampton Gugur Dramatis di Semifinal Piala FA, Tonda Eckert: Kami Berikan Segalanya\"\/><figcaption>Southampton nyaris ciptakan kejutan di FA Cup sebelum ditumbangkan Man City secara dramatis. Simak curhat Tonda Eckert soal perjuangan heroik timnya di Wembley.(Southampton)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEPALA pelatih Southampton, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tonda-eckert\" title=\"Tonda Eckert\">Tonda Eckert<\/a>, menegaskan para pemainnya telah memberikan &#8220;segalanya yang kami bisa&#8221; dalam upaya menulis ulang sejarah di semifinal FA Cup. Meski akhirnya harus menyerah 2-1 dari Manchester City, The Saints hampir saja mengulang kejayaan tahun 1976 tepat di peringatan 50 tahun keberhasilan mereka mengangkat trofi tersebut.<\/p>\n<p>Southampton tampil luar biasa dengan meredam dominasi City yang kini mencetak rekor empat kali masuk final secara beruntun. Bahkan, publik Wembley sempat terbungkam saat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/finn-azaz\" title=\"Finn Azaz\">Finn Azaz<\/a> melepaskan tembakan melengkung ke pojok gawang James Trafford pada menit ke-79, yang membawa Southampton unggul secara mengejutkan.<\/p>\n<p>Namun, keunggulan itu sirna hanya dalam hitungan menit. Tendangan spekulatif J\u00e9r\u00e9my Doku yang berbelok arah menaklukkan kiper Daniel Peretz pada menit ke-82, sebelum akhirnya gol jarak jauh dari Nico Gonz\u00e1lez memastikan kekalahan Southampton tiga menit sebelum waktu normal berakhir.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/883579\/guardiola-sanjung-mentalitas-city-usai-menang-lawan-southampton-di-piala-fa\" title=\"Guardiola Sanjung Mentalitas City Usai Menang Lawan Southampton di Piala FA\" target=\"_blank\">Guardiola Sanjung Mentalitas City Usai Menang Lawan Southampton di Piala FA<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kepuasan di Balik Kekalahan<\/h2>\n<p>Meski gagal melangkah ke final, Eckert mengaku tidak memiliki penyesalan atas performa timnya. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan disiplin tinggi saat dipaksa bertahan lebih dalam oleh gempuran pemain juara milik City.<\/p>\n<p>&#8220;Performa hari ini luar biasa. Tim-tim seperti ini akan membuat Anda menderita; mereka akan mendorong Anda untuk bertahan sedikit lebih dalam di beberapa momen. Saya pikir kami melakukannya dengan brilian dalam periode yang sangat lama,&#8221; ujar Eckert usai laga.<\/p>\n<p>Eckert juga menyoroti fakta bahwa timnya hanya bisa ditaklukkan lewat dua tendangan jarak jauh, yang menurutnya membuktikan betapa rapatnya pertahanan Southampton sepanjang pertandingan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/883563\/curhat-nico-gonzalez-usai-cetak-gol-roket-saya-menendang-dengan-seluruh-tenaga\" title=\"Curhat Nico Gonzalez Usai Cetak Gol Roket, Saya Menendang dengan Seluruh Tenaga\" target=\"_blank\">Curhat Nico Gonzalez Usai Cetak Gol Roket, Saya Menendang dengan Seluruh Tenaga<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Anda harus memberikan kredit kepada City dan cara mereka terus menekan. Mereka adalah tim penuh juara dan Anda bisa melihatnya menjelang akhir laga, segalanya menjadi semakin sulit. Kami telah melakukan semua yang kami bisa hari ini. Semua orang di stadion melihat kami memberikan segalanya di lapangan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h2>Dukungan Luar Biasa dari Suporter<\/h2>\n<p>Laga di Wembley tersebut juga diwarnai dengan atmosfer kuning yang memenuhi tribun, bentuk dukungan total dari para pendukung Southampton. Eckert memberikan apresiasi khusus atas semangat yang diberikan oleh para suporter yang hadir.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat menyenangkan datang ke stadion dan melihat sisi kanan dipenuhi warna kuning. Kredit besar dan terima kasih kepada para pendukung. Namun, sekarang kami harus segera melupakan pertandingan ini dan bersiap kembali untuk laga hari Selasa,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Kekalahan ini memang mengakhiri perjalanan heroik Southampton di FA Cup, namun performa &#8220;berani&#8221; mereka di Wembley menjadi modal berharga bagi tim untuk menghadapi sisa pertandingan krusial di akhir musim. (Southamton\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/883582\/southampton-gugur-dramatis-di-semifinal-piala-fa-tonda-eckert-kami-berikan-segalanya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Southampton nyaris ciptakan kejutan di FA Cup sebelum ditumbangkan Man City secara dramatis. Simak curhat Tonda Eckert soal perjuangan heroik timnya di Wembley.(Southampton) KEPALA pelatih Southampton, Tonda Eckert, menegaskan para pemainnya telah memberikan &#8220;segalanya yang kami bisa&#8221; dalam upaya menulis ulang sejarah di semifinal FA Cup. Meski akhirnya harus menyerah 2-1 dari Manchester City, The [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32994,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-32993","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32993","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32993"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32993\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32994"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32993"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32993"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32993"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}