{"id":25847,"date":"2026-04-10T11:10:44","date_gmt":"2026-04-10T11:10:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/kenali-gejala-3c-campak-anak-sakit-diimbau-tidak-masuk-sekolah\/"},"modified":"2026-04-10T11:10:44","modified_gmt":"2026-04-10T11:10:44","slug":"kenali-gejala-3c-campak-anak-sakit-diimbau-tidak-masuk-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/kenali-gejala-3c-campak-anak-sakit-diimbau-tidak-masuk-sekolah\/","title":{"rendered":"Kenali Gejala 3C Campak, Anak Sakit Diimbau tidak Masuk Sekolah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/10\/1775818386_67d6befb02b7a0eb4656.jpg\" alt=\"Kenali Gejala 3C Campak, Anak Sakit Diimbau tidak Masuk Sekolah\"\/><figcaption>Seorang dokter melayani pasien balita yang akan menjalani vaksinasi campak di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27\/3\/2026).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PEMERINTAH mengimbau orang tua dan sekolah untuk mewaspadai <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gejala-campak\" title=\"gejala campak\">gejala campak<\/a> pada anak, terutama dengan mengenali tanda khas 3C, yakni batuk, pilek, dan mata merah. Anak yang mengalami gejala tersebut diminta tidak masuk sekolah guna mencegah penularan yang sangat cepat.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit dengan tingkat penularan tinggi.<\/p>\n<p>\u201cKemampuan penularan virus campak ini sekitar 12-18. Artinya satu penderita bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang,\u201d ujar Andi dalam konferensi pers, Jumat (10\/4).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/878244\/kemenkes-pastikan-tidak-ada-varian-baru-pada-virus-campak\" title=\"Kemenkes Pastikan tidak Ada Varian Baru pada Virus Campak\" target=\"_blank\">Kemenkes Pastikan tidak Ada Varian Baru pada Virus Campak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, orang tua diminta lebih waspada terhadap kondisi anak, terutama yang masih bersekolah. \u201cJika ada gejala demam kemudian batuk, sebaiknya tidak perlu masuk ke sekolah, pastikan dibawa ke fasilitas kesehatan dan setelah sembuh baru kembali belajar,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, guru juga memiliki peran penting dalam mendeteksi dini gejala campak di lingkungan sekolah. \u201cKalau sudah ada gejala 3C, yaitu batuk, pilek, dan konjungtivitis atau mata merah, itu harus diwaspadai dan segera diperiksakan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jika ditemukan kasus di kelas, sekolah diminta segera berkoordinasi dengan puskesmas untuk dilakukan pelacakan dan pengawasan. \u201cKalau ada satu anak terkena campak, sebaiknya dirumahkan dulu, tidak perlu sekolah supaya penularan berhenti,\u201d kata Andi.<\/p>\n<p>Pemerintah, kata dia, juga menyiapkan langkah lanjutan jika kasus meningkat, seperti imunisasi kejar hingga <em>Outbreak Response Immunization<\/em> (ORI) di wilayah terdampak. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/878249\/kenali-gejala-3c-campak-anak-sakit-diimbau-tidak-masuk-sekolah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang dokter melayani pasien balita yang akan menjalani vaksinasi campak di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27\/3\/2026).(Antara) PEMERINTAH mengimbau orang tua dan sekolah untuk mewaspadai gejala campak pada anak, terutama dengan mengenali tanda khas 3C, yakni batuk, pilek, dan mata merah. Anak yang mengalami gejala tersebut diminta tidak masuk sekolah guna mencegah penularan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25848,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-25847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25847\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}