{"id":30087,"date":"2026-04-20T04:39:50","date_gmt":"2026-04-20T04:39:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/mengenang-piala-dunia-1930-awal-mula-panggung-tertinggi-sepak-bola-di-uruguay\/"},"modified":"2026-04-20T04:39:50","modified_gmt":"2026-04-20T04:39:50","slug":"mengenang-piala-dunia-1930-awal-mula-panggung-tertinggi-sepak-bola-di-uruguay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/mengenang-piala-dunia-1930-awal-mula-panggung-tertinggi-sepak-bola-di-uruguay\/","title":{"rendered":"Mengenang Piala Dunia 1930 Awal Mula Panggung Tertinggi Sepak Bola di Uruguay"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/20\/1776659838_9d7d1a140958426c95ab.jpg\" alt=\"Mengenang Piala Dunia 1930: Awal Mula Panggung Tertinggi Sepak Bola di Uruguay\"\/><figcaption>Pemain timnas Uruguay melakukan selebrasi usai mengalahkan timnas Argentina di laga final Piala Dunia 1930(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PIALA= Dunia FIFA pertama kali diselenggarakan pada 1930, sebuah tonggak sejarah yang mengubah wajah sepak bola dunia selamanya. Uruguay terpilih sebagai tuan rumah pertama, bukan tanpa alasan. Selain sebagai peraih medali emas di Olimpiade 1924 dan 1928, Uruguay juga tengah merayakan seratus tahun kemerdekaannya pada tahun tersebut.<\/p>\n<h3>Daftar Peserta: Tantangan Geografis dan Boikot Eropa<\/h3>\n<p>Berbeda dengan format kualifikasi modern, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 1930 diikuti oleh 13 negara melalui undangan. Tantangan terbesar saat itu adalah perjalanan laut yang panjang dan mahal bagi tim-tim dari luar Amerika Selatan. Berikut adalah daftar negara pesertanya:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Amerika Selatan:<\/strong> Uruguay, Argentina, Brasil, Chile, Peru, Paraguay, dan Bolivia.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Eropa:<\/strong> Prancis, Yugoslavia, Rumania, dan Belgia.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Amerika Utara:<\/strong> Amerika Serikat dan Meksiko.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Hanya empat tim Eropa yang bersedia melakukan perjalanan melintasi Samudra Atlantik, yang memakan waktu sekitar dua minggu dengan kapal uap.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/781251\/argentina-vs-kolombia-gol-larut-thiago-almada-selamatkan-albiceleste-dari-kekalahan\" title=\"Argentina vs Kolombia, Gol Larut Thiago Almada Selamatkan Albiceleste dari Kekalahan\" target=\"_blank\">Argentina vs Kolombia, Gol Larut Thiago Almada Selamatkan Albiceleste dari Kekalahan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Laga Final: Derbi Rio de la Plata<\/h3>\n<p>Final pertama dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sejarah-piala-dunia\" title=\"Sejarah Piala Dunia\">sejarah Piala Dunia<\/a> mempertemukan dua rival bebuyutan dari Amerika Selatan, yakni <strong>Uruguay<\/strong> melawan <strong>Argentina<\/strong>. Pertandingan ini penuh dengan tensi tinggi, bahkan kedua tim sempat berselisih mengenai bola mana yang akan digunakan, hingga akhirnya diputuskan menggunakan bola dari Argentina di babak pertama dan bola dari Uruguay di babak kedua.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Detail Pertandingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong>Skor Akhir<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Uruguay 4 &#8211; 2 Argentina<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong>Pencetak Gol Uruguay<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pablo Dorado, Pedro Cea, Santos Iriarte, H\u00e9ctor Castro<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong>Pencetak Gol Argentina<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Carlos Peucelle, Guillermo St\u00e1bile<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong>Juara<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Uruguay (Gelar Pertama)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Stadion Centenario: Saksi Bisu Sejarah<\/h3>\n<p>Laga final yang bersejarah tersebut digelar di <strong>Stadion Centenario<\/strong> yang terletak di Montevideo. Stadion ini dibangun khusus untuk turnamen tersebut sekaligus memperingati satu abad konstitusi Uruguay.<\/p>\n<p>Dengan kapasitas yang mampu menampung hingga 90.000 penonton saat itu, Centenario menjadi salah satu stadion paling ikonik di dunia dan hingga kini masih dianggap sebagai &#8220;kuil&#8221; sepak bola oleh FIFA.<\/p>\n<p><strong>Fakta Menarik:<\/strong> Guillermo St\u00e1bile dari Argentina menjadi pencetak gol terbanyak (top skor) pertama dalam sejarah Piala Dunia dengan torehan 8 gol, meskipun timnya gagal membawa pulang trofi.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/881296\/mengenang-piala-dunia-1930-awal-mula-panggung-tertinggi-sepak-bola-di-uruguay\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemain timnas Uruguay melakukan selebrasi usai mengalahkan timnas Argentina di laga final Piala Dunia 1930(AFP) PIALA= Dunia FIFA pertama kali diselenggarakan pada 1930, sebuah tonggak sejarah yang mengubah wajah sepak bola dunia selamanya. Uruguay terpilih sebagai tuan rumah pertama, bukan tanpa alasan. Selain sebagai peraih medali emas di Olimpiade 1924 dan 1928, Uruguay juga tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30088,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-30087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30087\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}