{"id":2776,"date":"2024-06-21T14:05:15","date_gmt":"2024-06-21T14:05:15","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/06\/21\/forum-gas-bumi-2024-hasilkan-kesepakatan-senilai-rp-944-triliun\/"},"modified":"2024-06-21T14:05:15","modified_gmt":"2024-06-21T14:05:15","slug":"forum-gas-bumi-2024-hasilkan-kesepakatan-senilai-rp-944-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/06\/21\/forum-gas-bumi-2024-hasilkan-kesepakatan-senilai-rp-944-triliun\/","title":{"rendered":"Forum Gas Bumi 2024 Hasilkan Kesepakatan Senilai Rp 94,4 Triliun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>Jakarta, FaktaBerita \u2013 <\/strong>Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berhasil mencatat kesepakatan kerja sama gas bumi senilai Rp 94,4 triliun dalam kegiatan Forum Gas Bumi 2024 yang bertemakan \u201cMembangun Sinergi Infrastruktur dan Pasar Gas Bumi Dalam Rangka Optimalisasi Penyerapan Gas Bumi Nasional\u201d yang diselenggarakan di Bandung pada 19-21 Juni 2024.<\/p>\n<p>Kesepakatan tersebut berasal dari penandatanganan 2 (dua) Memorandum of Understanding, antara Husky-CNOOC Madura Ltd. dan PT Pupuk Kujang serta Husky-CNOOC Madura Ltd. Dan PT Cikarang Listrindo Tbk., satu Amandemen Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara EMP Bentu dengan PT Kilang Pertamina Internasional, serta 27 PJGB yang terdiri dari:<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Medco Energi Madura Offshore Pty. Ltd. dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Medco E&amp;P Tarakan dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Medco Energi Sampang Pty. Ltd. dan PT PLN Indonesia Power<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina (Persero) dan PT Kaltim Methanol Industri<\/p>\n<p>5.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Mahakam\/PT Pertamina Hulu Sanga Sanga\/PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan PT Kilang Pertamina Internasional<\/p>\n<p>6.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Benuo Taka Wailawi dan PT Kilang Pertamina Internasional<\/p>\n<p>7.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 West Natuna Exploration Ltd. dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>8.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd. dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>9.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT PHE WMO\/PT Mandiri Madura Barat\/Kodeco Co. Ltd. Dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>10.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Bahtera Abadi Gas<\/p>\n<p>11.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd.dan PT Bayu Buana Gemilang<\/p>\n<p>12.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd. dan PT Sadikun Niagamas Raya<\/p>\n<p>13.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd. dan PT Sarana Cepu Energi<\/p>\n<p>14.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd. dan PT Inti Alasindo Energy<\/p>\n<p>15.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd. dan PT Petrokimia Gresik<\/p>\n<p>16.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kangean Energy Indonesia Ltd.dan PT Indogas Kriya Dwiguna<\/p>\n<p>17.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Medco E&amp;P Indonesia<\/p>\n<p>18.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang<\/p>\n<p>19.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Bayu Buana Gemilang \u2013 Jatinegara I<\/p>\n<p>20.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Bayu Buana Gemilang \u2013 Jatinegara II<\/p>\n<p>21.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Sadikun Niagamas Raya<\/p>\n<p>22.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Pertiwi Nusantara Resources<\/p>\n<p>23.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Pertamina Patra Niaga<\/p>\n<p>24.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PT Pertamina EP dan PT Pupuk Kujang<\/p>\n<p>25.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PetroChina International Jabung Ltd. dan PT Pertamina Hulu Rokan<\/p>\n<p>26.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PetroChina International Jabung Ltd. dan PT Gemilang Jabung Energi<\/p>\n<p>27.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 PetroChina International Jabung Ltd. dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.<\/p>\n<p>Wakil kepala SKK Migas, Shinta Damayanti mengapresiasi diskusi, peran aktif, kolaborasi, dan kerja sama seluruh peserta yang hadir pada Forum Gas Bumi 2024. Ia menyampaikan, pembahasan dan diskusi selama kegiatan ini menghasilkan pemahaman mengenai topik yang menjadi salah satu fokus pemerintah, yakni optimasi pemanfaatan gas bumi.