{"id":28488,"date":"2026-04-16T20:07:36","date_gmt":"2026-04-16T20:07:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/d-o-s-a-rilis-single-ruh-eksplorasi-skramz-spiritual-dan-refleksi-sangkan-paraning-dumadi\/"},"modified":"2026-04-16T20:07:36","modified_gmt":"2026-04-16T20:07:36","slug":"d-o-s-a-rilis-single-ruh-eksplorasi-skramz-spiritual-dan-refleksi-sangkan-paraning-dumadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/d-o-s-a-rilis-single-ruh-eksplorasi-skramz-spiritual-dan-refleksi-sangkan-paraning-dumadi\/","title":{"rendered":"D.O.S.A Rilis Single RUH Eksplorasi Skramz Spiritual dan Refleksi Sangkan Paraning Dumadi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/16\/1776354523_f631ed7ceff88e95b8be.jpg\" alt=\"D.O.S.A Rilis Single RUH: Eksplorasi Skramz Spiritual dan Refleksi Sangkan Paraning Dumadi\"\/><figcaption>D.O.S.A(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>UNIT\u00a0<em>skramz<\/em> asal Sragen, <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dosa\" title=\"D.O.S.A\">D.O.S.A<\/a><\/strong>, kembali menggetarkan kancah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> independen dengan merilis karya terbaru bertajuk <em>Ruh<\/em>. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/single\" title=\"single\">Single<\/a> ini bukan sekadar komposisi musik, melainkan sebuah perjalanan batin yang memadukan intensitas emosional khas <em>skramz<\/em> dengan refleksi spiritual mendalam mengenai asal-usul manusia.<\/p>\n<p>Band yang terbentuk sejak 2014 ini kini diperkuat oleh formasi solid: <strong>Rendra Prihananto<\/strong> (vokal), <strong>Aditya Tri Wibowo<\/strong> (gitar), <strong>Rizal Bahy Ayusman<\/strong> (gitar), <strong>Yonanda Olga Aji Prasetya<\/strong> (bass), <strong>Alfaomega Bani Sabathino<\/strong> (synthesizer), dan <strong>Rayhan Zidane<\/strong> (drum). Melalui <em>Ruh<\/em>, mereka mempertegas identitas sebagai pengusung <em>post-rock skramz<\/em> yang kerap menyentuh tema-tema eksistensial dan sejarah.<\/p>\n<h2>Manifesto Spiritual dalam Distorsi<\/h2>\n<p>Secara musikal, <em>Ruh<\/em>\u00a0dibangun di atas fondasi spiritual yang kuat. Lagu ini dibuka dengan penggalan ayat <em>\u201cAlastu bi Rabbikum\u201d<\/em> dari Surah Al-A\u2019raf ayat 172, sebuah referensi terhadap kesaksian ruh manusia kepada Sang Pencipta sebelum dilahirkan ke dunia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/880366\/jalen-ngonda-rilis-single-hang-it-on-the-shelf-dari-album-doctrine-of-love\" title=\"Jalen Ngonda Rilis Single Hang It On The Shelf dari Album Doctrine of Love\" target=\"_blank\">Jalen Ngonda Rilis Single Hang It On The Shelf dari Album Doctrine of Love<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Ruh\" width=\"640\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/vu3G1yeYW2M?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>\u201cDi single ini ada pembuka ayat tersebut sebagai pengingat bahwa manusia berasal dari ruh yang Tuhan titipkan. Lewat lanskap <em>post-rock skramz<\/em>, kami mengajak pendengar merenungi kembali siapa diri kita, dari mana kita datang, dan kepada siapa kita akan kembali,\u201d ujar Rendra Prihananto.<\/p>\n<p>Komposisi lagu ini dirancang secara dinamis, bergerak dari atmosfer hening yang kontemplatif menuju luapan <em>scream<\/em> emosional. Dinamika ini menggambarkan transisi batin manusia dari kegelisahan menuju kepasrahan doa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/880077\/makna-hari-kartini-bagi-angel-pieters-momentum-eksistensi-dan-kemandirian-perempuan\" title=\"Makna Hari Kartini bagi Angel Pieters: Momentum Eksistensi dan Kemandirian Perempuan\" target=\"_blank\">Makna Hari Kartini bagi Angel Pieters: Momentum Eksistensi dan Kemandirian Perempuan<\/a><\/strong><\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; border-left: 5px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Filosofi Sangkan Paraning Dumadi<\/strong><\/p>\n<p>Narasi dalam <em>Ruh<\/em>\u00a0beririsan erat dengan falsafah Jawa <em>sangkan paraning dumadi<\/em>. D.O.S.A menekankan bahwa pada akhirnya manusia akan kembali kepada Tuhan hanya sebagai ruh, menanggalkan segala atribut duniawi, dan hanya membawa iman serta ketulusan.