{"id":32682,"date":"2026-04-25T09:32:55","date_gmt":"2026-04-25T09:32:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/25\/pesan-keberagamaan-lewat-3-024-payung-kaligrafi-yang-ciptakan-rekor-muri\/"},"modified":"2026-04-25T09:32:55","modified_gmt":"2026-04-25T09:32:55","slug":"pesan-keberagamaan-lewat-3-024-payung-kaligrafi-yang-ciptakan-rekor-muri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/25\/pesan-keberagamaan-lewat-3-024-payung-kaligrafi-yang-ciptakan-rekor-muri\/","title":{"rendered":"Pesan Keberagamaan Lewat 3.024 Payung Kaligrafi yang Ciptakan Rekor MURI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/25\/1777108819_72f0a57ed828b9dce34b.jpeg\" alt=\"Pesan Keberagamaan Lewat 3.024 Payung Kaligrafi yang Ciptakan Rekor MURI\"\/><figcaption>Ilustrasi(MI\/LILIK DARMAWAN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PERAYAAN dua dekade <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sekolah\" title=\"sekolah\">Sekolah<\/a> 3 Bahasa Putera Harapan Puhua School Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ditandai dengan sebuah karya monumental yang sarat pesan kebhinekaan.\u00a0<\/p>\n<p>Sebanyak 3.024 payung berkaligrafi Mandarin menghiasi dinding aula sekolah, menjadi instalasi seni-edukatif yang mencuri perhatian pada Sabtu (25\/4). \u00a0Karya bertajuk \u201cPenulisan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kaligrafi\" title=\"Kaligrafi\">Kaligrafi<\/a> Mandarin pada Media Payung Terbanyak\u201d tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori \u201cPayung Shufa Terbanyak\u201d.<\/p>\n<p>Instalasi kolosal ini bukan sekadar dekorasi visual. Ribuan payung kertas berdiameter 20 sentimeter disusun menjadi kolase besar membentuk peta Indonesia. Bermacam kaligrafi bertema inklusivitas, seperti \u201cYou Jiao Wulei\u201d (Pendidikan Tanpa Perbedaan), \u201c20 Tahun Puhua\u201d, hingga \u201cI Love Indonesia\u201d. Setiap goresan tinta menjadi simbol kuat tentang pentingnya keberagaman dalam dunia pendidikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/558086\/sekolah-bola-online-biskuat-academy-2022-raih-rekor-muri\" title=\"Sekolah Bola Online Biskuat Academy 2022 Raih Rekor MURI \" target=\"_blank\">Sekolah Bola Online Biskuat Academy 2022 Raih Rekor MURI <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Perwakilan MURI Ari Andriani mengatakan karya tersebut memenuhi seluruh unsur pencatatan rekor, mulai dari aspek keunikan, skala, hingga nilai edukatif yang diusung. \u201cIni bukan hanya superlatif dari sisi jumlah, tetapi juga unik karena merupakan karya nyata pendidikan multikultural yang melibatkan partisipasi kolektif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur sekolah, Chen Tao, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar prestise. Menurutnya, instalasi tersebut merupakan deklarasi nilai yang dipegang teguh oleh institusi pendidikan tersebut. \u201cRekor ini adalah komitmen Puhua yang konsisten menjaga kebhinekaan. \u00a0Keberagaman adalah kekuatan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Tidak ada anak yang boleh tertinggal hanya karena perbedaan identitas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pendekatan tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta bahasa asing seperti Mandarin dan Inggris menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakar kuat pada budaya nasional sekaligus siap bersaing di tingkat global.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/529612\/bpk-penabur-dan-scua-catatkan-rekor-muri\" title=\"BPK Penabur dan SCUA Catatkan Rekor MURI\" target=\"_blank\">BPK Penabur dan SCUA Catatkan Rekor MURI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, proses pembuatan instalasi ini memakan waktu sekitar delapan bulan. Dimulai sejak Agustus 2025, seluruh elemen sekolah terlibat dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan konsep, penulisan kaligrafi oleh guru native, hingga pemasangan instalasi secara gotong royong pada April 2026.<\/p>\n<p>Keterlibatan siswa, guru, orang tua, alumni, hingga manajemen sekolah menjadikan karya ini sebagai representasi kolaborasi komunitas pendidikan yang utuh. Instalasi tersebut disebut sebagai cerminan \u201cmini Indonesia\u201d dalam satu ruang.<\/p>\n<p>Pemilihan payung sebagai medium pun mengandung filosofi mendalam. Payung dimaknai sebagai simbol naungan dan perlindungan, sebuah representasi bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang tanpa diskriminasi.<\/p>\n<p>Peresmian instalasi turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ye Su selaku Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, serta perwakilan pemerintah dan jaringan sekolah tiga bahasa dari berbagai daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Rangkaian peringatan 20 tahun Puhua School juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar nasional, hearing pendidikan, hingga peluncuran pusat ujian Bahasa Mandarin berbasis komputer. Para tamu undangan turut diajak menyaksikan beragam inovasi karya siswa, mulai dari alat pendeteksi kematangan alpukat hingga becak hybrid berbasis kecerdasan buatan.<\/p>\n<p>Selain itu, tokoh pendidikan Yudil Chatim menilai konsep pendidikan tiga bahasa yang diterapkan Puhua memiliki potensi strategis dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global. \u201cSaya melihat langsung bagaimana sistem ini bisa menjadi kekuatan global, bukan hanya lokal,\u201d ujarnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/883401\/pesan-keberagamaan-lewat-3024-payung-kaligrafi-yang-ciptakan-rekor-muri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI\/LILIK DARMAWAN) PERAYAAN dua dekade Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan Puhua School Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ditandai dengan sebuah karya monumental yang sarat pesan kebhinekaan.\u00a0 Sebanyak 3.024 payung berkaligrafi Mandarin menghiasi dinding aula sekolah, menjadi instalasi seni-edukatif yang mencuri perhatian pada Sabtu (25\/4). \u00a0Karya bertajuk \u201cPenulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak\u201d tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32683,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-32682","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32682"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32682\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}