{"id":29113,"date":"2026-04-18T05:56:59","date_gmt":"2026-04-18T05:56:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/18\/faktor-pertumbuhan-tinggi-badan-anak-menurut-pakar-idai\/"},"modified":"2026-04-18T05:56:59","modified_gmt":"2026-04-18T05:56:59","slug":"faktor-pertumbuhan-tinggi-badan-anak-menurut-pakar-idai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/18\/faktor-pertumbuhan-tinggi-badan-anak-menurut-pakar-idai\/","title":{"rendered":"Faktor Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Menurut Pakar IDAI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/18\/1776491225_851b69b9e3e1b7f62dc9.jpg\" alt=\"Faktor Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Menurut Pakar IDAI\"\/><figcaption>Ilustrasi(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>ANGGAPAN<b> <\/b>bahwa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tinggi-badan\" title=\"Tinggi badan\">tinggi badan<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/anak\" title=\"anak\">anak<\/a> sepenuhnya bergantung pada faktor genetik atau keturunan orangtua ternyata tidak sepenuhnya tepat. Pakar kesehatan anak menekankan bahwa pola hidup dan asupan nutrisi memegang peranan krusial dalam menentukan tinggi badan optimal seorang anak.<\/p>\n<p>Dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/idai\" title=\"IDAI\">IDAI<\/a>), Prof. dr. Jose R.L. Batubara, Sp.A, Subsp.Endo(K), Ph.D, menjelaskan bahwa meskipun faktor keturunan ada, lingkungan dan kebiasaan sehari-hari dapat mengubah proyeksi pertumbuhan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBukan berarti kalau bapak ibunya pendek, anaknya akan pendek. Banyak faktor lain seperti makanan, kesehatan, vaksinasi, dan lingkungan,\u201d ujar Jose dalam sebuah webinar, dikutip Sabtu (18\/4).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/880520\/idai-tekankan-pentingnya-kurva-pertumbuhan-anak-untuk-deteksi-dini-gangguan-kesehatan\" title=\"IDAI Tekankan Pentingnya Kurva Pertumbuhan Anak untuk Deteksi Dini Gangguan Kesehatan\" target=\"_blank\">IDAI Tekankan Pentingnya Kurva Pertumbuhan Anak untuk Deteksi Dini Gangguan Kesehatan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Fondasi Nutrisi dan Bahaya Karbohidrat Berlebih<\/h3>\n<p>Jose menekankan bahwa nutrisi adalah fondasi utama. Anak membutuhkan kalori yang cukup, terutama protein hewani, kalsium, dan vitamin D untuk mendukung pembentukan tulang. Namun, ia memberikan peringatan keras mengenai komposisi makanan.<\/p>\n<p>Menurutnya, banyak orangtua yang terjebak hanya mengejar berat badan anak dengan memberikan karbohidrat berlebih. Hal ini justru berisiko memicu obesitas tanpa menambah tinggi badan secara signifikan.<\/p>\n<p>\u201cKalau kalorinya kebanyakan dari karbohidrat, anak bisa gemuk tapi tidak bertambah tinggi,\u201d tegasnya. Ia menyarankan penggunaan susu sebagai sumber utama kalsium dan memastikan kecukupan vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/877244\/idai-ingatkan-bahaya-mikroplastik-pada-mainan-anak-sarankan-bahan-alami\" title=\"IDAI Ingatkan Bahaya Mikroplastik pada Mainan Anak, Sarankan Bahan Alami\" target=\"_blank\">IDAI Ingatkan Bahaya Mikroplastik pada Mainan Anak, Sarankan Bahan Alami<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Pentingnya Tidur Nyenyak dan Aktivitas Fisik<\/h3>\n<p>Selain faktor makanan, kualitas istirahat menjadi kunci pertumbuhan tulang. Jose menjelaskan bahwa hormon pertumbuhan (<em>growth hormone<\/em>) diproduksi secara maksimal saat anak berada dalam fase tidur nyenyak atau <em>deep sleep<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cAnak butuh tidur minimal delapan jam. Saat <em>deep sleep<\/em>, hormon pertumbuhan keluar maksimal,\u201d katanya. Selain tidur, aktivitas fisik rutin seperti berenang, berlari, atau permainan aktif lainnya sangat dianjurkan untuk merangsang produksi hormon tersebut.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0; background-color: #f9f9f9;\">\n<h4 style=\"margin-top: 0;\">Tabel: Faktor Pendukung Pertumbuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tinggi-badan-anak\" title=\"tinggi badan anak\">Tinggi Badan Anak<\/a><\/h4>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e2e2e2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Faktor<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Kebutuhan Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Manfaat<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Nutrisi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Protein hewani, Kalsium, Vitamin D<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Pembentukan tulang dan struktur tubuh.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Istirahat<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Tidur minimal 8 jam (<em>Deep Sleep<\/em>)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Produksi hormon pertumbuhan maksimal.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Aktivitas<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Berenang, lari, permainan aktif<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Merangsang pelepasan hormon pertumbuhan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Kesehatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Vaksinasi dan lingkungan sehat<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Mencegah penyakit yang menghambat tumbuh kembang.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Pantau Melalui Kurva Pertumbuhan<\/h3>\n<p>Sebagai langkah preventif, IDAI mendorong orang tua untuk tidak hanya terpaku pada timbangan berat badan, tetapi juga memperhatikan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tinggi badan secara berkala. Penggunaan kurva pertumbuhan menjadi alat paling akurat untuk memantau apakah anak tumbuh sesuai jalurnya.<\/p>\n<p>\u201cAnak bisa tumbuh normal, memiliki keseimbangan emosional, hormon, dan genetik. Orang tua berperan untuk itu. Alat yang akurat untuk melihat pertumbuhan ini adalah kurva pertumbuhan tentunya,\u201d pungkas Jose. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/880807\/faktor-pertumbuhan-tinggi-badan-anak-menurut-pakar-idai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Freepik) ANGGAPAN bahwa tinggi badan anak sepenuhnya bergantung pada faktor genetik atau keturunan orangtua ternyata tidak sepenuhnya tepat. Pakar kesehatan anak menekankan bahwa pola hidup dan asupan nutrisi memegang peranan krusial dalam menentukan tinggi badan optimal seorang anak. Dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. dr. Jose R.L. Batubara, Sp.A, Subsp.Endo(K), Ph.D, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29114,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-29113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29113"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29113\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}