{"id":27407,"date":"2026-04-14T08:38:28","date_gmt":"2026-04-14T08:38:28","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/14\/komisi-iii-dpr-ri-desak-sanksi-tegas-pelecehan-seksual-verbal-di-fh-ui\/"},"modified":"2026-04-14T08:38:28","modified_gmt":"2026-04-14T08:38:28","slug":"komisi-iii-dpr-ri-desak-sanksi-tegas-pelecehan-seksual-verbal-di-fh-ui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/14\/komisi-iii-dpr-ri-desak-sanksi-tegas-pelecehan-seksual-verbal-di-fh-ui\/","title":{"rendered":"Komisi III DPR RI Desak Sanksi Tegas Pelecehan Seksual Verbal di FH UI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/14\/1776155548_65aff0d18b445876c14f.jpg\" alt=\"Komisi III DPR RI Desak Sanksi Tegas Pelecehan Seksual Verbal di FH UI\"\/><figcaption>WAKIL\u00a0Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.(Dok. Emedia DPR RI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>WAKIL\u00a0Ketua <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/komisi-iii-dpr-ri\" title=\"Komisi III DPR RI\">Komisi III DPR RI<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ahmad-sahroni\" title=\"Ahmad Sahroni\">Ahmad Sahroni<\/a>, memberikan pernyataan keras terkait dugaan kasus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pelecehan-seksual\" title=\"Pelecehan Seksual\">pelecehan seksual<\/a> secara verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/universitas-indonesia\" title=\"Universitas Indonesia\">Universitas Indonesia<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fh-ui\" title=\"FH UI\">FH UI<\/a>). Sahroni menegaskan bahwa sanksi tegas dari pihak universitas adalah langkah yang mutlak diperlukan.<\/p>\n<p>\u201cSanksi tegas dari pihak kampus sudah sangat tepat. Saya rasa semua pihak harus mengakui bahwa apa yang para pelaku lakukan adalah kesalahan serius yang harus ada konsekuensinya,\u201d ujar Sahroni dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (14\/4).<\/p>\n<h2>Ancaman bagi Masa Depan Penegakan Hukum<\/h2>\n<p>Sebagai legislator yang membidangi hukum dan hak asasi manusia, Sahroni mengaku miris melihat perilaku para mahasiswa tersebut. Ia menyoroti status mereka sebagai calon praktisi hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memahami dan mematuhi aturan perundang-undangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/879387\/ui-investigasi-dugaan-pelecehan-verbal-mahasiswa-fh-ui-pelaku-terancam-do-hingga-pidana-\" title=\"UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal Mahasiswa FH UI, Pelaku Terancam DO hingga Pidana \" target=\"_blank\">UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal Mahasiswa FH UI, Pelaku Terancam DO hingga Pidana <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, pola pikir (<em>mindset<\/em>) para pelaku sangat berbahaya bagi masa depan hukum di Indonesia. Ia mempertanyakan bagaimana integritas mereka saat kelak memiliki kekuasaan di bidang hukum jika sejak mahasiswa sudah melakukan pelanggaran moral.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana nanti mereka bisa mempraktikkan pasal-pasal di Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) jika <em>mindset<\/em>-nya begini? Ini bahaya untuk masa depan hukum Indonesia. Jadi, memang sanksi sosial yang diterima sudah tepat,\u201d tegas Sahroni.<\/p>\n<h2>Respons Universitas Indonesia dan Sanksi Organisasi<\/h2>\n<p>Pihak Universitas Indonesia (UI) menyatakan sikap tegas terhadap laporan pelecehan verbal yang sempat viral di media sosial tersebut. Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan seksual, baik luring maupun daring, adalah pelanggaran serius.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/879385\/kronologi-terbongkarnya-dugaan-pelecehan-seksual-verbal-oleh-mahasiswa-fh-ui\" title=\"Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pelecehan Seksual Verbal oleh Mahasiswa FH UI\" target=\"_blank\">Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pelecehan Seksual Verbal oleh Mahasiswa FH UI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cUI menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai dasar universitas, kode etik <em>civitas academica<\/em>, serta peraturan perundang-undangan,\u201d kata Erwin di Kampus UI Depok.<\/p>\n<p>Sebagai langkah awal, FH UI telah melakukan penelusuran internal dan pemanggilan terhadap para terduga pelaku. Di sisi lain, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FH UI telah mengambil tindakan nyata dengan menjatuhkan sanksi organisasi.<\/p>\n<p>Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 007\/SK\/BPMFHUI\/IV\/2026, sejumlah mahasiswa yang terlibat telah dijatuhi sanksi berupa pencabutan status keanggotaan aktif dari organisasi kemahasiswaan tersebut. (Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/879417\/komisi-iii-dpr-ri-desak-sanksi-tegas-pelecehan-seksual-verbal-di-fh-ui\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WAKIL\u00a0Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.(Dok. Emedia DPR RI) WAKIL\u00a0Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan pernyataan keras terkait dugaan kasus pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sahroni menegaskan bahwa sanksi tegas dari pihak universitas adalah langkah yang mutlak diperlukan. \u201cSanksi tegas dari pihak kampus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27408,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}