{"id":25710,"date":"2026-04-10T06:11:40","date_gmt":"2026-04-10T06:11:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/cegah-malaria-dan-dbd-oikn-latih-kemampuan-tim-k3-proyek\/"},"modified":"2026-04-10T06:11:40","modified_gmt":"2026-04-10T06:11:40","slug":"cegah-malaria-dan-dbd-oikn-latih-kemampuan-tim-k3-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/cegah-malaria-dan-dbd-oikn-latih-kemampuan-tim-k3-proyek\/","title":{"rendered":"Cegah Malaria dan DBD, OIKN Latih Kemampuan Tim K3 Proyek"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/10\/1775800965_45089bb6ae8ee3d4bd6b.jpeg\" alt=\"Cegah Malaria dan DBD, OIKN Latih Kemampuan Tim K3 Proyek \"\/><figcaption>Pelatihan Kader Pencegahan Malaria dan DBD di IKN.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>GUNA mencegah merebaknya malaria dan demam berdarah dengue (DBD) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendorong dan memaksimalkan peran kader kesehatan sebagai ujung tombak pengendalian dan memberikan pelatihan pencegahan malaria dan DBD di IKN pada tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) proyek pembangunan kontruksi di IKN , Kamis (9\/4) di Multifunction Hall Kantor Bersama 4, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN<\/p>\n<p>\u201cMelalui Pelatihan Kader Pencegahan Malaria dan DBD yang digelar, maka pemerintah menegaskan bahwa pengendalian penyakit menular tidak lagi bertumpu pada sektor kesehatan semata,\u201d tegas Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito dalam arahannya.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, pelatihan ini diikuti oleh pengelola hunian dan tim K3\u00a0 berbagai paket pekerjaan di wilayah KIPP IKN. Mereka diproyeksikan menjadi kader kesehatan yang berperan dalam edukasi masyarakat, pengendalian lingkungan, serta pencegahan penyakit di lingkungan kerja masing-masing.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/834820\/program-cek-kesehatan-gratis-digelar-di-tujuh-kecamatan-wilayah-delineasi-ikn\" title=\"Program Cek Kesehatan Gratis Digelar di Tujuh Kecamatan Wilayah Delineasi IKN\" target=\"_blank\">Program Cek Kesehatan Gratis Digelar di Tujuh Kecamatan Wilayah Delineasi IKN<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut, setelah pelatihan ini OIKN akan membentuk tim kader kesehatan IKN, melalui surat keputusan resmi, beranggotakan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan, dan diharapkan dapat menjalankan peran dalam edukasi masyarakat, pengendalian vektor di lingkungan, serta pencegahan penyakit secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKami menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memutus rantai penularan. Pengendalian malaria dan DBD tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan. Peran masyarakat menjadi kunci utama,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dijelaskannya, malaria ditularkan oleh nyamuk anopheles, sedangkan DBD oleh aedes aegypti. Namun jika vektornya dapat dikendalikan, penularan dapat dicegah. Memang wilayah KIPP IKN saat ini sudah tidak memiliki penularan malaria lokal.\u00a0 \u201cMeskipun tidak memiliki penularan malaria lokal, tetapi kasus DBD masih menjadi tantangan yang harus dihadapi,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/830377\/presiden-tegaskan-kembali-setujui-anggaran-dan-lanjutkan-pembangunan-ikn\" title=\"Presiden Tegaskan Kembali Setujui Anggaran dan Lanjutkan Pembangunan IKN\" target=\"_blank\">Presiden Tegaskan Kembali Setujui Anggaran dan Lanjutkan Pembangunan IKN<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Oleh karena itu, OIKN menargetkan penurunan kasus DBD hingga 50% melalui penguatan sistem kewaspadaan dini dan peningkatan peran masyarakat, terutama di kawasan hunian dan area konstruksi yang berisiko tinggi akibat genangan air.<\/p>\n<p><strong>PENDEKATAN BERBASIS MASYARAKAT<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nDi tempat yang sama, perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Bambang Siswanto, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis masyarakat dalam pengendalian penyakit. Saat ini, pihaknya sedang menggencarkan program \u2018Kampung Bebas Jentik\u2019.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini memiliki tujuan untuk mengendalikan vektor penyakit seperti malaria dan DBD, program tersebut telah diujicobakan di sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Pengendalian jentik nyamuk jenis ini, lanjutnya, harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPeran utama kini berada pada camat, kepala desa, dan pemerintah daerah, sementara tenaga kesehatan berperan sebagai pendamping teknis. Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun konsep kawasan bebas jentik untuk area khusus seperti kawasan industri dan kawasan IKN,\u201d urainya.<\/p>\n<p><strong>TANTANGAN PENGENDALIAN<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nMenurutnya, di lapangan tantangan pengendalian penyakit muncul seiring aktivitas pembangunan. Area konstruksi dinilai menjadi titik rawan berkembangnya nyamuk akibat genangan air.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, perwakilan seorang peserta HSE Paket Proyek Yudikatif, Reza menerangkan, pihaknya di site proyek dan di paket-paket lainnya apabila ada pekerja baru masuk akan diperkenalkan sistem HSE induction atau screening kesehatan. \u201cKami juga menanyakan riwayat penyakit sebelumnya, berasal dari daerah mana dan sebagainya,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/878137\/cegah-malaria-dan-dbd-oikn-latih-kemampuan-tim-k3-proyek-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatihan Kader Pencegahan Malaria dan DBD di IKN.(Dok.Istimewa) GUNA mencegah merebaknya malaria dan demam berdarah dengue (DBD) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendorong dan memaksimalkan peran kader kesehatan sebagai ujung tombak pengendalian dan memberikan pelatihan pencegahan malaria dan DBD di IKN pada tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) proyek pembangunan kontruksi di IKN , Kamis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25711,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-25710","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25710"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25710\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}