{"id":30824,"date":"2026-04-21T14:27:56","date_gmt":"2026-04-21T14:27:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/kampung-iklim-jadi-andalan-program-csr-pt-dssp-power-sumsel\/"},"modified":"2026-04-21T14:27:56","modified_gmt":"2026-04-21T14:27:56","slug":"kampung-iklim-jadi-andalan-program-csr-pt-dssp-power-sumsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/kampung-iklim-jadi-andalan-program-csr-pt-dssp-power-sumsel\/","title":{"rendered":"Kampung Iklim Jadi Andalan Program CSR PT DSSP Power Sumsel"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"has-text-align-center\"><em>PT DSSP Power Sumsel terus memperkuat komitmennya dalam tanggung jawab sosial perusahaan melalui program CSR dan selalu berusaha menaikkan kualitas program secara berkelanjutan menuju masa depan hijau. Salah satu program CSR unggulan saat ini yakni Kampung Iklim di Dusun Reban Kumbang, Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.<\/em><\/p>\n<p><strong>Jakarta, FaktaBerita \u2013<\/strong> PT DSSP Power Sumsel merupakan perusahaan pembangkitan listrik\u00a0 tenaga uap (PLTU)\u00a0 swasta nasional berbasis mulut tambang (PLTU) dengan kapasitas 2 \u00d7 150 MW. Perusahaan, bagian dari PT Datang DSSP Power Indonesia, ini berlokasi di jalan B.80 Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan.\u00a0 Perusahaan memiliki kontrak jangka panjang untuk memasok listrik berdasarkan Power Purchase Agreement (PPA) kepada PT PLN (Persero).<\/p>\n<p>Menyadari akan dampak operasional terhadap lingkungan, sosial dan masyarakat sekitar, PT DSSP Power Sumsel juga konsisten menjalankan tanggung jawab untuk mengelola dampak tersebut melalui program CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). \u00a0Selain\u00a0 diwujudkan melalui bantuan kepedulian, charity, ataupun donasi, PT DSSP Power Sumsel juga punya program CSR andalan secara berkelanjutan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini dilandasi oleh beberapa faktor utama:<\/p>\n<p>Pertama adanya \u201cTantangan Global dan Lokal\u201d. Meningkatnya isu perubahan iklim, kerusakan lingkungan, serta kesenjangan sosial ekonomi menuntut peran aktif seluruh pihak, termasuk perusahaan. Kedua, \u201cKewajiban dan Etika Bisnis\u201d. Dalam hal kini, implementasi CSR tidak lagi sekadar kegiatan amal, melainkan menjadi kewajiban hukum dan bagian dari etika bisnis dalam menjaga keseimbangan antara Profit, People, dan Planet (<em>Triple Bottom Line<\/em>).<\/p>\n<p>Ketiga, \u201cHubungan Harmonis dengan Masyarakat\u201d. Kehadiran PT DSSP Power Sumsel diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Program CSR menjadi jembatan strategis untuk: Membangun kepercayaan Mengurangi risiko konflik sosialMenciptakan lingkungan usaha yang kondusif. Keempat \u201cKeberlanjutan Bisnis terkait isu <em>Environmental, Social, and Governance<\/em>\u00a0(ESG) yang merupakan tuntutan dari investor, regulator, dan masyarakat agar perusahaan mengelola risiko dan dampak operasional secara bertanggung jawab, dan tidak hanya mengejar profit. Ini mencakup pengelolaan limbah\/emisi (E), hubungan karyawan\/komunitas (S), dan transparansi\/etika (G) untuk keberlanjutan jangka panjang.<\/p>\n<p>Perusahaan yang peduli terhadap aspek sosial dan lingkungan akan memiliki citra yang lebih baik, meningkatkan daya saing, serta mendukung keberlanjutan bisnis di masa depan. Adapun desa yang terdampak langsung atau wilayah Ring-1, meliputi: Desa Sindang Marga (lokasi pembangkit), Desa Mendis (lokasi water intake), serta Desa Kaliberau, Dusun III Reban Kumbang (jalur transmisi water intake).<\/p>\n<p>Demikian beberapa poin penting yang terungkap dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2026 dari PT DSSP Power Sumsel yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang dihelat Majalah FaktaBerita pada Senin (20\/04\/2026).<\/p>\n<p>Selalu ada inovasi baru, tahun ini PT DSSP Power Sumsel kembali masuk nominasi untuk penghargaan \u201cTOP CSR Awards 2026\u201d. Kali ini mengusung presentasi berjudul \u201cKAMPUNG IKLIM- Strategi Program CSR yang Berkelanjutan Menuju Masa Depan Hijau\u201d. Presentasi dan wawancara dilakukan tim Comdev dan CSR yang dihadiri Mr. Wang Quanmin CEO PT. DSSP Power Sumsel yang juga menyampaikan kata sambutuan pembukaan (opening speech) dalam wawancara penjurian ini.<\/p>\n<p>\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada panitia dan juga Tim Dewan Juri TOP CSR Awards\u00a0 ini yang telah memberi kesempatan untuk ikut dalam penjurian ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap ada feedback, masukan untuk peningkatan dan perbaikan program-program\u00a0 CSR kami ke depan agar makin memberikan kebermanfaatan luas bagi keberlangsungan perusahaan, masyarakat dan lingkungan,\u201d\u00a0 ungkapnya saat membuka sesi wawancara penjurian TOP CSR Awards 2026 ini.