{"id":28218,"date":"2026-04-16T02:35:14","date_gmt":"2026-04-16T02:35:14","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/profil-timnas-selandia-baru-di-piala-dunia-2026-momen-comeback-wakil-oseania\/"},"modified":"2026-04-16T02:35:14","modified_gmt":"2026-04-16T02:35:14","slug":"profil-timnas-selandia-baru-di-piala-dunia-2026-momen-comeback-wakil-oseania","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/16\/profil-timnas-selandia-baru-di-piala-dunia-2026-momen-comeback-wakil-oseania\/","title":{"rendered":"Profil Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026 Momen Comeback Wakil Oseania"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/14\/1776127852_b7e309315efc6f917723.jpg\" alt=\"Profil Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Momen Comeback Wakil Oseania\"\/><figcaption>Timnas Selandia Baru yang akan tampil di laga persahabatan pada 27 Maret 2025(AFP\/MICHAEL BRADLEY)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SELANDIA Baru, yang dikenal dengan julukan <em>All Whites<\/em>, bersiap kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026. Setelah absen cukup lama sejak penampilan terakhir mereka di Afrika Selatan 2010, wakil Oseania ini datang dengan generasi baru yang lebih kompetitif dan berpengalaman di liga-liga Eropa.<\/p>\n<h2>Sejarah Penampilan di Piala Dunia<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"piala dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> akan menjadi partisipasi ketiga Selandia Baru sepanjang sejarah. Sebelumnya, mereka tampil pada edisi 1982 dan 2010. Catatan paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, saat mereka menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan sepanjang turnamen (tiga kali imbang di fase grup), termasuk menahan imbang juara bertahan Italia dengan skor 1-1.<\/p>\n<h2>Profil Pelatih: Darren Bazeley<\/h2>\n<p>Di bawah kendali <strong>Darren Bazeley<\/strong>, Selandia Baru bertransformasi menjadi tim yang lebih modern. Bazeley, yang sebelumnya menangani tim kelompok umur Selandia Baru, sangat memahami karakter pemain muda dalam skuadnya. Ia dikenal dengan pendekatan taktis yang disiplin namun memberikan kebebasan bagi para pemain sayap untuk mengeksploitasi lebar lapangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/879261\/profil-timnas-iran-di-piala-dunia-2026-misi-team-melli-cetak-sejarah-ke-babak-sistem-gugur\" title=\"Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Misi Team Melli Cetak Sejarah ke Babak Sistem Gugur\" target=\"_blank\">Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Misi Team Melli Cetak Sejarah ke Babak Sistem Gugur<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pilar Utama All Whites<\/h2>\n<p>Kekuatan Selandia Baru di edisi 2026 bertumpu pada kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang merumput di Eropa:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Chris Wood (Nottingham Forest):<\/strong> Kapten sekaligus mesin gol utama. Pengalamannya di Premier League menjadi mentor krusial bagi skuad muda.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Liberato Cacace (Empoli):<\/strong> Bek kiri dinamis yang memberikan dimensi serangan dari sisi lapangan dengan pengalaman bermain di Serie A.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Marko Stamenic (Olympiacos):<\/strong> Gelandang jangkar yang menjadi metronom permainan di lini tengah.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Tyler Bindon (Reading FC):<\/strong> Bek muda potensial yang menjadi tembok kokoh di lini pertahanan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Prediksi Skuad Piala Dunia 2026<\/h2>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Posisi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Pemain Kunci<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Klub<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Kiper<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Max Crocombe<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Millwall<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Belakang<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Tyler Bindon, Liberato Cacace<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Reading, Empoli<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Tengah<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Marko Stamenic, Joe Bell<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Olympiacos, Viking FK<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Depan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Chris Wood, Elijah Just, Kosta Barbarouses<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Nottingham Forest, SKN St. P\u00f6lten<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Analisis Peluang di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/grup-g\" title=\"Grup G\">Grup G<\/a><\/h2>\n<p>Selandia Baru tergabung dalam <strong>Grup G<\/strong> bersama <strong>Belgia, Mesir, dan Iran<\/strong>. Ini merupakan grup yang menantang namun bukan tidak mungkin untuk dilewati.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #333; margin: 20px 0;\"><strong>Peluang Lolos:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Melawan Belgia:<\/strong> Target realistis adalah meminimalisir kekalahan atau mencuri satu poin melalui pertahanan rapat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Melawan Mesir &amp; Iran:<\/strong> Dua laga ini adalah kunci. Selandia Baru harus mengandalkan fisik dan bola mati (keunggulan Chris Wood) untuk meraih poin penuh guna mengamankan posisi <em>runner-up<\/em> atau peringkat ketiga terbaik.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Dengan format baru 48 tim, peluang Selandia Baru untuk melaju ke babak gugur terbuka lebar jika mereka mampu tampil konsisten seperti saat menahan imbang Cile 4-1 dalam laga uji coba terakhir di Stadion Narodowy. Kedisiplinan taktik Darren Bazeley akan diuji untuk membawa <em>All Whites<\/em> mencetak sejarah baru di Amerika Utara.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/879277\/profil-timnas-selandia-baru-di-piala-dunia-2026-momen-comeback-wakil-oseania\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timnas Selandia Baru yang akan tampil di laga persahabatan pada 27 Maret 2025(AFP\/MICHAEL BRADLEY) SELANDIA Baru, yang dikenal dengan julukan All Whites, bersiap kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia pada Piala Dunia 2026. Setelah absen cukup lama sejak penampilan terakhir mereka di Afrika Selatan 2010, wakil Oseania ini datang dengan generasi baru yang lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28219,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-28218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28218"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28218\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28219"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}