{"id":30094,"date":"2026-04-20T04:58:27","date_gmt":"2026-04-20T04:58:27","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/ramayana-ballet-prambanan-boyong-lakon-shinta-obong-ke-jakarta\/"},"modified":"2026-04-20T04:58:27","modified_gmt":"2026-04-20T04:58:27","slug":"ramayana-ballet-prambanan-boyong-lakon-shinta-obong-ke-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/ramayana-ballet-prambanan-boyong-lakon-shinta-obong-ke-jakarta\/","title":{"rendered":"Ramayana Ballet Prambanan Boyong Lakon Shinta Obong ke Jakarta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/20\/1776660569_b1b89e325a9b61e2519f.jpg\" alt=\"Ramayana Ballet Prambanan Boyong Lakon Shinta Obong ke Jakarta\"\/><figcaption>Lakon Shinta Obong yang dibawakan Ramayana Ballet Prambanan di TMII.(MI\/Rifaldi Putra Irianto)<\/figcaption><\/figure>\n<p>UNTUK<b> <\/b>pertama kalinya dalam sejarah, kemegahan <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ramayana-ballet-prambanan\" title=\"Ramayana Ballet Prambanan\">Ramayana Ballet Prambanan<\/a><\/em> keluar dari &#8220;rumah&#8221; aslinya di Yogyakarta. Pertunjukan legendaris yang terkenal dengan fragmen <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/shinta-obong\" title=\"Shinta Obong\">Shinta Obong<\/a><\/strong> ini hadir menyapa warga Jakarta secara khusus di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/taman-mini-indonesia-indah\" title=\"taman mini indonesia indah\">Taman Mini Indonesia Indah<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tmii\" title=\"TMII\">TMII<\/a>) sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TMII yang ke-51.<\/p>\n<p>Pertunjukan yang memadukan keanggunan tari Jawa dengan atraksi api (<em>fire dance<\/em>) yang mendebarkan ini menjadi magnet utama bagi ratusan pengunjung. Kehadiran delegasi seni dari Candi Prambanan ini menandai kolaborasi budaya yang istimewa di jantung ibu kota.<\/p>\n<p>Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, mengungkapkan bahwa kehadiran Shinta Obong merupakan kado spesial bagi pengunjung dalam momentum hari jadi TMII.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/737796\/tmii-tampilkan-festival-pecinan-sambut-libur-imlek\" title=\"TMII Tampilkan Festival Pecinan Sambut Libur Imlek\" target=\"_blank\">TMII Tampilkan Festival Pecinan Sambut Libur Imlek<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini untuk pertama kalinya pertunjukan Shinta Obong dari Ramayana Ballet Prambanan hadir di luar Yogyakarta. Berlangsung pada 18-19 April 2026, ini menjadi hiburan spesial dalam rangka ulang tahun TMII yang ke-51,&#8221; ujarnya dalam konferensi pers di TMII, Sabtu (18\/4).<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\">\n<h3 style=\"margin-top: 0;\">Detail Pertunjukan Shinta Obong di TMII<\/h3>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e0e0e0;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px; text-align: left;\">Informasi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\"><strong>Nama Pertunjukan<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\">Ramayana Ballet Prambanan (Fragmen Shinta Obong)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\"><strong>Lokasi<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\">Amphitheater TMII, Jakarta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\"><strong>Tanggal Pelaksanaan<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\">18 &#8211; 19 April 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\"><strong>Momentum<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\">HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-51<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\"><strong>Unsur Pertunjukan<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #999; padding: 8px;\">Tari Jawa Klasik, Gamelan, dan <em>Fire Dance<\/em><\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Dilema Kesetiaan di Alengka<\/h3>\n<p>Suasana Amphitheater TMII seketika berubah magis saat alunan gamelan yang sendu mulai mengalun. Di bawah sorotan cahaya biru yang dingin, sosok Dewi Shinta yang mengenakan busana putih bersih tampak termenung. Ia digambarkan sedang merana dalam tawanan Rahwana di Kerajaan Alengka.<\/p>\n<p>Ketegangan mulai memuncak saat musik gamelan berubah menjadi intens, menandai kehadiran Rahwana. Sosok raja raksasa yang gagah namun angkara murka itu mencoba merayu Shinta dengan segala daya. Namun, keteguhan hati Shinta tak tergoyahkan; ia tetap setia menanti sang suami, Rama, meski keraguan sempat menyelinap di hatinya karena pertolongan yang tak kunjung tiba.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/travelista\/726921\/selama-libur-akhir-tahun-tmii-hadirkan-akrobat-hingga-pasar-malam\" title=\"Selama Libur Akhir Tahun, TMII Hadirkan Akrobat Hingga Pasar Malam\" target=\"_blank\">Selama Libur Akhir Tahun, TMII Hadirkan Akrobat Hingga Pasar Malam<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Ujian Api: Pembuktian Kesucian<\/h3>\n<p>Puncak drama terjadi setelah peperangan besar yang memenangkan pihak Rama. Alih-alih disambut dengan pelukan hangat, Shinta justru dihadapkan pada keraguan Rama atas kesuciannya selama berada di tangan Rahwana. Demi menjaga martabat dan membuktikan kemurnian cintanya, Shinta dengan berani menerima tantangan ritual suci: membakar diri atau <em>Obong<\/em>.<\/p>\n<p>Panggung Amphitheater pun berubah menjadi lautan api. Properti yang menyala dan atraksi tarian api yang memukau membuat penonton terpaku dalam ketegangan. Shinta melangkah perlahan menuju kobaran api yang menjilat-jilat diiringi musik yang mencekam.<\/p>\n<p>Keajaiban pun terjadi. Alih-alih hangus terbakar, Dewi Shinta justru keluar dari kobaran api tanpa luka sedikit pun. Tubuhnya justru tampak semakin bercahaya, sebuah bukti nyata bagi Rama dan seluruh dunia bahwa kesetiaan dan kesuciannya tetap terjaga. Tepuk tangan riuh dari ratusan penonton menutup pertunjukan yang tidak hanya menyuguhkan estetika visual, tetapi juga pesan moral yang mendalam tentang keteguhan prinsip. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/881299\/ramayana-ballet-prambanan-boyong-lakon-shinta-obong-ke-jakarta\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lakon Shinta Obong yang dibawakan Ramayana Ballet Prambanan di TMII.(MI\/Rifaldi Putra Irianto) UNTUK pertama kalinya dalam sejarah, kemegahan Ramayana Ballet Prambanan keluar dari &#8220;rumah&#8221; aslinya di Yogyakarta. Pertunjukan legendaris yang terkenal dengan fragmen Shinta Obong ini hadir menyapa warga Jakarta secara khusus di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30095,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-30094","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30094","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30094"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30094\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30095"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30094"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30094"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30094"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}