{"id":28224,"date":"2026-04-16T02:59:24","date_gmt":"2026-04-16T02:59:24","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/joshua-kimmich-soroti-mentalitas-bayern-muenchen-usai-singkirkan-real-madrid\/"},"modified":"2026-04-16T02:59:24","modified_gmt":"2026-04-16T02:59:24","slug":"joshua-kimmich-soroti-mentalitas-bayern-muenchen-usai-singkirkan-real-madrid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/joshua-kimmich-soroti-mentalitas-bayern-muenchen-usai-singkirkan-real-madrid\/","title":{"rendered":"Joshua Kimmich Soroti Mentalitas Bayern Muenchen Usai Singkirkan Real Madrid"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/16\/1776308140_fc0dc1ba45f3d1582491.jpg\" alt=\"Joshua Kimmich Soroti Mentalitas Bayern Muenchen Usai Singkirkan Real Madrid\"\/><figcaption>Gelandang Bayern Muenchen Joshua Kimmich (kanan) berduel dengan pemain tengah Real Madrid Jude Bellingham di laga leg kedua perempat final Liga Champions.(AFP\/ALEXANDRA BEIER )<\/figcaption><\/figure>\n<p>GELANDANG<b> <\/b>jangkar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bayern-muenchen\" title=\"Bayern Muenchen\">Bayern Muenchen<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/joshua-kimmich\" title=\"Joshua Kimmich\">Joshua Kimmich<\/a>, memberikan analisis jujur terkait performa timnya saat menyingkirkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/real-madrid\" title=\"real madrid\">Real Madrid<\/a> di perempat final <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-champions\" title=\"liga champions\">Liga Champions<\/a>. Meski memastikan tiket ke semifinal dengan kemenangan 4-3 (agregat 6-4), Kimmich mengakui bahwa <em>Die Roten<\/em> sempat kehilangan kendali di Allianz Arena, Kamis (16\/4) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut sempat membuat publik tuan rumah tegang, terutama setelah Real Madrid mampu mencetak gol cepat dan memberikan perlawanan sengit di paruh pertama. Kimmich tidak menampik bahwa strategi tim sempat berantakan di awal laga.<\/p>\n<h3>Kritik Kimmich: Babak Pertama yang Kacau<\/h3>\n<p>Berbicara kepada <em>DAZN<\/em> sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, pemain timnas Jerman itu menyoroti rapuhnya pertahanan Bayern di awal laga yang mengakibatkan gawang Manuel Neuer bobol dalam hitungan detik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/880064\/bayern-muenchen-singkirkan-real-madrid-vincent-kompany-puji-mentalitas-die-roten\" title=\"Bayern Muenchen Singkirkan Real Madrid, Vincent Kompany Puji Mentalitas Die Roten\" target=\"_blank\">Bayern Muenchen Singkirkan Real Madrid, Vincent Kompany Puji Mentalitas Die Roten<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami memulai pertandingan dengan buruk, lalu kebobolan lagi melalui tendangan bebas dan serangan balik. Babak pertama sangat kacau,&#8221; ujar Kimmich dengan nada tegas.<\/p>\n<p>Kekacauan tersebut terlihat dari bagaimana Bayern kesulitan meredam agresivitas Arda Guler dan Kylian Mbappe. Namun, Kimmich memuji perubahan pendekatan yang dilakukan tim asuhan Vincent Kompany setelah turun minum.<\/p>\n<p>&#8220;Babak kedua lebih tenang, kami memiliki kontrol lebih, dan akhirnya berhasil menang. Ini bukan penampilan terbaik kami, tetapi kami akan mengambil kemenangan ini,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/880015\/bayern-muenchen-vs-real-madrid-drama-di-akhir-laga-die-roten-depak-los-blancos-dari-liga-champions\" title=\"Bayern Muenchen vs Real Madrid, Drama di Akhir Laga, Die Roten Depak Los Blancos dari Liga Champions\" target=\"_blank\">Bayern Muenchen vs Real Madrid, Drama di Akhir Laga, Die Roten Depak Los Blancos dari Liga Champions<\/a><\/strong><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #e0e0e0; padding: 20px; background-color: #fcfcfc; border-left: 5px solid #dc052d; margin: 20px 0;\">\n<p style=\"font-style: italic; margin: 0;\">&#8220;Dua tim terbaik di Eropa akan saling berhadapan. Kami memiliki banyak pertandingan tingkat tinggi melawan Paris dalam beberapa tahun terakhir. Saya menantikannya.&#8221;<\/p>\n<p style=\"margin-top: 10px; font-weight: bold;\">\u2014 Joshua Kimmich, Gelandang Bayern Munchen<\/p>\n<\/div>\n<h3>Menatap Duel Klasik Melawan PSG<\/h3>\n<p>Kemenangan atas <em>Los Blancos<\/em> membawa Bayern ke babak empat besar untuk menghadapi Paris Saint-Germain (PSG). Bagi Kimmich, pertemuan dengan wakil Prancis tersebut bukan sekadar laga biasa, melainkan ujian sesungguhnya bagi ambisi juara Bayern musim ini.<\/p>\n<p>Kimmich menilai sejarah pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir telah menciptakan rivalitas tingkat tinggi di panggung Eropa. Ia meyakini bahwa laga semifinal nanti akan menuntut konsentrasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan laga melawan Madrid.<\/p>\n<p>&#8220;Dua tim terbaik di Eropa akan saling berhadapan. Kami memiliki banyak pertandingan tingkat tinggi melawan Paris dalam beberapa tahun terakhir. Saya menantikannya,&#8221; pungkas Kimmich.<\/p>\n<p>Bayern Munchen kini memiliki waktu untuk membenahi &#8220;kekacauan&#8221; yang disebut Kimmich sebelum menjamu PSG di leg pertama semifinal mendatang. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/880067\/joshua-kimmich-soroti-mentalitas-bayern-muenchen-usai-singkirkan-real-madrid\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gelandang Bayern Muenchen Joshua Kimmich (kanan) berduel dengan pemain tengah Real Madrid Jude Bellingham di laga leg kedua perempat final Liga Champions.(AFP\/ALEXANDRA BEIER ) GELANDANG jangkar Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, memberikan analisis jujur terkait performa timnya saat menyingkirkan Real Madrid di perempat final Liga Champions. Meski memastikan tiket ke semifinal dengan kemenangan 4-3 (agregat 6-4), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28225,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-28224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28224"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28224\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}