{"id":26699,"date":"2026-04-12T11:23:24","date_gmt":"2026-04-12T11:23:24","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/lindee-cremona-rilis-single-yang-masih-bisa-berdoa-gandeng-jubing-kristianto\/"},"modified":"2026-04-12T11:23:24","modified_gmt":"2026-04-12T11:23:24","slug":"lindee-cremona-rilis-single-yang-masih-bisa-berdoa-gandeng-jubing-kristianto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/12\/lindee-cremona-rilis-single-yang-masih-bisa-berdoa-gandeng-jubing-kristianto\/","title":{"rendered":"Lindee Cremona Rilis Single Yang Masih Bisa Berdoa, Gandeng Jubing Kristianto"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/12\/1775992612_8c7fbab43fc33891391a.jpg\" alt=\"Lindee Cremona Rilis Single Yang Masih Bisa Berdoa, Gandeng Jubing Kristianto\"\/><figcaption>Lindee Cremona(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENYANYI muda berbakat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lindee-cremona\" title=\"Lindee Cremona\">Lindee Cremona<\/a>, kembali memperkuat pijakannya di industri <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> Tanah Air melalui karya terbaru. Kali ini, ia merilis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/single\" title=\"single\">single<\/a> bertajuk <em>Yang Masih Bisa Berdoa<\/em>, sebuah lagu yang tidak hanya menonjolkan kualitas vokal, tetapi juga kedalaman makna spiritual dan emosional.<\/p>\n<p>Lagu ini digubah oleh Albert Kenchen, yang merangkai lirik dengan pendekatan yang sangat personal. Melalui lagu ini, Lindee memperlihatkan transformasi musikal yang signifikan, dengan kualitas produksi yang lebih matang serta karakter vokal yang kian kuat namun tetap mempertahankan sisi kepolosan khas anak-anak.<\/p>\n<h3>Kolaborasi Musisi Lintas Generasi<\/h3>\n<p>Kekuatan utama dari single ini terletak pada kolaborasi apik antara Lindee dengan empat musisi berpengalaman. Kehadiran para maestro ini memberikan sentuhan warna musik yang lebih manis, hangat, dan elegan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/869239\/sentuhan-magis-empat-musisi-lindee-cremona-rilis-single-yang-masih-bisa-berdoa\" title=\"Sentuhan Magis Empat Musisi, Lindee Cremona Rilis Single Yang Masih Bisa Berdoa\" target=\"_blank\">Sentuhan Magis Empat Musisi, Lindee Cremona Rilis Single Yang Masih Bisa Berdoa<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Yang Masih Bisa Berdoa (Official Music Video)\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/kpqFL8ooF84?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Salah satu kolaborasi yang paling mencolok adalah keterlibatan gitaris klasik kenamaan, <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jubing-kristianto\" title=\"Jubing Kristianto\">Jubing Kristianto<\/a><\/strong>. Permainan gitar klasiknya yang khas memberikan nuansa intim dan atmosfer yang tenang, membuat aransemen lagu terasa lebih berkarakter dan menyentuh hati pendengar sejak dentuman nada pertama.<\/p>\n<p>Di kursi produser dan <em>arranger<\/em>, terdapat nama <strong>Nissan Fortz<\/strong>. Musisi yang pernah masuk dalam nominasi AMI Award ini berhasil meramu aransemen yang emosional namun tetap proporsional bagi karakter vokal Lindee. Sementara itu, pengarahan vokal (<em>vocal directing<\/em>) dipercayakan kepada <strong>Pace Kribo<\/strong>, yang sukses memoles suara Lindee menjadi lebih lembut dan penuh rasa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/855345\/lindee-cremona-rilis-single-senyum-papa-sebagai-kado-untuk-sang-ayah\" title=\"Lindee Cremona Rilis Single Senyum Papa sebagai Kado untuk Sang Ayah\" target=\"_blank\">Lindee Cremona Rilis Single Senyum Papa sebagai Kado untuk Sang Ayah<\/a><\/strong><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\">\n<h4 style=\"margin-top: 0;\">Detail Produksi Single <em>Yang Masih Bisa Berdoa<\/em><\/h4>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e2e2e2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Peran<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Nama Musisi \/ Profesional<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Penyanyi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Lindee Cremona<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Pencipta Lagu &amp; Lirik<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Albert Kenchen<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Gitar Klasik<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Jubing Kristianto<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Produser &amp; Arranger<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Nissan Fortz<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Vocal Director<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Pace Kribo<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Engineering &amp; Recording<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Wendy Bagindas<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Pesan Ketulusan dalam Doa<\/h3>\n<p>Secara tematik, <em>Yang Masih Bisa Berdoa<\/em>\u00a0mengangkat pesan tentang harapan dan komunikasi jujur antara manusia dengan Sang Pencipta serta orang-orang terkasih. Albert Kenchen menekankan bahwa doa adalah bentuk kejujuran paling sederhana yang bisa dilakukan oleh siapa saja.<\/p>\n<p>Proses teknis rekaman yang ditangani oleh Wendy Bagindas memastikan kualitas audio yang jernih, sehingga pesan positif dalam lagu ini tersampaikan dengan sempurna kepada pendengar. Kolaborasi lintas generasi ini membuktikan bahwa musik dengan pesan moral yang kuat tetap memiliki tempat istimewa di industri musik modern.<\/p>\n<p>Saat ini, single terbaru dari Lindee Cremona sudah dapat dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital (DSP) seperti Spotify, Apple Music, dan lainnya. Lagu ini diharapkan dapat menjadi teman bagi mereka yang ingin menyampaikan doa dan cinta melalui melodi yang hangat.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/878784\/lindee-cremona-rilis-single-yang-masih-bisa-berdoa-gandeng-jubing-kristianto\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lindee Cremona(MI\/HO) PENYANYI muda berbakat, Lindee Cremona, kembali memperkuat pijakannya di industri musik Tanah Air melalui karya terbaru. Kali ini, ia merilis single bertajuk Yang Masih Bisa Berdoa, sebuah lagu yang tidak hanya menonjolkan kualitas vokal, tetapi juga kedalaman makna spiritual dan emosional. Lagu ini digubah oleh Albert Kenchen, yang merangkai lirik dengan pendekatan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-26699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26699"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26699\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}