{"id":27775,"date":"2026-04-15T06:54:05","date_gmt":"2026-04-15T06:54:05","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/15\/5-faktor-selain-genetik-yang-menentukan-tinggi-badan-anak\/"},"modified":"2026-04-15T06:54:05","modified_gmt":"2026-04-15T06:54:05","slug":"5-faktor-selain-genetik-yang-menentukan-tinggi-badan-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/15\/5-faktor-selain-genetik-yang-menentukan-tinggi-badan-anak\/","title":{"rendered":"5 Faktor Selain Genetik yang Menentukan Tinggi Badan Anak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/15\/1776235801_ac2dcc4aba24d25ea2be.jpeg\" alt=\"5 Faktor Selain Genetik yang Menentukan Tinggi Badan Anak!\"\/><figcaption>Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga.(Dok. Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tinggi-badan-anak\" title=\"tinggi badan anak\">TINGGI badan anak<\/a> bukan hanya ditentukan oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/faktor-genetik\" title=\"faktor genetik\">faktor genetik<\/a> dari orang tua. Meskipun faktor keturunan memainkan peran penting, ada beberapa aspek lain yang jauh lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi badan anak. Pemenuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gizi-seimbang\" title=\"gizi seimbang\">gizi seimbang<\/a>, tidur yang cukup, dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aktivitas-fisik\" title=\"Aktivitas Fisik\">aktivitas fisik<\/a> yang teratur menjadi kunci utama untuk mendukung pertumbuhan optimal.<\/p>\n<p>Menurut Jose R.L. Batubara, seorang dokter spesialis dari Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi IDAI, faktor-faktor yang memengaruhi tinggi badan anak jauh lebih luas daripada sekadar warisan genetik. &#8220;Bukan berarti jika orang tua pendek, anaknya pasti pendek. Banyak faktor lain yang berperan, seperti <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pola-makan\" title=\"Pola makan\">pola makan<\/a>, kesehatan, vaksinasi, dan lingkungan,&#8221; ujar Dr. Jose dalam diskusi daring yang berlangsung pada Selasa (14\/4).<\/p>\n<h2>1. Pentingnya Gizi Seimbang<\/h2>\n<p>Kecukupan nutrisi menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan tinggi badan anak. Anak memerlukan asupan kalori yang cukup, protein dari sumber hewani, serta kalsium dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/vitamin-d\" title=\"vitamin D\">vitamin D<\/a> untuk mendukung pembentukan tulang. Susu, sebagai sumber kalsium, memiliki peran krusial dalam proses ini. Di sisi lain, vitamin D sangat penting untuk membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih optimal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/804544\/sering-konsumsi-makanan-cepat-saji-hati-hati-kualitas-kesehatan-bisa-turun\" title=\"Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji? Hati-hati Kualitas Kesehatan Bisa Turun\" target=\"_blank\">Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji? Hati-hati Kualitas Kesehatan Bisa Turun<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>2. Tidur Cukup: Kunci Hormon Pertumbuhan<\/h2>\n<p>Kualitas tidur yang baik juga berperan signifikan dalam pertumbuhan tinggi badan. Jose menekankan bahwa hormon pertumbuhan diproduksi secara maksimal ketika anak berada dalam fase tidur nyenyak. &#8220;Anak membutuhkan tidur minimal delapan jam setiap malam. Pada saat tidur dalam fase deep sleep, hormon pertumbuhan bekerja secara optimal,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<h2>3. Aktivitas Fisik Rutin<\/h2>\n<p>Selain asupan gizi dan tidur yang cukup, aktivitas fisik juga penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Olahraga seperti berenang, berlari, atau permainan aktif lainnya dapat merangsang produksi hormon pertumbuhan dan mendukung tumbuh kembang secara keseluruhan. Ini adalah cara yang efektif untuk mendukung tinggi badan anak.<\/p>\n<h2>4. Perhatikan Keseimbangan Berat Badan dan Tinggi<\/h2>\n<p>Jose juga mengingatkan orang tua untuk lebih fokus pada keseimbangan antara berat badan dan tinggi badan melalui perhitungan indeks massa tubuh (IMT). Asupan karbohidrat berlebihan yang tidak seimbang dengan asupan protein dapat menyebabkan kelebihan berat badan tanpa meningkatkan tinggi badan secara optimal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/795184\/penelitian-baru-pola-makan-lebih-berperan-daripada-aktivitas-fisik-dalam-obesitas\" title=\"Penelitian Baru: Pola Makan Lebih Berperan daripada Aktivitas Fisik dalam Obesitas\" target=\"_blank\">Penelitian Baru: Pola Makan Lebih Berperan daripada Aktivitas Fisik dalam Obesitas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jika anak mengonsumsi terlalu banyak kalori dari karbohidrat tanpa cukup protein, bisa jadi anak akan gemuk tanpa pertumbuhan tinggi yang optimal,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<h2>5. Peran Orang Tua dalam Memantau Pertumbuhan Anak<\/h2>\n<p>Meskipun tinggi badan anak dapat diperkirakan berdasarkan tinggi badan orang tua, banyak faktor lain yang turut memengaruhi selama masa pertumbuhan. Oleh karena itu, Jose mengingatkan orang tua untuk secara rutin memantau perkembangan tinggi badan anak dan memastikan bahwa pola hidup sehat diterapkan dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Anak bisa tumbuh dengan normal, memiliki keseimbangan emosional, hormon, dan genetik yang baik. Orang tua memiliki peran besar dalam memastikan hal itu. Kurva pertumbuhan adalah alat yang akurat untuk memantau pertumbuhan anak,&#8221; jelasnya. (Z_10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/879747\/5-faktor-selain-genetik-yang-menentukan-tinggi-badan-anak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga.(Dok. Freepik) TINGGI badan anak bukan hanya ditentukan oleh faktor genetik dari orang tua. Meskipun faktor keturunan memainkan peran penting, ada beberapa aspek lain yang jauh lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi badan anak. Pemenuhan gizi seimbang, tidur yang cukup, dan aktivitas fisik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27776,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27775","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27775"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27775\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}