{"id":28397,"date":"2026-04-16T14:50:29","date_gmt":"2026-04-16T14:50:29","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/sasa-inti-jadikan-csr-dan-esg-bagian-dari-strategi-pertumbuhan-bisnis-jangka-panjang\/"},"modified":"2026-04-16T14:50:29","modified_gmt":"2026-04-16T14:50:29","slug":"sasa-inti-jadikan-csr-dan-esg-bagian-dari-strategi-pertumbuhan-bisnis-jangka-panjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/sasa-inti-jadikan-csr-dan-esg-bagian-dari-strategi-pertumbuhan-bisnis-jangka-panjang\/","title":{"rendered":"Sasa Inti Jadikan CSR dan ESG Bagian dari Strategi Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>Jakarta, FaktaBerita \u2014<\/strong> Hadir pada sesi penjurian TOP CSR Awards 2026, PT Sasa Inti mengungkap komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui integrasi strategi CSR dan ESG ke dalam operasional perusahaan.<\/p>\n<p>Tidak sekadar program pelengkap, perusahaan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang yang terstruktur dan terukur. Pendekatan tersebut terangkum dalam tema yang diusung perusahaan, \u201cFrom Kitchen to Community: Creating Shared Value Through CSR &amp; ESG.\u201d<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari Rodamas Group, PT Sasa Inti berada dalam ekosistem bisnis yang luas dengan berbagai lini industri, mulai dari produk kesehatan hingga manufaktur. Sasa Inti sendiri beroperasi dengan tiga fasilitas produksi utama di Gending, Cikarang, dan Minahasa.<\/p>\n<p>Dalam struktur organisasi, fungsi sustainability dan CSR ditempatkan secara strategis di bawah manufacturing organization. Pada 2024, Dewan Direksi (BOD) juga mendeklarasikan implementasi ESG sebagai fondasi bisnis berkelanjutan.<\/p>\n<p>Komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik diwujudkan melalui berbagai kebijakan, antara lain standar etika, code of conduct, kebijakan anti-korupsi, serta praktik transparansi dan akuntabilitas. Internaliasi nilai-nilai tersebut dilakukan melalui pelatihan, sosialisasi, hingga komunikasi internal perusahaan.<\/p>\n<p>Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan praktik bisnis yang bersih. \u201cDiharapkan semua itu akan menghasilkan praktik bisnis yang bebas dari konflik kepentingan, 0% kasus korupsi, dan juga pelanggaran persaingan berusaha,\u201d kata Rida Atmiyanti, Head of Stakeholder Relations PT Sasa Inti, di hadapan dewan juri TOP CSR Awards 2026, Rabu *15\/4\/2026).<\/p>\n<p><strong>Sasa Sustainability Framework<\/strong><\/p>\n<p>Dalam menjalankan keberlanjutan, PT Sasa Inti mengusung Sasa Sustainability Framework yang terdiri dari empat pilar utama:<\/p>\n<p>Product Care, fokus pada kualitas dan keamanan produk.<br \/>Social Care, perhatian terhadap karyawan dan masyarakat.<br \/>Economy Care, penciptaan nilai ekonomi melalui kolaborasi.<br \/>Environment Care, pengelolaan lingkungan dan efisiensi sumber daya.<br \/>Keempat pilar tersebut juga menjadi dasar dalam penerapan ESG serta pengembangan program CSR berbasis creating shared value (CSV).<\/p>\n<p>Sebagai perusahaan di sektor makanan, kualitas dan keamanan pangan menjadi prioritas utama.<\/p>\n<p>\u201cSetiap orang di dalam organisasi tanpa terkecuali punya tanggung jawab untuk bidang quality,\u201d jelas Rida.<\/p>\n<p>Dalam aspek sosial, perusahaan menaruh perhatian pada kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pengembangan karyawan, serta keberagaman dan inklusi. Program K3 bahkan menjadi bagian dari indikator kinerja individu di pabrik.<\/p>\n<p>\u201cKemudian untuk Economy Care yang kami perhatikan di sini adalah etika bisnis dan tata kelola berkelanjutan, pengelolaan rampai pasok yang berkelanjutan. Dan untuk Environment Care di sini adalah pengelolaan limbah dan ekonomi sirkuler efisiensi dan daur ulang air, dekarbonisasi, dan pengurangan emisi,\u201d jelas Rida.<\/p>\n<p>Di sisi eksternal, PT Sasa Inti menjalankan program Corporate Care and Community Development (CCCD) untuk masyarakat sekitar, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan, pemasok, asosiasi industri, hingga media.<\/p>\n<p>Perusahaan juga aktif dalam berbagai asosiasi seperti GAPMI, PPMI, hingga KADIN. Bahkan, praktik keberlanjutannya tercatat dalam laporan Voluntary National Review (VNR) Bappenas dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.<\/p>\n<p><strong>Program CSR dan Dampaknya<\/strong><\/p>\n<p>Sepanjang tahun terakhir, PT Sasa Inti mencatat lebih dari 250 aktivitas CSR hasil kolaborasi dengan pendekatan pentahelix, menjangkau lebih dari 9.000 penerima manfaat.