{"id":25474,"date":"2026-04-09T20:01:27","date_gmt":"2026-04-09T20:01:27","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/09\/aming-bongkar-sisi-lain-karakter-jahat-di-ghost-in-the-cell\/"},"modified":"2026-04-09T20:01:27","modified_gmt":"2026-04-09T20:01:27","slug":"aming-bongkar-sisi-lain-karakter-jahat-di-ghost-in-the-cell","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/09\/aming-bongkar-sisi-lain-karakter-jahat-di-ghost-in-the-cell\/","title":{"rendered":"Aming Bongkar Sisi Lain Karakter Jahat di Ghost in the Cell"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/09\/1775752959_aabad30cfe5f5890657e.jpg\" alt=\"Aming Bongkar Sisi Lain Karakter Jahat di Ghost in the Cell\"\/><figcaption>Aktor Aming dalam film Ghost in The Cell(Dok Instagram )<\/figcaption><\/figure>\n<p>AKTOR <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aming\" title=\"Aming\">Aming<\/a> kembali tampil dengan pendekatan yang tidak biasa lewat perannya di film <em>Ghost<\/em> <em>in<\/em> <em>the<\/em> <em>Cell<\/em>. Dalam film ini, ia tidak sekadar memainkan sosok antagonis, tetapi menghadirkan karakter yang lebih kompleks.<\/p>\n<p>Alih-alih menjadi <em>villain<\/em> yang hanya berfungsi sebagai lawan tokoh utama, karakter yang dibawakan Aming justru berada di wilayah abu-abu. Ia memiliki sisi gelap, tetapi juga menyimpan latar belakang yang membentuk siapa dirinya.<\/p>\n<p>\u201cKarakter ini bukan orang jahat yang kosong, ada alasan kenapa dia jadi seperti itu,\u201d ujar Aming dalam Konferensi pers di Epicentrum.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/795196\/trio-quickie-express-lukman-sardi-tora-sudiro-aming-reuni-di-ghost-in-the-cell\" title=\"Trio Quickie Express: Lukman Sardi, Tora Sudiro, Aming Reuni di Ghost in The Cell\" target=\"_blank\">Trio Quickie Express: Lukman Sardi, Tora Sudiro, Aming Reuni di Ghost in The Cell<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Karakter Abu-abu, Bukan Sekadar Antagonis<\/h2>\n<p>Dalam <em>Ghost<\/em> <em>in<\/em> <em>the<\/em> <em>Cell<\/em>, Aming memerankan karakter yang tidak bisa langsung dilabeli sebagai jahat. Ada sisi manusia yang tetap terlihat, bahkan di tengah tindakan yang dianggap salah.<\/p>\n<p>Bagi Aming, justru di situlah tantangan sekaligus kekuatan peran ini. Ia berusaha menghindari pendekatan yang klise dan memilih menggali sisi emosional karakter. \u201cYang menarik buat saya, karakter ini punya sisi yang bisa dipahami, bukan cuma ditakuti,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pendekatan ini membuat karakter terasa lebih hidup. Penonton tidak hanya melihat konflik di permukaan, tetapi juga diajak memahami apa yang mendorong karakter tersebut bertindak.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/860677\/film-joko-anwar-ghost-in-the-cell-dapat-sambutan-meriah-dari-penonton-berlinale\" title=\"Film Joko Anwar Ghost in the Cell Dapat Sambutan Meriah dari Penonton Berlinale\" target=\"_blank\">Film Joko Anwar Ghost in the Cell Dapat Sambutan Meriah dari Penonton Berlinale<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Dibangun dari Luka dan Emosi<\/h2>\n<p>Salah satu fondasi utama karakter ini adalah latar belakang emosionalnya. Aming menyebut bahwa peran yang ia mainkan dibentuk dari pengalaman hidup yang tidak sederhana, termasuk luka dan tekanan yang memengaruhi cara berpikirnya.<\/p>\n<p>Ia mencoba masuk ke dalam sisi tersebut agar karakter tidak terasa datar. \u201cSemua orang punya cerita, termasuk yang dianggap jahat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Lewat proses ini, karakter yang muncul bukan sekadar simbol kejahatan, tetapi individu dengan perjalanan hidup yang kompleks.<\/p>\n<h2>Realitas yang Sering Diabaikan<\/h2>\n<p>Peran Aming di <em>Ghost<\/em> <em>in<\/em> <em>the<\/em> <em>Cell<\/em> juga membawa lapisan yang lebih luas. Ia tidak hanya memainkan karakter, tetapi juga merefleksikan bagaimana masyarakat sering memberi label tanpa memahami latar belakang seseorang.<\/p>\n<p>Melalui karakter ini, penonton diajak melihat bahwa realitas tidak selalu sesederhana benar atau salah. Ada banyak faktor yang membentuk seseorang, termasuk pengalaman dan kondisi yang tidak selalu terlihat di permukaan.<\/p>\n<p>Pendekatan ini membuat film terasa lebih relate. Bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk melihat manusia dari sudut pandang yang lebih utuh. Di tangan Aming, karakter jahat di <em>Ghost<\/em> <em>in<\/em> <em>the<\/em> <em>Cell<\/em> tidak terasa jauh. Justru terasa lebih dekat, dengan konflik, emosi, dan sisi manusia yang sering tidak terlihat. (Intan Safitri\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/878055\/aming-bongkar-sisi-lain-karakter-jahat-di-ghost-in-the-cell\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktor Aming dalam film Ghost in The Cell(Dok Instagram ) AKTOR Aming kembali tampil dengan pendekatan yang tidak biasa lewat perannya di film Ghost in the Cell. Dalam film ini, ia tidak sekadar memainkan sosok antagonis, tetapi menghadirkan karakter yang lebih kompleks. Alih-alih menjadi villain yang hanya berfungsi sebagai lawan tokoh utama, karakter yang dibawakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-25474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}