{"id":29708,"date":"2026-04-19T10:27:36","date_gmt":"2026-04-19T10:27:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/19\/trump-berpikir-ulang-gunakan-taktik-serang-venezuela-ke-pulau-kharg-ini-alasannya\/"},"modified":"2026-04-19T10:27:36","modified_gmt":"2026-04-19T10:27:36","slug":"trump-berpikir-ulang-gunakan-taktik-serang-venezuela-ke-pulau-kharg-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/19\/trump-berpikir-ulang-gunakan-taktik-serang-venezuela-ke-pulau-kharg-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"Trump Berpikir Ulang Gunakan Taktik Serang Venezuela ke Pulau Kharg, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/19\/1776594086_55e3e6b7ed2390c3fa0e.png\" alt=\"Trump Berpikir Ulang Gunakan Taktik Serang Venezuela ke Pulau Kharg, Ini Alasannya\"\/><figcaption>Presiden AS Donald Trump.(X)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PRESIDEN Amerika Serikat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> menentang pengiriman pasukan AS ke <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pulau-kharg\" title=\"Pulau Kharg\">Pulau Kharg<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a>, karena khawatir akan kemungkinan korban jiwa yang besar, demikian laporan Wall Street Journal dengan mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut.<\/p>\n<p>Sebelumnya pada akhir Maret, Trump menyatakan keinginan untuk merebut minyak dari Iran mengikuti skenario <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/venezuela\" title=\"Venezuela\">Venezuela<\/a>. Ia juga tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa AS akan mencoba merebut Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran.<\/p>\n<p>Meskipun Trump yakin bahwa misi tersebut akan berhasil dan bahwa perebutan wilayah tersebut akan memberi AS akses ke selat tersebut, ia khawatir bahwa korban jiwa AS akan sangat besar, kata sumber kepada surat kabar tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874156\/trump-sebut-kuba-target-berikutnya-setelah-venezuela-dan-iran\" title=\"Trump Sebut Kuba Target Berikutnya Setelah Venezuela dan Iran\" target=\"_blank\">Trump Sebut Kuba Target Berikutnya Setelah Venezuela dan Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Trump\u00a0mengeklaim bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran empuk dalam kasus seperti itu, demikian klarifikasi surat kabar tersebut.<\/p>\n<p>Politico sebelumnya melaporkan bahwa lebih dari 2.000 Marinir telah berangkat ke Timur Tengah dari pangkalan di San Diego. Banyak pakar mengaitkan hal ini dengan kemungkinan operasi untuk merebut Pulau Kharg.<\/p>\n<p>Kemudian pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang target di Iran, menewaskan lebih dari 3.000 orang. Pada tanggal 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.<\/p>\n<p>Pembicaraan selanjutnya di Islamabad berakhir tanpa hasil. Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS memulai langkah untuk memblokade pelabuhan Iran.<\/p>\n<p>Hal tersebut membuat para mediator berupaya untuk menyelenggarakan putaran pembicaraan baru. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/881090\/trump-berpikir-ulang-gunakan-taktik-serang-venezuela-ke-pulau-kharg-ini-alasannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden AS Donald Trump.(X) PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menentang pengiriman pasukan AS ke Pulau Kharg di Iran, karena khawatir akan kemungkinan korban jiwa yang besar, demikian laporan Wall Street Journal dengan mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut. Sebelumnya pada akhir Maret, Trump menyatakan keinginan untuk merebut minyak dari Iran mengikuti skenario Venezuela. Ia juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-29708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29708\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}