{"id":27816,"date":"2026-04-15T09:03:30","date_gmt":"2026-04-15T09:03:30","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/15\/kenali-tanda-perdarahan-mata-pada-diabetes-ini-gejala-dan-pencegahannya\/"},"modified":"2026-04-15T09:03:30","modified_gmt":"2026-04-15T09:03:30","slug":"kenali-tanda-perdarahan-mata-pada-diabetes-ini-gejala-dan-pencegahannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/15\/kenali-tanda-perdarahan-mata-pada-diabetes-ini-gejala-dan-pencegahannya\/","title":{"rendered":"Kenali Tanda Perdarahan Mata pada Diabetes, Ini Gejala dan Pencegahannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/15\/1776243507_a564d845f3d6b019382b.jpeg\" alt=\"Kenali Tanda Perdarahan Mata pada Diabetes, Ini Gejala dan Pencegahannya!\"\/><figcaption>Kenali Tanda Perdarahan Mata pada Diabetes.(Dok. Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/diabetes\" title=\"Diabetes\">DIABETES<\/a>\u00a0bukan hanya tentang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kadar-gula-darah\" title=\"kadar gula darah\">kadar gula darah<\/a>, tapi juga ancaman tersembunyi yang dapat menyerang organ vital, termasuk mata. Salah satu bahaya yang paling mengkhawatirkan adalah perdarahan pada mata, yang bisa berkembang akibat kerusakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pembuluh-darah\" title=\"pembuluh darah\">pembuluh darah<\/a> retina.<\/p>\n<p>Perdarahan ini merupakan bagian dari retinopati diabetik, salah satu komplikasi serius akibat diabetes yang tidak terkontrol dengan baik. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini berpotensi mengganggu penglihatan dan berujung pada kebutaan.<\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perdarahan-mata\" title=\"Perdarahan Mata\">Perdarahan Mata<\/a> dan Diabetes: Bagaimana Keterkaitannya?<\/h2>\n<p>Kadar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gula-darah\" title=\"gula darah\">gula darah<\/a> tinggi dalam jangka panjang merusak pembuluh darah kecil di retina, bagian mata yang sangat peka terhadap cahaya. Kerusakan pembuluh darah membuatnya lebih rentan bocor dan pecah. Cairan atau darah bisa merembes ke jaringan sekitar retina, memperburuk kondisi penglihatan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/824731\/6-tips-pola-makan-untuk-menjaga-gula-darah-seimbang-secara-alami\" title=\"6 Tips Pola Makan untuk Menjaga Gula Darah Seimbang Secara Alami\" target=\"_blank\">6 Tips Pola Makan untuk Menjaga Gula Darah Seimbang Secara Alami<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Lebih parah lagi, ketika <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/retina-kekurangan-oksigen\" title=\"retina kekurangan oksigen\">retina kekurangan oksigen<\/a> karena pembuluh darah yang rusak, tubuh akan mencoba membentuk pembuluh darah baru. Sayangnya, pembuluh darah ini rapuh dan mudah pecah, memperburuk risiko perdarahan yang lebih parah.<\/p>\n<h2>Gejala yang Harus Diwaspadai<\/h2>\n<p>Pada fase awal, retinopati diabetik tidak menampilkan gejala yang jelas. Namun, ketika kondisinya semakin buruk, penderita dapat merasakan gangguan penglihatan seperti:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Munculnya bintik hitam atau bayangan melayang (floaters)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Penglihatan kabur yang datang dan pergi<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kesulitan melihat di malam hari<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Warna tampak pudar<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Area gelap atau kosong dalam penglihatan<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Jika perdarahan terjadi secara mendalam dan mendadak, segera dapatkan perawatan medis darurat. Ini bisa mengarah pada penglihatan yang semakin memburuk hingga kebutaan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/808853\/10-gejala-awal-diabetes-yang-harus-diwaspadai\" title=\"10 Gejala Awal Diabetes yang Harus Diwaspadai\" target=\"_blank\">10 Gejala Awal Diabetes yang Harus Diwaspadai<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Faktor Risiko Perdarahan Mata yang Perlu Diperhatikan<\/h2>\n<p>Semakin lama seseorang menderita diabetes, semakin tinggi risiko komplikasi pada mata. Beberapa faktor risiko yang memperburuk keadaan adalah:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Durasi diabetes lebih dari 10-15 tahun<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kadar gula darah yang tidak terkontrol<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tekanan darah tinggi<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kolesterol tinggi<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kebiasaan merokok<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kehamilan pada penderita diabetes<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Komplikasi serius, seperti ablasi retina, glaukoma, dan kehilangan penglihatan permanen, bisa terjadi jika kondisi ini tidak segera ditangani.<\/p>\n<h2>Pencegahan: Langkah-Langkah yang Bisa Dilakukan<\/h2>\n<p>Pencegahan adalah kunci utama untuk mengurangi risiko perdarahan mata. Penderita diabetes harus menjaga kesehatan dengan langkah-langkah berikut:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Rutin memonitor kadar gula darah<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengatur pola makan yang sehat<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengikuti anjuran obat dari dokter<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Melakukan pemeriksaan mata secara rutin setiap tahun. (Z-10)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/879783\/kenali-tanda-perdarahan-mata-pada-diabetes-ini-gejala-dan-pencegahannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali Tanda Perdarahan Mata pada Diabetes.(Dok. Freepik) DIABETES\u00a0bukan hanya tentang kadar gula darah, tapi juga ancaman tersembunyi yang dapat menyerang organ vital, termasuk mata. Salah satu bahaya yang paling mengkhawatirkan adalah perdarahan pada mata, yang bisa berkembang akibat kerusakan pembuluh darah retina. Perdarahan ini merupakan bagian dari retinopati diabetik, salah satu komplikasi serius akibat diabetes [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27817,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}