{"id":29095,"date":"2026-04-18T05:07:44","date_gmt":"2026-04-18T05:07:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/18\/ylbhi-didesak-beri-advokasi-hukum-secara-adil-dan-merata-kepada-masyarakat\/"},"modified":"2026-04-18T05:07:44","modified_gmt":"2026-04-18T05:07:44","slug":"ylbhi-didesak-beri-advokasi-hukum-secara-adil-dan-merata-kepada-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/18\/ylbhi-didesak-beri-advokasi-hukum-secara-adil-dan-merata-kepada-masyarakat\/","title":{"rendered":"YLBHI Didesak Beri Advokasi Hukum secara Adil dan Merata kepada Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/18\/1776488629_999d2dd59eca1b88f82b.jpg\" alt=\"YLBHI Didesak Beri Advokasi Hukum secara Adil dan Merata kepada Masyarakat\"\/><figcaption>Aksi massa di depan kantor YLBHI.(Jagara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Aksi yang digelar Jaringan Aksi Jaga Kedaulatan Rakyat (Jagara) di kantor Yayasan Lembaga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bantuan-hukum\" title=\"bantuan hukum\">Bantuan Hukum<\/a> Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ylbhi\" title=\"YLBHI\">YLBHI<\/a>), Jumat (17\/4), tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga mencerminkan kegelisahan publik terkait rasa keadilan hukum yang dinilai belum merata.<\/p>\n<p>Ketua Umum Jagara, Kahpril Gibran, menegaskan kehadiran mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lembaga-bantuan-hukum\" title=\"Lembaga bantuan hukum\">lembaga bantuan hukum<\/a> yang selama ini dikenal sebagai pembela masyarakat kecil.<\/p>\n<p>\u201cKami datang kesini untuk mengingatkan YLBHI yang memiliki posisi penting dalam menjaga keadilan. Karena itu, independensi harus dijaga, jangan sampai tercoreng oleh kepentingan kelompok tertentu saja,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/880107\/kasus-andrie-yunus-dilimpahkan-ke-pengadilan-militer-koalisi-ancaman-impunitas-menguat\" title=\"Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer, Koalisi: Ancaman Impunitas Menguat\" target=\"_blank\">Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer, Koalisi: Ancaman Impunitas Menguat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menyoroti adanya persepsi di masyarakat bahwa advokasi hukum belum sepenuhnya berjalan merata. Menurutnya, muncul kesan bahwa penanganan kasus lebih banyak terfokus pada perkara yang mendapat sorotan publik, sementara kasus lain yang tidak menjadi perhatian justru terabaikan.<\/p>\n<p>\u201cRasa keadilan masyarakat itu sederhana, semua harus diperlakukan sama di hadapan hukum. Ketika ada kesan tebang pilih, kepercayaan publik bisa terkikis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, Jagara juga menekankan pentingnya transparansi pendanaan sebagai bagian dari akuntabilitas lembaga. Gibran menilai keterbukaan justru menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan publik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/874964\/ylbhi-minta-pengusutan-kasus-andrie-yunus-tidak-berhenti-pada-pelaku-lapangan\" title=\"YLBHI Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus tidak Berhenti pada Pelaku Lapangan\" target=\"_blank\">YLBHI Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus tidak Berhenti pada Pelaku Lapangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cTransparansi YLBHI itu justru memperkuat kepercayaan masyarakat. Publik berhak tahu, agar tidak muncul prasangka yang bisa merusak kredibilitas lembaga bantuan hukum itu sendiri,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam aksinya, Jagara turut mendorong agar pendekatan advokasi lebih menitikberatkan pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/edukasi-hukum\" title=\"edukasi hukum\">edukasi hukum<\/a> yang menyejukkan dan menyatukan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cAdvokasi seharusnya menjadi ruang mencerdaskan masyarakat. Ketika masyarakat paham hukum, mereka tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah dipecah belah,\u201d tegas Gibran.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran nyata lembaga bantuan hukum di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang masih minim akses terhadap keadilan.<\/p>\n<p>\u201cMasih banyak masyarakat kecil yang membutuhkan pendampingan hukum secara langsung. Di situlah kehadiran YLBHI sangat dinantikan, bukan hanya kawal kasus-kasus besar saja,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jagara berharap aksi tersebut dapat menjadi momentum refleksi bersama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga hukum melalui integritas, keterbukaan, dan keberpihakan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/880795\/ylbhi-didesak-beri-advokasi-hukum-secara-adil-dan-merata-kepada-masyarakat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aksi massa di depan kantor YLBHI.(Jagara) Aksi yang digelar Jaringan Aksi Jaga Kedaulatan Rakyat (Jagara) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jumat (17\/4), tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga mencerminkan kegelisahan publik terkait rasa keadilan hukum yang dinilai belum merata. Ketua Umum Jagara, Kahpril Gibran, menegaskan kehadiran mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29096,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-29095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29095"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29095\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}