<\/p>\n<\/div>\n<h2>Refleksi Sejarah dan Tragedi 1965<\/h2>\n<p>Tidak hanya bicara soal ketuhanan, D.O.S.A tetap konsisten membawa muatan sosiopolitik dalam karyanya. Bayang-bayang sejarah kelam, seperti tragedi 1965, turut memengaruhi atmosfer penciptaan lagu ini. Namun, kali ini mereka mengambil sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n<p>\u201cKami mencoba mengubah sudut pandang tragedi itu. Bukan hanya tentang mereka yang hilang, tetapi tentang bagaimana anak cucu korban tetap menjalani hidup dengan melibatkan Tuhan. Kami percaya setiap ketidakadilan akan menemukan balasannya, jika tidak di dunia, maka tuntas di akhirat,\u201d tambah Rendra.<\/p>\n<h2>Proses Kreatif dan Tantangan Teknis<\/h2>\n<p>Proses produksi <em>Ruh<\/em> memakan waktu sekitar dua bulan. Menariknya, sesi rekaman dilakukan bertepatan dengan momentum bulan Ramadhan, yang secara tidak langsung memperkuat suasana kontemplatif selama pengerjaan lagu.<\/p>\n<p>Meski demikian, prosesnya bukan tanpa kendala. Band harus berhadapan dengan struktur ritme yang kompleks, termasuk transisi ketukan dari 4\/4 menuju pola yang tidak lazim seperti 4\/6. Tantangan koordinasi jadwal antar personel juga menjadi dinamika tersendiri dalam melahirkan karya bagi para pendengar yang mereka sebut sebagai <em>Jamaah Al-Dosaiyah<\/em>.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Rilis<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Judul Single<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Ruh<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tanggal Rilis<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">14 Maret 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Label\/Distribusi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Haum Records (Bandcamp) &amp; DSP<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Genre<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Post-Rock \/ Skramz<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Pasca perilisan ini, D.O.S.A berencana menggelar serangkaian kegiatan mulai dari <em>sharing session<\/em>, <em>live session<\/em>, hingga produksi video klip. Mereka juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif dan kedai kopi untuk memperluas resonansi pesan yang dibawa dalam <em>Ruh<\/em>.<\/p>\n<p>Single <em>Ruh<\/em>\u00a0sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital mulai 14 Maret 2026. Dukungan langsung juga dapat diberikan melalui kanal resmi Haum Records di Bandcamp. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/880374\/dosa-rilis-single-ruh-eksplorasi-skramz-spiritual-dan-refleksi-sangkan-paraning-dumadi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>D.O.S.A(MI\/HO) UNIT\u00a0skramz asal Sragen, D.O.S.A, kembali menggetarkan kancah musik independen dengan merilis karya terbaru bertajuk Ruh. Single ini bukan sekadar komposisi musik, melainkan sebuah perjalanan batin yang memadukan intensitas emosional khas skramz dengan refleksi spiritual mendalam mengenai asal-usul manusia. Band yang terbentuk sejak 2014 ini kini diperkuat oleh formasi solid: Rendra Prihananto (vokal), Aditya Tri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-28488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}