{"id":27211,"date":"2026-04-13T14:39:40","date_gmt":"2026-04-13T14:39:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/13\/perundingan-gagal-timur-tengah-bersiap-hadapi-babak-baru-perang\/"},"modified":"2026-04-13T14:39:40","modified_gmt":"2026-04-13T14:39:40","slug":"perundingan-gagal-timur-tengah-bersiap-hadapi-babak-baru-perang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/13\/perundingan-gagal-timur-tengah-bersiap-hadapi-babak-baru-perang\/","title":{"rendered":"Perundingan Gagal, Timur Tengah Bersiap Hadapi Babak Baru Perang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/13\/1776090208_d5b7dccf34370c9f439a.jpg\" alt=\"Perundingan Gagal, Timur Tengah Bersiap Hadapi Babak Baru Perang\"\/><figcaption>Foto satelit Pelabuhan Bandar Abbas di Selat Hormuz(Dok AFP\/Planet ABS PBC)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEGAGALAN perundingan antara Amerika Serikat dan Iran memicu kecemasan luas di Timur Tengah. Di tengah situasi yang sudah tegang, kawasan itu kini bersiap menghadapi kemungkinan konflik lanjutan terlebih setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade laut di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat hormuz\">Selat Hormuz<\/a>.<\/p>\n<p>Setelah negosiasi di Islamabad, Wakil Presiden AS JD Vance mengakui perbedaan mendasar antara Washington dan Teheran belum bisa dijembatani. Kedua delegasi pun meninggalkan Pakistan tanpa kesepakatan. Hal itu juga memunculkan ketidakpastian apakah gencatan senjata dua pekan masih akan bertahan.<\/p>\n<p>Di berbagai penjuru kawasan, rasa cemas semakin terasa. Banyak warga menilai situasi bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga mereka hanya bisa menjalani hari demi hari di tengah ketidakpastian.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/879156\/prancis-dan-inggris-siapkan-konferensi-misi-navigasi-hormuz-fokus-pada-keamanan-maritim\" title=\"Prancis dan Inggris Siapkan Konferensi Misi Navigasi Hormuz, Fokus pada Keamanan Maritim\" target=\"_blank\">Prancis dan Inggris Siapkan Konferensi Misi Navigasi Hormuz, Fokus pada Keamanan Maritim<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSituasi bisa berubah kapan saja. Kami hanya bisa menjalaninya hari per hari,\u201d kata Aishah, seorang konsultan ekonomi di Doha.<\/p>\n<p>Kegagalan perundingan sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bagi sebagian pihak. Perbedaan kepentingan yang tajam antara kedua negara dinilai menjadi penghalang utama tercapainya kesepakatan.<\/p>\n<p>Di Israel, persepsi publik terhadap perang juga terbelah. Sebuah survei menunjukkan hanya sebagian kecil warga yang menilai konflik melawan Iran sebagai keberhasilan sedangkan lebih banyak yang menganggapnya gagal. Hanya 10% masyarakat Israel yang percaya perang melawan Iran merupakan keberhasilan signifikan sedangkan 32% lainnya menilai perang tersebut sebagai kegagalan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/878847\/donald-trump-perintahkan-angkatan-laut-as-blokade-selat-hormuz-usai-gagal-perudingan\" title=\"Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz Usai Gagal Perudingan\" target=\"_blank\">Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz Usai Gagal Perudingan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Harapan damai di Iran pun cepat memudar. Warga mengaku situasi yang berkepanjangan telah memicu tekanan psikologis dan ketidakpastian.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat berharap mereka berdamai. Sudah lebih dari sebulan semua orang hidup dalam tekanan,\u201d ujar Mahsa, pekerja di Teheran.<\/p>\n<p>Kekhawatiran serupa juga dirasakan di negara lain di kawasan Teluk. Seorang ibu rumah tangga asal Mesir yang tinggal di Abu Dhabi mengaku cemas serangan akan kembali terjadi dan berdampak pada keluarganya.<\/p>\n<p>\u201cSaya khawatir serangan akan kembali dan membuat kami tegang lagi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ketegangan kian meningkat setelah Trump memerintahkan blokade laut di Selat Hormuz dengan ancaman akan mencegat kapal yang bertransaksi dengan Iran. Langkah itu dinilai dapat mempersempit ruang ekonomi Teheran tetapi juga meningkatkan risiko konfrontasi langsung.<\/p>\n<p>Sementara itu di Libanon, situasi bahkan tidak pernah benar-benar tenang. Seorang dokter gigi di Libanon, Kamal Qutaish, menggambarkan negaranya sebagai arena konflik global. Dia khawatir dampak kegagalan diplomasi tidak hanya dirasakan secara lokal tetapi juga secara internasional.<\/p>\n<p>\u201cJika negosiasi gagal, dampaknya bukan hanya untuk kami, tapi seluruh dunia. Hanya orang gila yang tidak merasa takut,\u201d ujarnya. (AFP\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/879180\/perundingan-gagal-timur-tengah-bersiap-hadapi-babak-baru-perang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto satelit Pelabuhan Bandar Abbas di Selat Hormuz(Dok AFP\/Planet ABS PBC) KEGAGALAN perundingan antara Amerika Serikat dan Iran memicu kecemasan luas di Timur Tengah. Di tengah situasi yang sudah tegang, kawasan itu kini bersiap menghadapi kemungkinan konflik lanjutan terlebih setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade laut di Selat Hormuz. Setelah negosiasi di Islamabad, Wakil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27212,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27211"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27211\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}