<\/p>\n<p>Distribusi program didominasi pada aspek sosial. \u201cKegiatannya itu sekitar 56 persen tentang People, kemudian 36 persen berkaitan dengan Profit, dan 7 persen berkaitan dengan Planet,\u201d ungkap Rida.<\/p>\n<p>Program unggulan lainnya meliputi:<\/p>\n<p>Edukasi memasak melalui cooking class (170 sesi per tahun)<br \/>Program pencegahan stunting di 17 kabupaten<br \/>Pengembangan UMKM kuliner melalui Culinary Camp yang menjangkau ribuan pelaku usaha<br \/>Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, seperti efisiensi energi dan air, daur ulang limbah, pengurangan emisi, hingga pemanfaatan produk sampingan industri.<\/p>\n<p>Seluruh program CSR PT Sasa Inti dijalankan dengan sistem perencanaan, monitoring, dan evaluasi yang ketat. Program disusun sejak tahap penganggaran tahunan, dilanjutkan dengan pelaksanaan berbasis target, serta pelaporan berkala melalui sustainability report.<\/p>\n<p>Evaluasi juga melibatkan pihak eksternal, termasuk pemerintah dan mitra kolaborasi, untuk memastikan dampak program terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSetidaknya itu bisa menjadi gambaran apakah kegiatan kami itu berdampak atau tidak buat masyarakat,\u201d ujar Rida.<\/p>\n<p><strong>Studio Kreasi Sasa<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu praktik unggulan PT Sasa Inti adalah Studio Kreasi Sasa, yang berkembang dari sekadar tempat demo masak menjadi platform kolaborasi lintas stakeholder.<\/p>\n<p>Didirikan pada 2017, studio ini kini berfungsi sebagai ruang edukasi, pemberdayaan, sekaligus internalisasi nilai perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cAwalnya hanya sebagai produk demo saja, tetapi seiring waktu menjadi tempat kolaborasi dan platform untuk berbagai kegiatan,\u201d jelas Rida.<\/p>\n<p>Melalui studio ini, perusahaan mengedukasi masyarakat tentang keamanan pangan, penggunaan MSG yang tepat, hingga mendukung UMKM untuk naik kelas melalui sertifikasi. Program ini juga menjangkau kelompok rentan, seperti penyintas kekerasan, penyandang disabilitas, hingga komunitas lintas negara.<\/p>\n<p>Saat pandemi COVID-19, Studio Kreasi Sasa juga berperan dalam aksi sosial dengan menyediakan ribuan porsi makanan bagi tenaga medis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.<\/p>\n<p>\u201cDalam satu hari kami harus bagikan hampir 2.000 porsi untuk makan pagi, siang, dan malam,\u201d kenangnya.<\/p>\n<p>Di antara sejumlah program CSR unggulan, salah satunya adalah Studio Kreasi Sasa. Rida menegaskan bahwa Studio Kreasi Sasa adalah tempat di mana perusahaan bisa menginternalisasikan CSV dan juga sebagai platform kolaborasi lintas stakeholder.<\/p>\n<p>Dengan pendekatan terintegrasi antara bisnis dan keberlanjutan, PT Sasa Inti menunjukkan bahwa CSR dan ESG dapat menjadi motor penggerak nilai bersama. Melalui inovasi program seperti Studio Kreasi Sasa, perusahaan tidak hanya memperkuat reputasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cPT Sasa Inti memandang CSR dan ESG bukan sebagai program pendukung semata, tapi sebagai bagian yang terintegrasi dalam strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang,\u201d pungkas Rida<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.topbusiness.id\/126907\/sasa-inti-jadikan-csr-dan-esg-bagian-dari-strategi-pertumbuhan-bisnis-jangka-panjang.html\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, FaktaBerita \u2014 Hadir pada sesi penjurian TOP CSR Awards 2026, PT Sasa Inti mengungkap komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui integrasi strategi CSR dan ESG ke dalam operasional perusahaan. Tidak sekadar program pelengkap, perusahaan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang yang terstruktur dan terukur. Pendekatan tersebut terangkum dalam tema yang diusung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,5],"tags":[],"class_list":["post-28397","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-business","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28397","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28397"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28397\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28397"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28397"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28397"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}