<\/p>\n<p>Presentasi dilanjutkan oleh Wili Hirdani Jabatan Dep Head CSR PT DSSP Power Sumsel. Turut hadir dalam sesi ini, Deputi CEO PT.DSSP Power Sumsel Awaludin dan tim lainnya (Wahyu Head Office, Fazlur Deputi Head Lingkungan, serta Hanung CSR Head Office PT DSSP Power Sumsel). Sedangkan tim juri penilai terdiri Prof. Dr. Satya Arinanto- Guru Besar FH Universitas Indonesia, Ina Sawitri (Senior Business Consultant Yayasan Pakem),\u00a0 Peggy Arnolia (Corporate Forum for CSR Development \/CFCD), serta serta Ahmad Chury (Managing Editor Majalah ItWorks-MSI Group) sekaligus sebagai moderator.<\/p>\n<p><strong>Kampung Iklim Jadi Andalan<\/strong><\/p>\n<p>Hingga kini, PT DSSP Power Sumsel telah banyak mengadakan program CSR maupun Community Development (comdev) untuk mendukung pengembangan masyarakat dan lingkungan sekitar. Penyusunan proram dilakukan melalui\u00a0\u00a0 koordinasi dengan melibatkan berbagai unsur stakeholders, mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Kelurahan\/Desa. Sehingga dalam setiap programnya, dapat meningkatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Program CSR maupun Comdev juga selaras dengan upaya perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari operasinya perusahaan yang juga diselaraskan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs).<\/p>\n<p>Salah satu program unggulan yakni Kampung Iklim di Dusun Reban Kumbang, Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Program ini dirancang sebagai model pembangunan desa berkelanjutan yang memadukan aspek lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cProgram tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional,\u201d Deputy Head CSR PT DSSP Power Sumsel, Wili Hirdani,.<\/p>\n<p>Ditambahkan Program Kampung Iklim bukan sekadar kegiatan CSR biasa, tetapi gerakan perubahan yang mengubah tantangan iklim menjadi peluang kesejahteraan masyarakat. \u201cKami ingin desa menjadi tangguh, masyarakat sejahtera, dan lingkungan tetap lestari,\u201d ujar Wili Hirdani.<\/p>\n<p>Program Kampung Iklim dijalankan melalui dua pilar utama, yakni adaptasi iklim dan mitigasi iklim. Pada sisi adaptasi, perusahaan menghadirkan penyediaan air bersih, penguatan ketahanan pangan melalui pertanian mandiri, serta layanan kesehatan rutin bagi balita, ibu hamil, dan lansia.<\/p>\n<p>Sementara pada sisi mitigasi, perusahaan mendorong pengolahan sampah organik menjadi pupuk bokashi, penghijauan desa melalui penanaman pohon produktif, hingga pertanian ramah lingkungan tanpa pupuk kimia.<\/p>\n<p>Beberapa program unggulan yang telah dijalankan antara lain:<\/p>\n<ol type=\"1\">\n<li>Tirta Mandiri<br \/>Program penyediaan dan pengelolaan air bersih berbasis sistem resapan air hujan untuk menjamin ketersediaan air sepanjang tahun.<\/li>\n<li>Sampah Jadi Emas<br \/>Pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk bokashi yang berdampak pada kebersihan lingkungan dan peningkatan produktivitas pertanian.<\/li>\n<li>Petani Mandiri<br \/>Pembentukan kelompok tani lokal guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga.<\/li>\n<li>Mangga Lestari<br \/>Penanaman 500 pohon mangga Kiojae sejak Mei 2024 dengan tingkat keberhasilan tumbuh mencapai 85 persen.<\/li>\n<li>Restock Ikan<br \/>Penyebaran 2.000 bibit ikan lele, nila, dan mas di Sungai Mendis sebagai upaya menjaga ekosistem sungai dan sumber penghasilan warga.<\/li>\n<li>UMKM Ibu PKK<br \/>Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan produksi makanan ringan dan pemasaran produk.<\/li>\n<li>Berbagi Kesehatan<br \/>Pelayanan kesehatan rutin bekerja sama dengan puskesmas, termasuk pemeriksaan kesehatan dan sunatan gratis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ia menambahkan, konsep integrasi antarprogram juga diterapkan, misalnya sampah diolah menjadi bokashi, bokashi digunakan untuk pertanian, hasil pertanian menjadi bahan baku UMKM. Model tersebut menciptakan ekosistem ekonomi sirkular berbasis desa.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.topbusiness.id\/127201\/kampung-iklim-jadi-andalan-program-csr-pt-dssp-power-sumsel.html\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT DSSP Power Sumsel terus memperkuat komitmennya dalam tanggung jawab sosial perusahaan melalui program CSR dan selalu berusaha menaikkan kualitas program secara berkelanjutan menuju masa depan hijau. Salah satu program CSR unggulan saat ini yakni Kampung Iklim di Dusun Reban Kumbang, Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Jakarta, FaktaBerita \u2013 PT [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,5],"tags":[],"class_list":["post-30824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30824"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30824\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}