{"id":23720,"date":"2026-04-04T21:14:39","date_gmt":"2026-04-04T21:14:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/04\/lazio-vs-parma-tahan-imbang-parma-1-1-di-olimpico\/"},"modified":"2026-04-04T21:14:39","modified_gmt":"2026-04-04T21:14:39","slug":"lazio-vs-parma-tahan-imbang-parma-1-1-di-olimpico","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/04\/lazio-vs-parma-tahan-imbang-parma-1-1-di-olimpico\/","title":{"rendered":"Lazio vs Parma Tahan Imbang Parma 1-1 di Olimpico"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/05\/1775336879_869bfe404f08d512fe44.jpg\" alt=\"Lazio vs Parma: Tahan Imbang Parma 1-1 di Olimpico\"\/><figcaption>Lazio berbagi angka dengan Parma dalam laga sengit di Stadio Olimpico. Gol Tijjani Noslin selamatkan Biancocelesti dari kekalahan setelah tertinggal gol Delprato.(Lazio)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PERTANDINGAN sengit penuh tensi di Stadio Olimpico berakhir tanpa pemenang. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lazio\" title=\"Lazio\">Lazio<\/a> gagal mengamankan poin penuh setelah dipaksa bermain imbang oleh tim tamu, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/parma\" title=\"Parma\">Parma<\/a>. Gol penyama kedudukan dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tijjani-noslin\" title=\"Tijjani Noslin\">Tijjani Noslin<\/a> menjadi penyelamat muka tuan rumah setelah sebelumnya tertinggal lewat aksi apik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/enrico-delprato\" title=\"Enrico Delprato\">Enrico Delprato<\/a>.<\/p>\n<p>Hasil ini tergolong minim bagi ambisi kedua tim di sisa musim. Lazio berupaya menjaga tren positif, sementara Parma tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.<\/p>\n<h2>Dominasi Awal Parma<\/h2>\n<p>Sejak peluit pertama dibunyikan, Parma tampil sebagai unit yang lebih padu. Tim asuhan Carlos Cuesta\u00a0tersebut bermain sabar, mengalirkan bola dengan tenang sembari mencari celah di lini pertahanan Lazio.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/765834\/lazio-vs-parma-dua-gol-pedro-selamatkan-le-aquile-dari-kekalahan\" title=\"Lazio vs Parma, Dua Gol Pedro Selamatkan Le Aquile dari Kekalahan\" target=\"_blank\">Lazio vs Parma, Dua Gol Pedro Selamatkan Le Aquile dari Kekalahan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-15. Memanfaatkan skema tendangan bebas, Enrico Delprato berhasil mengontrol bola dengan sempurna di dalam kotak penalti. Dengan satu penyelesaian presisi ke sudut kanan bawah gawang, Delprato membawa tim tamu unggul lebih dulu.<\/p>\n<p>Lazio, yang tampil tanpa kiper utama Ivan Provedel, sempat mengalami kesulitan menemukan ritme permainan. Edoardo Motta, yang dipercaya menjaga gawang, dipaksa bekerja keras melakukan penyelamatan gemilang dari peluang Emanuele Valeri di akhir babak pertama. Di sisi lain, sundulan terukur Alessio Romagnoli hampir menyamakan kedudukan jika tidak ditepis secara akrobatik oleh kiper Parma, Zion Suzuki.<\/p>\n<h2>Perubahan Strategi Maurizio Sarri<\/h2>\n<p>Memasuki babak kedua, Maurizio Sarri bergerak cepat dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-58. Masuknya Tijjani Noslin, Manuel Lazzari, dan Matteo Cancellieri terbukti memberikan energi baru serta daya gedor yang lebih segar bagi Biancocelesti.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/840018\/parma-vs-lazio-meski-akhiri-laga-dengan-9-sembilan-pemain-biancocelesti-menang-di-ennio-tardini\" title=\"Parma vs Lazio, Meski Akhiri Laga dengan 9 Sembilan Pemain, Biancocelesti Menang di Ennio Tardini\" target=\"_blank\">Parma vs Lazio, Meski Akhiri Laga dengan 9 Sembilan Pemain, Biancocelesti Menang di Ennio Tardini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tekanan bertubi-tubi Lazio akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77. Berawal dari umpan Kenneth Taylor, Tijjani Noslin melepaskan tembakan di dalam kotak penalti. Bola sempat membentur pemain lawan, membuat arah bola berubah sehingga mengecoh Zion Suzuki dan bersarang di pojok gawang. Skor berubah menjadi 1-1.<\/p>\n<h2>Drama VAR di Menit Akhir<\/h2>\n<p>Laga sempat memanas menjelang bubaran ketika Parma menuntut penalti. Wasit Matteo Marcenaro awalnya mengabaikan protes tersebut, namun kemudian memutuskan untuk meninjau Video Assistant Referee (VAR).<\/p>\n<p>Setelah pengecekan yang cukup lama, wasit tetap pada keputusan awalnya dan tidak memberikan penalti. Keputusan ini memicu protes keras dari staf pelatih Parma di pinggir lapangan. Hingga peluit panjang ditiupkan, skor imbang tetap bertahan.<\/p>\n<p>Hasil satu poin ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Lazio di fase krusial musim ini, meski mereka seharusnya bisa meraih hasil lebih di kandang. Sementara bagi Parma, tambahan satu poin menjaga jarak mereka tetap aman, yakni delapan angka di atas zona merah. (Football-Italia\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/876296\/lazio-vs-parma-tahan-imbang-parma-1-1-di-olimpico\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lazio berbagi angka dengan Parma dalam laga sengit di Stadio Olimpico. Gol Tijjani Noslin selamatkan Biancocelesti dari kekalahan setelah tertinggal gol Delprato.(Lazio) PERTANDINGAN sengit penuh tensi di Stadio Olimpico berakhir tanpa pemenang. Lazio gagal mengamankan poin penuh setelah dipaksa bermain imbang oleh tim tamu, Parma. Gol penyama kedudukan dari Tijjani Noslin menjadi penyelamat muka tuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23721,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-23720","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23720","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23720"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23720\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}