{"id":32005,"date":"2026-04-23T23:31:37","date_gmt":"2026-04-23T23:31:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/23\/media-asing-sorot-wacana-indonesia-asean-tentang-tol-selat-malaka\/"},"modified":"2026-04-23T23:31:37","modified_gmt":"2026-04-23T23:31:37","slug":"media-asing-sorot-wacana-indonesia-asean-tentang-tol-selat-malaka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/23\/media-asing-sorot-wacana-indonesia-asean-tentang-tol-selat-malaka\/","title":{"rendered":"Media Asing Sorot Wacana Indonesia-ASEAN tentang Tol Selat Malaka"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/24\/1776986113_42aecfc83e887dce9deb.jpg\" alt=\"Media Asing Sorot Wacana Indonesia-ASEAN tentang Tol Selat Malaka\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Dok Worldhistory.org)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEBIJAKAN kontroversial Iran yang mengenakan biaya tol bagi kapal di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a> mulai memicu efek domino di jalur perairan strategis dunia. Dampak ini terasa hingga empat ribu mil jauhnya, tepatnya di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-malaka\" title=\"Selat Malaka\">Selat Malaka<\/a>, salah satu urat nadi perdagangan global yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan.<\/p>\n<p>Pada 22 April, Menteri Keuangan Indonesia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/purbaya-yudhi-sadewa\" title=\"Purbaya Yudhi Sadewa\">Purbaya Yudhi Sadewa<\/a>, sempat melontarkan wacana bahwa Indonesia mungkin akan mulai mengenakan pungutan serupa bagi kapal yang melintasi Selat Malaka. Mengingat selat ini mengangkut sekitar 30% perdagangan global dengan volume lalu lintas mencapai 200 kapal per hari alias dua kali lipat dari Selat Hormuz. Potensi pendapatan yang dihasilkan dianggap sangat besar.<\/p>\n<p>&#8220;Jika kita membagi pendapatan dari pungutan menjadi tiga&#8211;Indonesia, Malaysia, dan Singapura&#8211;itu bisa sangat besar,&#8221; ujar Purbaya dalam suatu simposium di Jakarta. Meski kemudian ia menarik kembali pernyataannya dengan mengakui perlu\u00a0persetujuan negara tetangga, wacana ini mengubah peta diskusi mengenai kebebasan navigasi internasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/873744\/harga-bbm-subsidi-dipastikan-tidak-naik-di-tengah-krisis-selat-hormuz\" title=\"Harga BBM Subsidi Dipastikan tidak Naik di Tengah Krisis Selat Hormuz\" target=\"_blank\">Harga BBM Subsidi Dipastikan tidak Naik di Tengah Krisis Selat Hormuz<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Dinamika di Selat Hormuz dan Sikap AS<\/h2>\n<p>Saat ini, Iran secara terbuka memungut biaya tol di Selat Hormuz\u00a0yang sering dibayarkan menggunakan yuan Tiongkok atau mata uang kripto. Menariknya, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kenyamanan terhadap langkah Iran tersebut, bahkan menyarankan pengelolaan bersama jalur air sebagai bagian dari penyelesaian perang. Hal ini menciptakan preseden baru dalam hukum maritim internasional yang biasanya menjamin hak transit bebas di selat internasional.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f0f7ff; border-left: 5px solid #007bff; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Statistik Vital Selat Malaka:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Volume Perdagangan:<\/strong> Menopang 30% perdagangan global.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Lalu Lintas:<\/strong> \u00b1200 kapal per hari.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Signifikansi Regional:<\/strong> Presiden Prabowo Subianto menyatakan 70% perdagangan Asia melewati Selat Lombok, Sunda, dan Malaka.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Respons Beragam dari Singapura dan Malaysia<\/h2>\n<p>Singapura, yang ekonominya sangat bergantung pada statusnya sebagai pusat <em>transshipment<\/em> dunia, menolak keras ide tersebut. Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menegaskan bahwa hak transit dijamin oleh hukum internasional. &#8220;Kami tidak akan berpartisipasi dalam upaya apa pun untuk menutup, mencegat, atau mengenakan tol di wilayah tetangga kami,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Malaysia menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyatakan bahwa kebijakan apa pun di Selat Malaka harus melibatkan kerja sama empat negara yaitu\u00a0Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand. Namun, ketegangan diplomatik sempat muncul ketika tokoh Malaysia, Nurul Izzah Anwar, mengkritik sikap Singapura yang enggan bernegosiasi dengan Teheran terkait akses Hormuz.<\/p>\n<h2>Tailan\u00a0Percepat Proyek Land Bridge<\/h2>\n<p>Melihat ketidakpastian di Selat Malaka, Tailan\u00a0justru melihat peluang strategis. Bangkok mempercepat rencana pembangunan jembatan darat (<em>land bridge<\/em>) senilai 1 triliun baht Tailan\u00a0(sekitar US$31 miliar) untuk menghubungkan pelabuhan di kedua sisi negara melalui jaringan jalan dan kereta api.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Proyek Land Bridge Tailan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Estimasi Dampak<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Waktu Transit<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Berkurang hingga 4 hari<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Biaya Logistik<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Efisiensi sebesar 15%<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Investasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">1 Triliun Baht<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Wakil Perdana Menteri Tailan, Phiphat Ratchakitprakarn, menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah telah membuktikan betapa pentingnya mengendalikan jalur transportasi. Dengan proyek ini, Tailan\u00a0berambisi menjadi penghubung utama antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, sekaligus menawarkan alternatif bagi kapal yang ingin menghindari potensi pungutan atau blokade di Selat Malaka. (Fortune\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/882943\/media-asing-sorot-wacana-indonesia-asean-tentang-tol-selat-malaka\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Dok Worldhistory.org) KEBIJAKAN kontroversial Iran yang mengenakan biaya tol bagi kapal di Selat Hormuz mulai memicu efek domino di jalur perairan strategis dunia. Dampak ini terasa hingga empat ribu mil jauhnya, tepatnya di Selat Malaka, salah satu urat nadi perdagangan global yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan. Pada 22 April, Menteri Keuangan Indonesia, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32006,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-32005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32005"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32005\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}