<\/p>\n<p>Shinta menyampaikan, dibutuhkan kesepahaman dari semua pihak agar optimasi pemanfaatan gas bumi dapat tercapai. Ia berharap, KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dan pembeli gas bumi\u00a0 dapat mendukung dan memiliki pandangan yang sama atas strategi komersialisasi ini.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, SKK Migas berkomitmen mengoptimalkan produksi gas bumi untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dalam rangka meningkatkan multiplier effect dan perekonomian nasional.\u00a0 \u201cKomitmen ini perlu diimbangi dengan kepastian komersialisasi potensi gas, sehingga target produksi gas 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) dapat tercapai,\u201d kata dia dalam acara penutupan Forum Gas Bumi 2024, Jumat (21\/6) di Bandung.<\/p>\n<p>\u201cKarena pasar hanya akan terbentuk ketika pasokan dan kebutuhan memiliki kesepahaman dan kepakatan,\u201d tambah Shinta.<\/p>\n<p>Shinta mengakui pemanfaatan gas untuk domestik selama 10 tahun terakhir secara volume tidak mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2013, kebutuhan gas bumi dalam negeri sebesar 3.774 BBtud (british thermal unit per day). \u201cTahun 2023, serapannya berada diangka 4.075 BBtud atau hanya naik di bawah 10 persen selama 10 tahun.\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Sesuai target APBN Tahun 2024, lifting gas bumi ditetapkan sebesar 5.785 MMSCFD (juta kaki kubik per hari). Per 19 Juni 2024, pencapaian penyaluran gas bumi berada diangka 5.305 MMSCFD atau sekitar 92 persen dari target APBN.<\/p>\n<p>\u201cYang perlu saya tekankan, belum tercapainya target ini tidak semata-mata karena ketidakmampuan KKKS dalam memproduksikan gas bumi. Pasalnya, di beberapa wilayah terdapat gas yang tidak seluruhnya dapat dimanfaatkan.\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Contohnya, jelas Shinta, di wilayah Jawa Timur, pada tahun 2024 ini, kemampuan pasok KKKS dengan penyerapan pembeli memiliki gap yang cukup besar, setiap hari hampir 100 MMSCFD tidak dapat terserap. Hal yang sama terjadi di wilayah Natuna dengan volume yang tidak terpaut jauh dengan wilayah Jawa Timur, sekitar 90 MMSCFD.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini menjadi pelajaran bagi kita semua, dibutuhkan perencanaan yang matang agar penyerapan gas bumi optimal, karena karakteristik gas bumi yang berbeda dengan minyak bumi, sekali diproduksi harus disalurkan,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Melihat kondisi tersebut, ia menyampaikan, SKK Migas mendorong komersialisasi gas bumi dengan strategi PUSH dan PULL. PUSH adalah strategi komersial yang bertujuan untuk mengirimkan gas ke pusat kebutuhan dengan menggunakan infrastruktur, seperti pipa, kilang LNG skala kecil dan menengah, terminal regasifikasi, dan lainnya.<\/p>\n<p>Sedangkan PULL adalah strategi komersial yang bertujuan untuk mengembangkan kebutuhan di dekat sumber gas bumi, seperti pembangunan industri petrokimia, smelter, pembangkit listrik, dan lainnya.<\/p>\n<p>\u201cDengan dua strategi ini, kami berharap cadangan gas bumi yang ditemukan, dapat diproduksi dan tersalurkan dengan optimal untuk pemenuhan dalam negeri,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Menurut Shinta, pelaksanaan Forum Gas Bumi 2024 ini dapat menimbulkan pemahaman akan pentingnya infrastruktur jaringan gas yang terintegrasi, yang menjadi kunci dalam pemenuhan kebutuhan gas dalam negeri maupun optimalisasi lifting gas bumi.<\/p>\n<p>\u201cNamun, harus dipahami, pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sedangkan target lifting gas bumi nasional adalah suatu keniscayaan yang harus kita upayakan semaksimal mungkin,\u201d kata dia<\/p>\n<p>Oleh karena itu, pihaknya\u00a0 mengajak seluruh pemangku gas bumi, khususnya dari KKKS dan pembeli untuk mencari dan menggali langkah-langkah out of the box yang dapat meningkatkan lifting gas bumi dalam jangka pendek. \u201cPemerintah, khususnya SKK Migas, siap mendukung agar upaya-upaya tersebut dapat terimplementasi,\u201d pungkas Shinta.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.topbusiness.id\/93315\/forum-gas-bumi-2024-hasilkan-kesepakatan-senilai-rp-944-triliun.html\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, FaktaBerita \u2013 Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berhasil mencatat kesepakatan kerja sama gas bumi senilai Rp 94,4 triliun dalam kegiatan Forum Gas Bumi 2024 yang bertemakan \u201cMembangun Sinergi Infrastruktur dan Pasar Gas Bumi Dalam Rangka Optimalisasi Penyerapan Gas Bumi Nasional\u201d yang diselenggarakan di Bandung pada 19-21 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,5],"tags":[],"class_list":["post-2776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2776"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2776\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}