{"id":30787,"date":"2026-04-21T12:39:20","date_gmt":"2026-04-21T12:39:20","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/polemik-dugaan-ijazah-palsu-jokowi-dinilai-sulit-reda-ini-alasannya\/"},"modified":"2026-04-21T12:39:20","modified_gmt":"2026-04-21T12:39:20","slug":"polemik-dugaan-ijazah-palsu-jokowi-dinilai-sulit-reda-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/21\/polemik-dugaan-ijazah-palsu-jokowi-dinilai-sulit-reda-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dinilai Sulit Reda, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/21\/1776774901_87adf7862f8530108de6.jpg\" alt=\"Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dinilai Sulit Reda, Ini Alasannya\"\/><figcaption>Pakar telematika Roy Suryo (tengah) didamping kuasa hukumnya Ahmad Khozinudin memenuhi panggilan pemeriksaan di Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13\/11\/2025). Roy dan Rismon hadir memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus tudingan(Usman Iskandar\/MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>POLEMIK\u00a0dugaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ijazah-palsu-jokowi\" title=\"ijazah palsu Jokowi\">ijazah palsu Jokowi<\/a> yang merupakan\u00a0Presiden ke-7 Joko Widodo dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat. Pengamat politik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ray-rangkuti\" title=\"ray rangkuti\">Ray Rangkuti<\/a> menilai, jalur hukum yang saat ini ditempuh tidak serta-merta mampu menghentikan kecurigaan publik.<\/p>\n<p>Menurut Ray, persoalan utama pada isu dugaan ijazah palsu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jokowi\" title=\"Jokowi\">Jokowi<\/a> terletak pada perbedaan antara proses hukum dan persepsi masyarakat. Keduanya berjalan sendiri-sendiri dan tidak selalu saling memengaruhi.<\/p>\n<p>&#8220;Proses hukum ini belum tentu menyelesaikan dugaan orang terkait dengan kasus ini. Jadi proses hukumnya jalan, tapi dugaan orang juga tetap jalan,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Selasa (21\/4).\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/880586\/polda-metro-hentikan-penyidikan-tiga-tersangka-kasus-dugaan-ijazah-palsu-jokowi\" title=\"Polda Metro Hentikan Penyidikan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi\u00a0\" target=\"_blank\">Polda Metro Hentikan Penyidikan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menilai, meskipun ada upaya pembuktian secara hukum, hal tersebut belum tentu cukup untuk meredakan keraguan publik terkait keaslian ijazah Jokowi. Bahkan, hasil dari institusi resmi seperti kepolisian pun belum mampu menghentikan perdebatan.<\/p>\n<p>Ray menilai, solusi paling efektif meredakan isu dugaan ijazah palsu Jokowi yakni\u00a0dari pihak yang bersangkutan. Ray menilai keterbukaan personal dapat lebih cepat meredam polemik daripada\u00a0proses hukum yang panjang.<\/p>\n<p>&#8220;Solusinya menurut saya tidak lain dan tidak bukan adalah Pak Jokowi sendiri yang memang harus terbuka memperlihatkan ijazah itu,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/869701\/roy-suryo-respons-resmon-sianipar-ajukan-restorative-justice--kasus-ijazah-jokowi--kami-tak-mundur\" title=\"Roy Suryo Respons Resmon Sianipar Ajukan Restorative Justice  Kasus Ijazah Jokowi : Kami tak Mundur\" target=\"_blank\">Roy Suryo Respons Resmon Sianipar Ajukan Restorative Justice  Kasus Ijazah Jokowi : Kami tak Mundur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia mencontohkan soal ijazah palsu\u00a0yang sempat dituduhkan pada Hakim Konstitusi Arsul Sani yang langsung mereda setelah ia menunjukkan dokumen secara terbuka kepada publik. Menurutnya, langkah tersebut terbukti lebih efektif dalam menghentikan spekulasi.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Ray juga menyoroti faktor kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum yang dinilai belum sepenuhnya kuat. Kondisi ini membuat setiap hasil penyelidikan atau pernyataan resmi tidak selalu diterima secara utuh oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam tingkat kepercayaan orang kepada polisi tidak terlalu tinggi, ya orang akan tetap memiliki atau menyimpan rasa curiga bahwa prosesnya itu tidak objektif,&#8221; terang Ray.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menduga, pada awalnya isu dugaan\u00a0ijazah palsu Jokowi\u00a0dianggap dapat dikendalikan oleh Jokowi. Namun seiring waktu, diskursus yang terus berkembang justru memperluas ruang spekulasi dan memperkuat keraguan.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin banyak orang membicarakannya, semakin banyak metode yang dipergunakan untuk menguji keaslian ijazah beliau, semakin juga pertanyaan terhadap ijazah itu juga makin menguat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ray juga menilai daya tahan isu dugaan ijazah palsu Jokowi\u00a0tergolong tinggi, bahkan tetap menjadi perhatian publik di tengah berbagai isu besar lain yang muncul. &#8220;Padahal isu di tengah-tengah itu ada isu keracunan MBG, lain-lain, slot tentang isu ini tetap diminati publik,&#8221; pungkas Ray. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/881916\/polemik-dugaan-ijazah-palsu-jokowi-dinilai-sulit-reda-ini-alasannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pakar telematika Roy Suryo (tengah) didamping kuasa hukumnya Ahmad Khozinudin memenuhi panggilan pemeriksaan di Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13\/11\/2025). Roy dan Rismon hadir memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus tudingan(Usman Iskandar\/MI) POLEMIK\u00a0dugaan ijazah palsu Jokowi yang merupakan\u00a0Presiden ke-7 Joko Widodo dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, jalur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30788,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-30787","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30787"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30787\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30788"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}