{"id":26743,"date":"2026-04-12T14:15:23","date_gmt":"2026-04-12T14:15:23","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/bmkg-tegaskan-benda-langit-bercahaya-di-malang-bukan-rudal-tapi-roket\/"},"modified":"2026-04-12T14:15:23","modified_gmt":"2026-04-12T14:15:23","slug":"bmkg-tegaskan-benda-langit-bercahaya-di-malang-bukan-rudal-tapi-roket","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/bmkg-tegaskan-benda-langit-bercahaya-di-malang-bukan-rudal-tapi-roket\/","title":{"rendered":"BMKG Tegaskan Benda Langit Bercahaya di Malang bukan Rudal tapi Roket"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/12\/1776002964_005ef739875c833fc952.jpg\" alt=\"BMKG Tegaskan Benda Langit Bercahaya di Malang bukan Rudal tapi Roket\"\/><figcaption>Benda bercahaya di langit Malang, Jawa Timur(Instagram\/@malang_kidulan)<\/figcaption><\/figure>\n<p>BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) Stasiun Geofisika <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/malang\" title=\"Malang\">Malang<\/a> menegaskan bahwa benda bercahaya di langit Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rudal\" title=\"Rudal\">rudal<\/a>, melainkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/roket\" title=\"Roket\">roket<\/a> yang terbakar ketika memasuki atmosfer.<\/p>\n<p>&#8220;Analisa awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa atau tahap roket yang terbakar \u00a0saat memasuki atmosfer bumi,&#8221; ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso di Jawa Timur, Minggu (12\/4).<\/p>\n<p>Menurutnya roket ataupun sampah antariksa itu seperti ekor ubur-ubur atau space jellyfish yang disebabkan pantulan sinar matahari pada gas buang roket. \u00a0 \u00a0\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/701839\/rudal-hipersonik-yang-digunakan-houthi-untuk-serang-israel\" title=\"Rudal Hipersonik yang Digunakan Houthi untuk Serang Israel\" target=\"_blank\">Rudal Hipersonik yang Digunakan Houthi untuk Serang Israel<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Cahaya yang memanjang dengan ekor gas yang lebar, kata dia, dapat berasal dari roket Tiongkok, seperti Long March CZ-3B.<\/p>\n<p>Roket tersebut memantulkan cahaya matahari di ketinggian saat bumi sudah gelap.<\/p>\n<p>Benda bercahaya yang muncul di \u00a0langit Kabupaten Malang, ujar dia, pernah terlihat di wilayah lain di Indonesia seperti di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/697284\/gempa-bumi-m37-guncang-kabupaten-malang-jawa-timur\" title=\"Gempa Bumi M3.7 Guncang Kabupaten Malang, Jawa Timur\" target=\"_blank\">Gempa Bumi M3.7 Guncang Kabupaten Malang, Jawa Timur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Ricko hal itu sering terjadi di wilayah khatulistiwa yang menjadi jalur orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar.<\/p>\n<p>BMKG meminta masyarakat tak panik atau berspekulasi soal munculnya penampakan benda tersebut.<\/p>\n<p>Penampakan benda langit bercahaya di Malang muncul, Sabtu (11\/4) dan terekam oleh kamera ponsel warga. Video itu diunggah melalui akun <em>Instagram @malang_kidulan<\/em>. (Ant\/H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/878830\/bmkg-tegaskan-benda-langit-bercahaya-di-malang-bukan-rudal-tapi-roket\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benda bercahaya di langit Malang, Jawa Timur(Instagram\/@malang_kidulan) BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang menegaskan bahwa benda bercahaya di langit Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan rudal, melainkan roket yang terbakar ketika memasuki atmosfer. &#8220;Analisa awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa atau tahap roket yang terbakar \u00a0saat memasuki atmosfer bumi,&#8221; ujar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-26743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26743"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26743\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}