{"id":31468,"date":"2026-04-22T23:06:17","date_gmt":"2026-04-22T23:06:17","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/22\/miliarder-justin-sun-gugat-proyek-kripto-keluarga-trump\/"},"modified":"2026-04-22T23:06:17","modified_gmt":"2026-04-22T23:06:17","slug":"miliarder-justin-sun-gugat-proyek-kripto-keluarga-trump","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/22\/miliarder-justin-sun-gugat-proyek-kripto-keluarga-trump\/","title":{"rendered":"Miliarder Justin Sun Gugat Proyek Kripto Keluarga Trump"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/23\/1776898724_833c05b48f68c57ffddb.jpg\" alt=\"Miliarder Justin Sun Gugat Proyek Kripto Keluarga Trump\"\/><figcaption>Miliarder kripto Justin Sun menggugat perusahaan World Liberty Financial milik keluarga Donald Trump. Sun menuduh adanya skema ilegal dan pembekuan aset senilai miliaran dolar.(Media Sosial X)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DUNIA <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kripto\" title=\"Kripto\">kripto<\/a> diguncang perselisihan hukum antara dua nama besar. Miliarder <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/justin-sun\" title=\"Justin Sun\">Justin Sun<\/a>, pendiri proyek <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tron\" title=\"TRON\">TRON<\/a>, resmi melayangkan gugatan terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/world-liberty-financial\" title=\"World Liberty Financial\">World Liberty Financial<\/a>, perusahaan kripto yang didirikan Presiden AS <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> beserta putranya, Eric Trump. Sun menuduh perusahaan tersebut melakukan praktik pemerasan dan skema ilegal.<\/p>\n<p>Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal San Francisco pada Selasa lalu, Sun mengklaim bahwa perusahaan tersebut secara sepihak membekukan token WLFI miliknya. Tidak hanya itu, ia mengaku hak suaranya dalam tata kelola perusahaan telah dicabut.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka secara tidak sah membekukan semua token saya, mencabut hak saya untuk memberikan suara pada proposal tata kelola, dan mengancam akan menghancurkan token saya secara permanen dengan cara &#8216;membakarnya&#8217;, semuanya tanpa pembenaran yang semestinya,&#8221; tegas Sun dalam unggahan di media sosial.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/852331\/bank-sentral-iran-gunakan-mata-uang-kripto-stablecoin-tether\" title=\"Bank Sentral Iran Gunakan Mata Uang Kripto Stablecoin Tether\" target=\"_blank\">Bank Sentral Iran Gunakan Mata Uang Kripto Stablecoin Tether<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Investasi Besar yang Berujung Konflik<\/h2>\n<p>Justin Sun merupakan penyokong utama proyek ini dengan investasi awal sebesar US$45 juta. Ia mengungkapkan \u00a0pada titik tertentu, nilai token WLFI miliknya sempat menembus angka US$1 miliar. Namun, harga token tersebut dilaporkan anjlok drastis dari 31 sen pada September lalu menjadi kurang dari 8 sen.<\/p>\n<p>Sun menuduh sejumlah individu di balik World Liberty, termasuk salah satu pendiri Chase Herro, menggunakan nama besar Trump untuk melakukan penipuan. Ia merasa dikhianati karena janji awal mengenai kemampuan perdagangan token tersebut ternyata dianggap menyesatkan.<\/p>\n<p>Meski token WLFI secara umum dapat diperdagangkan, Sun menyatakan dirinya diblokir untuk menjual satu keping pun. Sebaliknya, pihak perusahaan justru mengancam akan melakukan &#8220;burning&#8221; atau menghapus seluruh asetnya secara permanen.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/832636\/bitcoin-terkoreksi-lagi-fundamental-kripto-dinilai-tetap-kuat\" title=\"Bitcoin Terkoreksi lagi, Fundamental Kripto Dinilai Tetap Kuat\" target=\"_blank\">Bitcoin Terkoreksi lagi, Fundamental Kripto Dinilai Tetap Kuat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Tanggapan Pihak Keluarga Trump<\/h2>\n<p>Pihak World Liberty Financial membantah keras tuduhan tersebut. Zach Witkoff, salah satu pendiri perusahaan, menyebut gugatan Sun sebagai upaya putus asa untuk mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran yang dilakukan Sun sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Klaimnya sama sekali tidak berdasar, dan World Liberty berharap kasus ini segera dibatalkan,&#8221; ujar Witkoff. Ia menambahkan bahwa perusahaan harus mengambil tindakan tegas untuk melindungi pengguna dari perilaku buruk Sun.<\/p>\n<p>Eric Trump turut memberikan komentar pedas dengan nada menyindir. &#8220;Satu-satunya hal yang lebih konyol daripada gugatan ini adalah menghabiskan US$6 juta untuk sebuah pisang yang ditempel lakban di dinding,&#8221; cetus Eric, merujuk pada aksi Sun membeli karya seni fenomenal pada tahun 2024.<\/p>\n<h2>Tekanan di Bisnis Trump Lainnya<\/h2>\n<p>Di sisi lain, gugatan ini menambah daftar panjang tantangan bisnis bagi keluarga Trump. Di saat yang hampir bersamaan, perusahaan di balik platform Truth Social baru saja mengganti CEO mereka, Devin Nunes, setelah nilai sahamnya anjlok hampir dua pertiga dalam setahun terakhir.<\/p>\n<p>Sementara itu, di tengah polemik ini, SEC dilaporkan telah menghentikan penyelidikan terhadap Justin Sun atas dugaan promosi kripto berbayar tanpa keterbukaan, sebuah langkah yang memicu tanda tanya dari sejumlah senator di Amerika Serikat. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/882485\/miliarder-justin-sun-gugat-proyek-kripto-keluarga-trump\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Miliarder kripto Justin Sun menggugat perusahaan World Liberty Financial milik keluarga Donald Trump. Sun menuduh adanya skema ilegal dan pembekuan aset senilai miliaran dolar.(Media Sosial X) DUNIA kripto diguncang perselisihan hukum antara dua nama besar. Miliarder Justin Sun, pendiri proyek TRON, resmi melayangkan gugatan terhadap World Liberty Financial, perusahaan kripto yang didirikan Presiden AS Donald [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31469,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-31468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31468"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31468\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}