{"id":27141,"date":"2026-04-13T09:23:24","date_gmt":"2026-04-13T09:23:24","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/13\/populasi-ikan-sapu-sapu-penuhi-sungai-perkotaan-di-kalsel\/"},"modified":"2026-04-13T09:23:24","modified_gmt":"2026-04-13T09:23:24","slug":"populasi-ikan-sapu-sapu-penuhi-sungai-perkotaan-di-kalsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/13\/populasi-ikan-sapu-sapu-penuhi-sungai-perkotaan-di-kalsel\/","title":{"rendered":"Populasi Ikan Sapu-Sapu Penuhi Sungai Perkotaan di Kalsel"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/13\/1776071337_5ef0e9cf56d46bbbbbaa.jpg\" alt=\"Populasi Ikan Sapu-Sapu Penuhi Sungai Perkotaan di Kalsel\"\/><figcaption>Ilustrasi(MI\/Denny Susanto)<\/figcaption><\/figure>\n<p>POPULASI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ikan-sapu-sapu\" title=\"ikan sapu-sapu\">ikan sapu-sapu<\/a> (<em>Hypostomus plecostomus<\/em>)\u00a0juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan. Di Kota Banjarbaru, ibu kota provinsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kalsel\" title=\"Kalsel\">Kalsel<\/a>, ikan sapu-sapu sudah sulit ditanggulangi dan memenuhi aliran Sungai Kemuning hingga Danau Lokodat, Bandara Syamsudin Noor.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak beberapa tahun lalu Pemko Banjarbaru telah berupaya mengatasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/populasi-ikan-sapu-sapu\" title=\"populasi ikan sapu-sapu\">populasi ikan sapu-sapu<\/a> terutama yang ada di sepanjang Sungai Kemuning,&#8221; ungkap Kasi Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Banjarbaru, Lindri Giwaningtyas, Senin (13\/4).<\/p>\n<h2>Ekosistem Sungai Terganggu<\/h2>\n<p>Menurutnya terus bertambahnya populasi ikan sapu-sapu telah berdampak pada ekosistem sungai di Kota Banjarbaru. Tercatat pada 2019, Pemko Banjarbaru bekerja sama dengan pegiat lingkungan dan Universitas Lambung Mangkurat melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Sungai Kemuning. Dalam \u00a0aksi tersebut berhasil ditangkap sebanyak empat ton hanya dalam waktu dua jam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/285280\/kerugian-bencana-sosial-di-kalsel-hampir-rp100-miliar\" title=\"Kerugian Bencana Sosial di Kalsel Hampir Rp100 Miliar\" target=\"_blank\">Kerugian Bencana Sosial di Kalsel Hampir Rp100 Miliar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Selanjutnya setiap tahun kita melakukan aksi bersih sungai termasuk penangkapan ikan sapu-sapu bersama masyarakat dan mahasiswa pecinta lingkungan. Dalam waktu dekat kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu kembali kita laksanakan,&#8221; kata Lindri.\u00a0<\/p>\n<p>Penangkapan ikan sapu-sapu jadi bagian kegiatan pembesihan dan pemulihan ekosistem sungai, Sungai Kemuning merupakan obyek wisata kota. Pemko Banjarbaru masih berupaya mencari strategi guna mengatasi invasi ikan sapu-sapu ini.<\/p>\n<p>Khairuddin, Kabid Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, mengatakan populasi ikan sapu-sapu banyak berkembang di sungai-sungai perkotaan seperti Kota Banjarbaru, Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/281818\/indonesia-butuh-sosok-pemersatu-seperti-soekarno\" title=\"Indonesia Butuh Sosok Pemersatu seperti Soekarno\" target=\"_blank\">Indonesia Butuh Sosok Pemersatu seperti Soekarno<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini lebih mirip aliran sungai atau parit yang menjadi lokasi pembuangan limbah. Species sapu-sapu merupakan spesies invasif dan berbahaya. Justru menjadi indikator pencemaran perairan dan jika diperairan terbuka maka populasinya kurang,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Terkait penanganan sapu-sapu dikatakannya menjadi kewenangan kabupaten\/kota. Namun pihaknya akan melalukan penelitian dalam rangka pemanfaatan ikan sapu-sapu baik untuk pakan ternak dan perikanan maupun manfaat lainnya. &#8220;Sejauh ini ya penanganannya dikubur, karena khawatir adanya logam berat jika dikonsumsi atau untuk pakan,&#8221; kata Khairuddin.<\/p>\n<p>Selain ikan sapu-sapu beberapa spesies ikan invasif juga mengancam populasi ikan di perairan Kalsel seperti ikan Lohan di Waduk Riam Kanan hingga Arapaima, meski tidak semasif ikan sapu-sapu. (DY\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/879055\/populasi-ikan-sapu-sapu-penuhi-sungai-perkotaan-di-kalsel\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI\/Denny Susanto) POPULASI ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus)\u00a0juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan. Di Kota Banjarbaru, ibu kota provinsi Kalsel, ikan sapu-sapu sudah sulit ditanggulangi dan memenuhi aliran Sungai Kemuning hingga Danau Lokodat, Bandara Syamsudin Noor. &#8220;Sejak beberapa tahun lalu Pemko Banjarbaru telah berupaya mengatasi populasi ikan sapu-sapu terutama yang ada di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-27141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}