{"id":26807,"date":"2026-04-12T16:52:32","date_gmt":"2026-04-12T16:52:32","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/duta-besar-iran-ungkap-alasan-2-kapal-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz\/"},"modified":"2026-04-12T16:52:32","modified_gmt":"2026-04-12T16:52:32","slug":"duta-besar-iran-ungkap-alasan-2-kapal-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/duta-besar-iran-ungkap-alasan-2-kapal-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Duta Besar Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/12\/1776001311_2076a0f7b5d128734a0e.jpg\" alt=\"Duta Besar Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz\"\/><figcaption>Selat Hormuz(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DUTA Besar Republik Islam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a> untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menjelaskan alasan kapal tanker milik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertamina\" title=\"Pertamina\">Pertamina<\/a> masih berada di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Ia mengatakan kondisi di Selat Hormuz belum normal akibat adanya sensitivitas perang. Setiap kapal yang melintasi jalur vital distribusi minyak global itu perlu mengikutip prosedur ketat dari otoritas Iran.<\/p>\n<p>&#8220;Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Harus melalui beberapa protokol yang ditetapkan oleh pihak keamanan,&#8221; terang Boroujerdi di Jakarta, Sabtu (11\/4).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874158\/sinyal-hijau-iran-untuk-kapal-tanker-pertamina-yang-tertahan-di-selat-hormuz\" target=\"_blank\" title=\"Sinyal Hijau Iran untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz\">Sinyal Hijau Iran untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kapal-kapal yang akan melintasi Selat Hormuz, sambung dia, harus melakukan negosiasi dan koordinasi dengan otoritas Iran termasuk penjaga keamanan. Hal itu diwajibkan selama konflik di Timur Tengah berlangsung.<\/p>\n<p>Seperti diberitakan, dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) tertahan di Teluk Persia.\u00a0<\/p>\n<p>Boroujerdi menegaskan Iran tidak menutup akses Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa kapal-kapal yang akan melintas harus mematuhi protokol yang ditetapkan.<\/p>\n<p>Kapal milik Pertamina itu belum bisa melintasi Selat Hormuz karena situasi keamanan yang belum sepenuhnnya kondusif.<\/p>\n<p>Konflik Iran, Amerika Serikat dan Israel masuk pada fase gencatan senjata sementara. Namun, perundingan di Islamabad antara Iran dan AS tidak tercapai.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/878825\/duta-besar-iran-ungkap-alasan-2-kapal-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selat Hormuz(AFP) DUTA Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menjelaskan alasan kapal tanker milik Pertamina masih berada di Selat Hormuz.\u00a0 Ia mengatakan kondisi di Selat Hormuz belum normal akibat adanya sensitivitas perang. Setiap kapal yang melintasi jalur vital distribusi minyak global itu perlu mengikutip prosedur ketat dari otoritas Iran. &#8220;Selat Hormuz saat ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26808,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-26807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26807"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26807\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}