{"id":30844,"date":"2026-04-21T15:43:43","date_gmt":"2026-04-21T15:43:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/genjot-promosi-konten-lokal-kpid-jabar-gandeng-mahasiswa\/"},"modified":"2026-04-21T15:43:43","modified_gmt":"2026-04-21T15:43:43","slug":"genjot-promosi-konten-lokal-kpid-jabar-gandeng-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/genjot-promosi-konten-lokal-kpid-jabar-gandeng-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Genjot Promosi Konten Lokal, KPID Jabar Gandeng Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/21\/1776785776_9df7ccf09a45513deaf8.jpg\" alt=\"Genjot Promosi Konten Lokal, KPID Jabar Gandeng Mahasiswa\"\/><figcaption>Ilustrasi(MI\/Kristiadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KOMISI\u00a0Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD\u00a0Provinsi Jawa Barat dalam upaya memperkuat eksistensi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/konten\" title=\"konten\">konten<\/a> lokal. Kolaborasi bertajuk <em>&#8216;Nyemah Atikan Penyiaran<\/em>&#8216; ini difokuskan pada regulasi konten lokal sebagai masa depan penyiaran di wilayah Priangan Timur.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung di Aula Bale Bank Indonesia, Tasikmalaya, pada Selasa (21\/4) tersebut dihadiri oleh ratusan pers mahasiswa. Agenda ini menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi penyiaran di tengah gempuran disrupsi digital.<\/p>\n<h3>Tantangan Dekonstruksi Budaya oleh Media Sosial<\/h3>\n<p>Ketua <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpid-jawa-barat\" title=\"KPID Jawa Barat\">KPID Jawa Barat<\/a>, Adiyana Slamet, menegaskan bahwa lembaga penyiaran tidak dapat berdiri sendiri dalam menghadapi disrupsi informasi yang mulai mengikis sendi-sendi kebudayaan. Menurutnya, kolaborasi dengan akademisi dan pers mahasiswa adalah kunci untuk memproduksi konten lokal yang patuh regulasi namun tetap relevan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/880133\/kpid-jabar-gelar-siraman-upaya-melindungi-anak-dan-perempuan-dari-praktik-kekerasan\" title=\"KPID Jabar Gelar Siraman, Upaya Melindungi Anak dan Perempuan dari Praktik Kekerasan\" target=\"_blank\">KPID Jabar Gelar Siraman, Upaya Melindungi Anak dan Perempuan dari Praktik Kekerasan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPenyiaran tidak bisa menjadi benteng sendirian. Harus ada tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai sosial budaya dan identitas kesundaan di Priangan Timur,\u201d ujar Adiyana.<\/p>\n<p>Ia memaparkan data riset terhadap 601 responden yang menunjukkan kekhawatiran serius: lebih dari 50 persen masyarakat menilai media sosial (medsos) telah mendekomposisi nilai sosial budaya. Dominasi interaksi melalui gawai menjadi tantangan nyata bagi dunia penyiaran konvensional.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; border-left: 5px solid #2c3e50; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Fakta Riset KPID Jabar:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Responden: 601 orang.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Temuan: &gt;50% masyarakat menilai media sosial mendekomposisi nilai sosial budaya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Masalah Utama: Interaksi didominasi gadget dan penurunan literasi akibat tontonan instan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Ketimpangan Regulasi dan Jam Tayang<\/h3>\n<p>Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menyoroti posisi konten lokal yang masih lemah di mata masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah penempatan jam tayang yang tidak strategis oleh lembaga penyiaran.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/867468\/panduan-lengkap-menggunakan-online-video-dan-edit-gambar-online-untuk-membuat-konten-digital-yang-menarik\" title=\"Panduan Lengkap Menggunakan online video dan edit gambar online untuk Membuat Konten Digital yang Menarik\" target=\"_blank\">Panduan Lengkap Menggunakan online video dan edit gambar online untuk Membuat Konten Digital yang Menarik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKadang konten lokal tayang jam 3 subuh, bukan <em>prime time<\/em>. Bagaimana mau ditonton? Selain itu, ada ketimpangan regulasi. Media penyiaran &#8216;dikerangkeng&#8217; oleh kode etik ketat, sementara platform digital nyaris tanpa sensor. Ini kompetisi yang tidak seimbang,\u201d tegas Rafael.<\/p>\n<p>Ia mendorong adanya penyesuaian regulasi agar media penyiaran dapat menjalankan perannya sebagai referensi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjaga ketahanan nasional dari aspek sosial budaya.<\/p>\n<h3>Peran Strategis Pers Lokal<\/h3>\n<p>Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candranegara, memberikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini. Ia menilai pers lokal memiliki keunggulan dalam memahami potensi daerah secara mendalam, bahkan terkadang melebihi pemahaman para pemimpin daerah itu sendiri.<\/p>\n<p>\u201cPers lokal seringkali lebih menguasai wilayah daripada pemimpinnya. Kami mengingatkan agar ekosistem penyiaran jangan sampai melemahkan literasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat terlalu dimanjakan tontonan instan hingga minat baca menurun,\u201d pungkas Diky.<\/p>\n<p>Kolaborasi ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan perhatian terhadap konten lokal di Jawa Barat, khususnya dalam menjaga marwah budaya lokal di tengah arus globalisasi digital yang masif. (AD\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/882001\/genjot-promosi-konten-lokal-kpid-jabar-gandeng-mahasiswa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI\/Kristiadi) KOMISI\u00a0Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD\u00a0Provinsi Jawa Barat dalam upaya memperkuat eksistensi konten lokal. Kolaborasi bertajuk &#8216;Nyemah Atikan Penyiaran&#8216; ini difokuskan pada regulasi konten lokal sebagai masa depan penyiaran di wilayah Priangan Timur. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bale Bank Indonesia, Tasikmalaya, pada Selasa (21\/4) tersebut dihadiri oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30845,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-30844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30844\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}