{"id":25595,"date":"2026-04-10T01:07:45","date_gmt":"2026-04-10T01:07:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/program-mbg-prioritaskan-kelompok-rentan-b3\/"},"modified":"2026-04-10T01:07:45","modified_gmt":"2026-04-10T01:07:45","slug":"program-mbg-prioritaskan-kelompok-rentan-b3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/10\/program-mbg-prioritaskan-kelompok-rentan-b3\/","title":{"rendered":"Program MBG Prioritaskan Kelompok Rentan B3"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/10\/1775782944_df68f93dd9c24c6ca297.jpeg\" alt=\"Program MBG Prioritaskan Kelompok Rentan B3\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PEMERINTAH menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mbg\" title=\"mbg\">MBG<\/a>) untuk memprioritaskan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kelompok-rentan\" title=\"kelompok rentan\">kelompok rentan<\/a> atau B3 sebagai penerima manfaat utama.<br \/>&#13;<br \/>\nHal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur di Malang, Jawa Timur, Kamis (9\/4\/2026).<\/p>\n<p>Kelompok rentan B3 dalam konteks program ini mencakup bumil (ibu hamil), busui (ibu menyusui), dan balita (anak di bawah lima tahun), yang menjadi sasaran utama intervensi pemenuhan gizi.<br \/>&#13;<br \/>\nSony mengatakan selain menyasar kelompok rentan, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/program-mbg\" title=\"program MBG\">program MBG<\/a> juga menaruh perhatian besar pada aspek hygiene dan sanitasi sebagai bagian penting dari pelaksanaan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini tidak hanya soal distribusi makanan, tapi juga membangun kesadaran atas pentingnya kebersihan dan sanitasi,\u201d ujar Sony.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/867511\/bgn-tutup-pendaftaran-mitra-mbg-waspada-jual-beli-titik-sppg\" title=\"BGN Tutup Pendaftaran Mitra MBG, Waspada Jual Beli Titik SPPG\" target=\"_blank\">BGN Tutup Pendaftaran Mitra MBG, Waspada Jual Beli Titik SPPG<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan MBG memberikan efek multiplier bagi masyarakat, termasuk membuka peluang kerja bagi relawan, khususnya di daerah kurang berkembang. Program ini juga jadi bagian upaya mempersiapkan Generasi Emas 2045 yang membutuhkan pendekatan luar biasa.<\/p>\n<p>Dalam waktu dekat, jelas dia, selama satu bulan ke depan, pemerintah memproyeksikan ekspansi signifikan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil dan pelosok.<br \/>&#13;<br \/>\nPendataan penerima manfaat, lanjutnya, dilakukan secara terstruktur dengan mencakup kelompok rentan dan peserta didik yang terdaftar dalam sistem Dapodik dan Dikdasmen. Hingga kini, telah dikembangkan sistem database berbasis media sosial yang mencakup 3.801 SPPG di Jawa Timur, dengan 1.996 data telah terhimpun.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tetapi juga memberikan keuntungan bagi petani serta mendorong perekonomian nasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/865355\/kepala-bgn-tegaskan-anggaran-rp268-triliun-mbg-tak-ganggu-pendidikan-kesehatan-dan-bansos\" title=\"Kepala BGN Tegaskan Anggaran Rp268 Triliun MBG tak Ganggu Pendidikan, Kesehatan dan Bansos\" target=\"_blank\">Kepala BGN Tegaskan Anggaran Rp268 Triliun MBG tak Ganggu Pendidikan, Kesehatan dan Bansos<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cProgram ini mendukung kecerdasan anak karena asupan gizinya tepat. Di sisi lain, petani juga mendapatkan manfaat ekonomi,\u201d kata Zulkifli.<br \/>&#13;<br \/>\nIa menegaskan pentingnya penerapan prinsip ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah, termasuk inisiatif pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) yang ditargetkan berjalan pada 2027\u20132028. Selain itu, koperasi desa dinilai harus berfungsi optimal untuk mendukung kelancaran program.<\/p>\n<p>Ketua Umum DPP Gapembi Alven Stony menyatakan organisasinya mendukung penuh pelaksanaan program MBG karena dinilai memiliki manfaat besar bagi generasi Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini berdampak signifikan pada peningkatan kualitas generasi ke depan, dan berkembang sangat cepat daripada negara lain,\u201d ujar Alven.<\/p>\n<p>Ia pun berharap pelantikan DPW Gapembi Jawa Timur menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mempercepat implementasi program MBG secara berkelanjutan.<br \/>&#13;<br \/>\nAdapun Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak berharap manfaat program tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga oleh masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai pemasok bahan baku, relawan, maupun dalam peran pendukung lainnya.<\/p>\n<p>Menurut Emil, SPPG berperan sebagai perpanjangan tangan BGN dalam pelaksanaan program di lapangan. Karena itu, Gapembi diharapkan turut berkontribusi dalam pengawasan quality control sekaligus menyukseskan program. \u201cTujuan akhirnya adalah memberikan kemaslahatan luas bagi masyarakat Indonesia,\u201d kata Emil. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/878094\/program-mbg-prioritaskan-kelompok-rentan-b3\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) PEMERINTAH menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memprioritaskan kelompok rentan atau B3 sebagai penerima manfaat utama.&#13; Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur di Malang, Jawa Timur, Kamis (9\/4\/2026). Kelompok rentan B3 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25596,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-25595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25595"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25595\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}