{"id":27318,"date":"2026-04-14T00:29:27","date_gmt":"2026-04-14T00:29:27","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/14\/listrik-mati-tak-ada-internet-tka-smp-digelar-di-atas-bukit\/"},"modified":"2026-04-14T00:29:27","modified_gmt":"2026-04-14T00:29:27","slug":"listrik-mati-tak-ada-internet-tka-smp-digelar-di-atas-bukit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/14\/listrik-mati-tak-ada-internet-tka-smp-digelar-di-atas-bukit\/","title":{"rendered":"Listrik Mati, tak Ada Internet, TKA SMP Digelar di Atas Bukit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/14\/1776126410_c6f2161a9fe4a82e99db.jpg\" alt=\"Listrik Mati, tak Ada Internet, TKA SMP Digelar di Atas Bukit\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pelaksanaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tes-kemampuan-akademik\" title=\"tes kemampuan akademik\">Tes Kemampuan Akademik<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tka\" title=\"TKA\">TKA<\/a>) di SMP 4 Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sempat berlangsung di atas bukit seiring gangguan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/internet\" title=\"Internet\">internet<\/a> akibat mati listrik. Gerak cepat pihak sekolah untuk menyesuaikan lokasi asesmen pun menuai apresiasi.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah pelaksanaan TKA di sana tetap berjalan lancar,\u201d ujar Kepala Dinas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pendidikan\" title=\"pendidikan\">Pendidikan<\/a> dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Antoni, Selasa (14\/4).\u00a0<\/p>\n<p>Situasi ini bermula dari kendala teknis yang terjadi tepat di hari pelaksanaan TKA. Sekolah yang sebelumnya telah menyiapkan ujian daring harus menghadapi gangguan listrik yang berdampak langsung pada jaringan internet nirkabel (wifi) di lokasi yang semestinya tersambung dengan listrik. Sekolah pun mencoba memakai jaringan internet berbasis telepon seluler. Sayangnya, sinyal seluler di sekolah kurang stabil.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/876545\/tka-harus-jadi-alat-perbaikan-kualitas-bukan-beban-baru-buat-siswa\" title=\"TKA harus Jadi Alat Perbaikan Kualitas, Bukan Beban Baru buat Siswa\" target=\"_blank\">TKA harus Jadi Alat Perbaikan Kualitas, Bukan Beban Baru buat Siswa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSinyal wifi dari seluler tidak stabil sehingga pelaksanaan di lokasi awal menjadi sulit,\u201d kata Antoni.<\/p>\n<p>Menghadapi kondisi tersebut, pihak sekolah bergerak cepat. Kepala sekolah bersama guru dan siswa mencari titik dengan sinyal lebih baik, meski harus berpindah lokasi dan mengandalkan koneksi dari ponsel. TKA pun digelar di tenda dengan jaringan ponsel. \u201cAnak-anak dan guru berinisiatif mencari titik yang ada sinyal (selular) agar ujian tetap bisa dilaksanakan,\u201d ungkap Antoni.<\/p>\n<p>Langkah cepat tersebut dinilai sebagai bentuk nyata dedikasi dan tanggung jawab guru di lapangan. Di tengah keterbatasan, para guru tetap berupaya memastikan proses asesmen berjalan tanpa harus menunda pelaksanaan.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/843697\/nilai-tes-akademik-nasional-rusak-parah-dpr-minta-evaluasi-total\" title=\"Nilai Tes Akademik Nasional Rusak Parah, DPR Minta Evaluasi Total\" target=\"_blank\">Nilai Tes Akademik Nasional Rusak Parah, DPR Minta Evaluasi Total<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Antoni, tanpa inisiatif tersebut, pelaksanaan TKA berisiko tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Hal ini tentu akan menimbulkan persoalan baru, baik bagi siswa maupun sekolah, terutama dalam menjaga kesinambungan proses evaluasi pembelajaran.\u00a0<\/p>\n<p>Dari sisi kebijakan, sekolah sebenarnya memiliki opsi untuk bergabung dengan satuan pendidikan lain. Namun, kondisi geografis menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. Akses menuju sekolah lain tidak hanya jauh, tetapi juga memiliki tingkat risiko tinggi, terutama ketika cuaca tidak mendukung. \u00a0\u201cJika bergabung ke sekolah lain, jaraknya jauh dan medannya berat, apalagi saat hujan sangat berisiko,\u201d jelas Antoni.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, sekolah memutuskan untuk melaksanakan ujian secara mandiri di lokasi yang dianggap paling memungkinkan. Meskipun terdapat akses jaringan melalui layanan BAKTI Kominfo dan Telkomsel, kondisi di lapangan tidak selalu stabil, terlebih saat terjadi gangguan listrik.\u00a0<\/p>\n<p>Kondisi ini juga menjadi gambaran nyata tantangan pendidikan di wilayah terpencil. Hingga saat ini, akses menuju sekolah masih terbatas dan memerlukan upaya lebih untuk menjangkaunya. Bahkan, dalam kondisi tertentu, perjalanan menuju lokasi tidak memungkinkan dilakukan dalam satu hari.\u00a0<\/p>\n<p>Antoni menilai dedikasi para guru di wilayah tersebut patut mendapatkan perhatian lebih luas. Mengajar di daerah dengan keterbatasan akses bukanlah hal yang mudah dan tidak semua orang bersedia menjalankannya. \u201cTidak banyak yang mau mengajar di daerah seperti itu, sehingga kami sangat menghargai dedikasi mereka,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Antoni menjelaskan, akses internet kini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Dengan semakin banyaknya materi yang tersedia secara digital, keterbatasan jaringan dapat berdampak langsung pada kualitas belajar siswa di daerah terpencil.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam keterangan resminya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengapresiasi inisiatif dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan khususnya satuan pendidikan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar.\u00a0<\/p>\n<p>Berdasarkan Petunjuk Teknis yang diterbitkan Kemendikdasmen, setiap sekolah memiliki opsi moda pelaksanaan TKA secara Daring dan Semi Daring dengan mempertimbangkan tingkat kesiapan infrastruktur dan tantangan geografis masing-masing. TKA Moda Daring membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk komputer proktor dan komputer peserta selama pelaksanaan TKA berlangsung.\u00a0<\/p>\n<p>Adapun \u00a0TKA Moda Semi Daring hanya membutuhkan koneksi internet ketika proses sinkronisasi, proses mengaktifkan komputer proktor, rilis token, dan unggah data jawaban peserta. Sementara akses komputer peserta ketika pelaksanaan TKA tidak memerlukan koneksi internet.<\/p>\n<p>Melalui mekanisme ini, satuan pendidikan memiliki opsi pelaksanaan TKA Mandiri maupun Menumpang. Satuan pendidikan dapat menentukan skema yang paling sesuai dengan kapasitas dan akses yang dimiliki. Dengan demikian, seluruh aspek teknis dan konsekuensi operasional dari metode yang dipilih telah menjadi bagian dari perencanaan masing-masing satuan pendidikan. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/879268\/listrik-mati-tak-ada-internet-tka-smp-digelar-di-atas-bukit\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP 4 Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sempat berlangsung di atas bukit seiring gangguan internet akibat mati listrik. Gerak cepat pihak sekolah untuk menyesuaikan lokasi asesmen pun menuai apresiasi.\u00a0 \u201cAlhamdulillah pelaksanaan TKA di sana tetap berjalan lancar,\u201d ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27319,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27318","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27318"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27318\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}