{"id":29908,"date":"2026-04-19T19:41:49","date_gmt":"2026-04-19T19:41:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/19\/amali-perpecahan-karena-rivalitas-klub-langgar-prinsip-lahirnya-pssi\/"},"modified":"2026-04-19T19:41:49","modified_gmt":"2026-04-19T19:41:49","slug":"amali-perpecahan-karena-rivalitas-klub-langgar-prinsip-lahirnya-pssi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/19\/amali-perpecahan-karena-rivalitas-klub-langgar-prinsip-lahirnya-pssi\/","title":{"rendered":"Amali Perpecahan karena Rivalitas Klub Langgar Prinsip Lahirnya PSSI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/19\/1776600275_38893abc3854c13b125d.png\" alt=\"Amali: Perpecahan karena Rivalitas Klub Langgar Prinsip Lahirnya PSSI\"\/><figcaption>Wakil Ketua Umum Zainudin Amali saat peringatan HUT ke-96 PSSI di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19\/4).(Dok)<\/figcaption><\/figure>\n<p>WAKIL Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menegaskan bahwa rivalitas antar klub tidak boleh memecah persatuan bangsa. Ia menyebut perpecahan akibat perbedaan dukungan klub bertentangan dengan prinsip dasar berdirinya PSSI.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Amali dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-96 PSSI di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19\/4).<\/p>\n<p>Amali menekankan bahwa filosofi utama sepak bola Indonesia adalah persatuan yang melampaui rivalitas di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cMakna dari sejarah ini adalah kita sebagai masyarakat sepak bola harus bersatu. Kita bertarung dan bertanding hanya selama 2&#215;45 menit. Setelah itu, kita kembali guyub, kembali menjadi satu keluarga besar sepak bola Indonesia dan warga bangsa,\u201d kata Amali.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, PSSI juga merefleksikan perjalanan panjang organisasi yang lahir dari semangat perjuangan sebelum kemerdekaan. Amali mengingatkan bahwa PSSI didirikan oleh tujuh klub, yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSM Madiun, PPSM Magelang, PSIM Yogyakarta, dan Persis Solo.<\/p>\n<p>Saat ini, lima dari klub tersebut berkompetisi di Liga 1, sementara PSM Madiun dan PPSM Magelang berada di Liga 3.<\/p>\n<p>Amali juga menyampaikan apresiasi kepada para legenda sepak bola Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai era.<\/p>\n<p>\u201cTanpa Bapak-bapak sekalian, catatan sejarah sepak bola kita tidak akan lengkap. PSSI berterima kasih atas karya terbaik yang telah diberikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam upaya meningkatkan prestasi, PSSI saat ini tengah melakukan transformasi menyeluruh di semua level tim nasional, mulai dari senior hingga kelompok usia.<\/p>\n<p>Selain itu, PSSI juga mendorong pengembangan sepak bola putri dengan rencana memulai kompetisi pada musim depan. Kompetisi tersebut akan melibatkan klub dari Liga 1 dan Liga 2, dengan tahap uji coba dilakukan secara terbatas sebelum digelar secara nasional.<\/p>\n<p>Di akhir pernyataannya, Amali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung perkembangan sepak bola nasional, termasuk target besar menembus Piala Dunia FIFA 2030.<\/p>\n<p>\u201cMimpi kita semua adalah melihat Tim Nasional Indonesia bisa masuk ke Piala Dunia pada tahun 2030. Insya Allah, dengan dukungan dan doa dari semuanya, hal itu bisa terwujud,\u201d pungkasnya. (HS\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/881125\/amali-perpecahan-karena-rivalitas-klub-langgar-prinsip-lahirnya-pssi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua Umum Zainudin Amali saat peringatan HUT ke-96 PSSI di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19\/4).(Dok) WAKIL Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menegaskan bahwa rivalitas antar klub tidak boleh memecah persatuan bangsa. Ia menyebut perpecahan akibat perbedaan dukungan klub bertentangan dengan prinsip dasar berdirinya PSSI. Pernyataan tersebut disampaikan Amali dalam peringatan Hari Ulang Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-29908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29908"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29908\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}