{"id":30840,"date":"2026-04-21T15:29:03","date_gmt":"2026-04-21T15:29:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/ilmuwan-bingung-ada-objek-misterius-mirip-planet-ditemukan-jwst\/"},"modified":"2026-04-21T15:29:03","modified_gmt":"2026-04-21T15:29:03","slug":"ilmuwan-bingung-ada-objek-misterius-mirip-planet-ditemukan-jwst","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/ilmuwan-bingung-ada-objek-misterius-mirip-planet-ditemukan-jwst\/","title":{"rendered":"Ilmuwan Bingung, Ada Objek Misterius Mirip Planet Ditemukan JWST"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/21\/1776784777_f0d444045d143368eae1.jpg\" alt=\"Ilmuwan Bingung, Ada Objek Misterius Mirip Planet Ditemukan JWST\"\/><figcaption>Ilustrasi(freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENGAMATAN dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/james-webb-space-telescope\" title=\"James Webb Space Telescope\">James Webb Space Telescope<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jwst\" title=\"JWST\">JWST<\/a>) mengungkap keberadaan objek <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kosmik-misterius\" title=\"kosmik misterius\">kosmik misterius<\/a> yang menantang pemahaman ilmuwan tentang struktur alam semesta, termasuk proses terbentuknya planet.<\/p>\n<p>Dilansir dari Space.com, objek-objek ini sekilas tampak seperti titik cahaya kecil layaknya bintang. Namun setelah diteliti lebih dalam, mereka menunjukkan karakteristik yang juga menyerupai galaksi. Karena memiliki sifat campuran yang unik, para peneliti menjulukinya sebagai \u201cplatypus kosmik\u201d, terinspirasi dari platypus yang dikenal memiliki kombinasi bentuk tubuh tak biasa.<\/p>\n<h3><strong>Bukan Sepenuhnya Planet, Bukan Juga Galaksi<\/strong><\/h3>\n<p>Penelitian yang dipimpin oleh Haojing Yan dari University of Missouri di Amerika ini awalnya meneliti sekitar 2.000 objek kosmik. Dari ribuan data tersebut, ditemukan sembilan objek yang terlihat tidak biasa, ukurannya sedikit lebih besar dari sumber titik, tetapi tidak cukup besar untuk dikategorikan sebagai galaksi utuh.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/868090\/teleskop-james-webb-ungkap-penampakan-tengkorak-kosmik-di-luar-angkasa\" title=\"Teleskop James Webb Ungkap Penampakan 'Tengkorak Kosmik' di Luar Angkasa\" target=\"_blank\">Teleskop James Webb Ungkap Penampakan &#8216;Tengkorak Kosmik&#8217; di Luar Angkasa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Biasanya, objek kecil seperti ini dianggap sebagai bintang. Namun hasil analisis menunjukkan bahwa objek-objek tersebut memiliki struktur yang lebih menyebar, sehingga diklasifikasikan sebagai _point-like_.<\/p>\n<p>\u201cObjek ini sangat mendekati sumber titik, tetapi tidak sepenuhnya sama,\u201d ujar Yan dikutip dari Space.com.<\/p>\n<p>Hal yang membuat objek ini semakin menarik adalah spektrum cahaya yang dihasilkannya. Alih-alih menunjukkan pola khas bintang atau planet, objek ini memiliki garis emisi sempit yang biasanya ditemukan pada galaksi aktif atau wilayah pembentukan bintang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/862078\/teleskop-james-webb-abadikan-ubur-ubur-kosmik-dari-masa-remaja-alam-semesta\" title=\"Teleskop James Webb Abadikan &quot;Ubur-ubur Kosmik&quot; dari Masa Remaja Alam Semesta\" target=\"_blank\">Teleskop James Webb Abadikan &#8220;Ubur-ubur Kosmik&#8221; dari Masa Remaja Alam Semesta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Awalnya, para ilmuwan menduga objek ini merupakan quasar, yaitu objek terang yang ditenagai oleh lubang hitam supermasif. Namun, tingkat kecerahannya terlalu redup dan spektrumnya terlalu sempit untuk masuk dalam kategori tersebut.<\/p>\n<p>\u201cObjek yang kami temukan bukanlah quasar,\u201d tegas Yan.<\/p>\n<h3><strong>Kemungkinan Galaksi Muda atau Jenis Baru Objek Kosmik<\/strong><\/h3>\n<p>Para peneliti kemudian mempertimbangkan kemungkinan lain, yaitu bahwa objek tersebut merupakan bentuk unik dari active galactic nucleus (AGN) atau bahkan galaksi pembentuk bintang yang masih sangat muda.<\/p>\n<p>Menurut Bangzheng Sun, objek ini bisa saja merupakan galaksi yang usianya kurang dari 200 juta tahun. Artinya, mereka masih berada dalam tahap awal pembentukan.<\/p>\n<p>Namun demikian, ukuran objek yang relatif kecil dan tampilan yang tetap menyerupai titik menjadi tantangan tersendiri. Jika benar ini galaksi, maka proses pembentukan bintang di dalamnya kemungkinan berlangsung dari bagian dalam ke luar.<\/p>\n<p>Meski belum dapat dipastikan apakah objek ini merupakan jenis baru AGN atau galaksi muda yang tidak biasa, para ilmuwan percaya bahwa temuan ini dapat memberikan petunjuk penting tentang evolusi awal alam semesta, termasuk bagaimana galaksi dan sistem planet terbentuk.<\/p>\n<p>\u201cSembilan objek ini sangat istimewa. Mereka adalah \u2018platypus\u2019 versi kami,\u201d pungkas Yan.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>Space.com.<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/881999\/ilmuwan-bingung-ada-objek-misterius-mirip-planet-ditemukan-jwst\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(freepik) PENGAMATAN dari James Webb Space Telescope (JWST) mengungkap keberadaan objek kosmik misterius yang menantang pemahaman ilmuwan tentang struktur alam semesta, termasuk proses terbentuknya planet. Dilansir dari Space.com, objek-objek ini sekilas tampak seperti titik cahaya kecil layaknya bintang. Namun setelah diteliti lebih dalam, mereka menunjukkan karakteristik yang juga menyerupai galaksi. Karena memiliki sifat campuran yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-30840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30840"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30840\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}