{"id":29987,"date":"2026-04-20T00:38:50","date_gmt":"2026-04-20T00:38:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/profil-timnas-rd-kongo-di-piala-dunia-2026-the-leopards-lakukan-comeback-setelah-52-tahun\/"},"modified":"2026-04-20T00:38:50","modified_gmt":"2026-04-20T00:38:50","slug":"profil-timnas-rd-kongo-di-piala-dunia-2026-the-leopards-lakukan-comeback-setelah-52-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/20\/profil-timnas-rd-kongo-di-piala-dunia-2026-the-leopards-lakukan-comeback-setelah-52-tahun\/","title":{"rendered":"Profil Timnas RD Kongo di Piala Dunia 2026 The Leopards Lakukan Comeback setelah 52 Tahun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/15\/1776249139_f439b78d89127a566edd.jpg\" alt=\"Profil Timnas RD Kongo di Piala Dunia 2026: The Leopards Lakukan Comeback setelah 52 Tahun\"\/><figcaption>Timnas RD Kongo melakukan selebrasi usai mencetak gol di laga Piala Afrika pada 2 Februari 2026(AFP\/Sia KAMBOU)<\/figcaption><\/figure>\n<p>REPUBLIK Demokratik Kongo (RD Kongo) kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia dengan ambisi besar. Setelah penantian panjang selama 52 tahun, tim berjuluk <em>The Leopards<\/em> ini siap menggebrak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Di bawah asuhan tangan dingin S\u00e9bastien Desabre, RD Kongo bertransformasi menjadi kekuatan baru yang patut diwaspadai dari zona Afrika (CAF).<\/p>\n<h2>Sejarah: Mengakhiri Penantian Sejak 1974<\/h2>\n<p>Keikutsertaan RD Kongo di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"piala dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> merupakan momen bersejarah. Terakhir kali negara ini tampil di putaran final adalah pada 1974 di Jerman Barat, saat masih bernama Zaire.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/879819\/profil-timnas-portugal-piala-dunia-2026-ambisi-selecao-das-quinas-cetak-sejarah\" title=\"Profil Timnas Portugal Piala Dunia 2026: Ambisi Selecao das Quinas Cetak Sejarah\" target=\"_blank\">Profil Timnas Portugal Piala Dunia 2026: Ambisi Selecao das Quinas Cetak Sejarah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kala itu, mereka menjadi tim sub-Sahara Afrika pertama yang lolos ke Piala Dunia. Kini, dengan identitas baru dan generasi emas yang bermain di liga-liga top Eropa, RD Kongo datang bukan sekadar sebagai pelengkap, melainkan penantang serius.<\/p>\n<h2>S\u00e9bastien Desabre: Arsitek di Balik Kebangkitan<\/h2>\n<p>Kesuksesan RD Kongo menembus Piala Dunia 2026 tidak lepas dari peran pelatih asal Prancis, <strong>S\u00e9bastien Desabre<\/strong>. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan, Desabre berhasil menanamkan disiplin taktis dan mentalitas pemenang. Ia dikenal sebagai pelatih yang gemar menggunakan formasi fleksibel dengan transisi cepat, memaksimalkan kecepatan para pemain sayapnya.<\/p>\n<h2>Bintang Kunci dan Prediksi Skuad<\/h2>\n<p>Kekuatan utama RD Kongo terletak pada lini pertahanan yang kokoh dan lini serang yang eksplosif. Berikut adalah pemain kunci yang diprediksi akan menjadi pilar di Piala Dunia 2026:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/875208\/rd-kongo-vs-jamaika-gol-tunggal-axel-tuanzebe-antarkan-les-leopards-ke-piala-dunia-2026\" title=\"RD Kongo vs Jamaika, Gol Tunggal Axel Tuanzebe Antarkan Les Leopards ke Piala Dunia 2026\" target=\"_blank\">RD Kongo vs Jamaika, Gol Tunggal Axel Tuanzebe Antarkan Les Leopards ke Piala Dunia 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Posisi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Pemain Kunci<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Klub<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kiper<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Lionel Mpasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Le Havre<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Belakang<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Chancel Mbemba (C), Aaron Wan-Bissaka<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Lille, West Ham<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tengah<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Charles Pickel, Theo Bongonda<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Espanyol, Spartak Moscow<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Depan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Yoane Wissa, Cedric Bakambu<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Newcastle, Real Betis<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p><strong>Chancel Mbemba<\/strong> tetap menjadi pemimpin di lapangan hijau, sementara kehadiran <strong>Aaron Wan-Bissaka<\/strong> memberikan dimensi baru dalam pertahanan. Di lini depan, ketajaman <strong>Yoane Wissa<\/strong> yang merumput di Premier League akan menjadi tumpuan utama untuk mencetak gol.<\/p>\n<h2>Analisis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/grup-k\" title=\"Grup K\">Grup K<\/a>: Peluang Lolos<\/h2>\n<p>Berdasarkan hasil undian, RD Kongo tergabung di <strong>Grup K<\/strong> bersama Portugal, Uzbekistan, dan Kolombia. Ini merupakan grup yang menantang namun kompetitif.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; border-radius: 5px;\"><strong>Peluang Lolos:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Portugal:<\/strong> Favorit utama grup. RD Kongo harus mengincar hasil imbang atau meminimalisir kekalahan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kolombia:<\/strong> Rival terberat untuk memperebutkan posisi kedua. Pertandingan ini akan menjadi kunci.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Uzbekistan:<\/strong> Di atas kertas, RD Kongo diunggulkan, namun disiplin Uzbekistan bisa menyulitkan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Peluang RD Kongo untuk lolos ke babak 32 besar sangat terbuka, setidaknya melalui jalur peringkat ketiga terbaik atau sebagai <em>runner-up<\/em> grup jika mampu mencuri poin dari Kolombia. Keunggulan fisik dan kecepatan pemain Afrika seringkali menjadi momok bagi tim-tim dari Asia dan Amerika Selatan.<\/p>\n<p>Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat, Republik Demokratik Kongo siap membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang telah bangun dari tidur panjangnya.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/879837\/profil-timnas-rd-kongo-di-piala-dunia-2026-the-leopards-lakukan-comeback-setelah-52-tahun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timnas RD Kongo melakukan selebrasi usai mencetak gol di laga Piala Afrika pada 2 Februari 2026(AFP\/Sia KAMBOU) REPUBLIK Demokratik Kongo (RD Kongo) kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia dengan ambisi besar. Setelah penantian panjang selama 52 tahun, tim berjuluk The Leopards ini siap menggebrak Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-29987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}