{"id":22246,"date":"2026-04-01T10:02:54","date_gmt":"2026-04-01T10:02:54","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/01\/mantan-dirut-pis-sebut-pertamina-rugi-besar-akibat-penyewaan-kapal-diusik\/"},"modified":"2026-04-01T10:02:54","modified_gmt":"2026-04-01T10:02:54","slug":"mantan-dirut-pis-sebut-pertamina-rugi-besar-akibat-penyewaan-kapal-diusik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/01\/mantan-dirut-pis-sebut-pertamina-rugi-besar-akibat-penyewaan-kapal-diusik\/","title":{"rendered":"Mantan Dirut PIS Sebut Pertamina Rugi Besar Akibat Penyewaan Kapal Diusik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/01\/1775037468_9c1da1976b8cb255f228.png\" alt=\"Mantan Dirut PIS Sebut Pertamina Rugi Besar Akibat Penyewaan Kapal Diusik\"\/><figcaption>Kapal tangker.(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MANTAN Direktur Utama PT <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertamina\" title=\"Pertamina\">Pertamina<\/a> International Shipping (PIS), Yoki Firnandi, mengungkapkan PT Pertamina saat ini menderita kerugian besar akibat penyewaan kapal PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) milik Kerry Adrianto Riza dianggap korupsi dan merugikan keuangan negara. Hal itu disampaikan Yoki seusai bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang PT Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31\/3).\u00a0<\/p>\n<p>Yoki mempertanyakan pihak yang sebenarnya bertanggung jawab atas kerugian negara. Ia menilai, keputusan bisnis yang diambil PIS dalam penyewaan kapal PT JMN sebelumnya justru telah sesuai dan menguntungkan perusahaan. Sebaliknya, Yoki menyebut proses hukum terkait penyewaan kapal itu justru membuat Pertamina menderita kerugian besar.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cJadi, siapa yang sudah merugikan negara? Apakah keputusan kami dulu? Atau justru karena ada kasus ini, Pertamina malah dirugikan?\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/854249\/ditanya-soal-intervensi-riza-chalid-di-pertamina-ahok-kenal-juga-enggak\" title=\"Ditanya soal Intervensi Riza Chalid di Pertamina, Ahok: Kenal Juga Enggak\" target=\"_blank\">Ditanya soal Intervensi Riza Chalid di Pertamina, Ahok: Kenal Juga Enggak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Yoki menjelaskan, salah satu dampak nyata dari penanganan perkara tersebut adalah PT PIS harus melepas kapal JMN yang sebelumnya disewa dengan harga yang relatif murah. Akibatnya, Pertamina saat ini harus membayar sembilan kali lipat dari harga sewa tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKarena kasus ini, PIS akhirnya melepas kapal itu. Dan tadi ditampilkan penasihat hukum bahwa sekarang Pertamina itu harus membayar sembilaan kali lipat lebih mahal, sampai US$ 350.000-an,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Yoki menjelaskan, PT Pertamina sebelumnya menyewa kapal jenis Suezmax milik PT JMN dengan harga sekitar US$ 37.000. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah bisnis yang tepat dan tidak ditemukan indikasi kemahalan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, akibat kasus tersebut, PT Pertamina saat ini harus membayar sekitar US$ 350.000-an.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/851808\/nicke-widyawati-mengaku-tak-pernah-dapat-laporan-soal-penyewaan-kapal-dan-terminal-bbm\" title=\"Nicke Widyawati Mengaku tak Pernah Dapat Laporan soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM\" target=\"_blank\">Nicke Widyawati Mengaku tak Pernah Dapat Laporan soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKarena waktu itu kita sewa kapal JMN milik Pak Kerry itu di US$ 37.000 kapal Suezmax-nya. Karena kasus ini, PIS akhirnya melepas kapal itu. Dan tadi ditampilkan penasihat hukum bahwa sekarang Pertamina itu harus membayar sembilan kali lipat lebih mahal, sampai US$ 350.000an. Jadi, yang saya sampaikan tadi sebenarnya keputusan bisnis ini, BPK sendiri tidak bilang ada kemahalan, dan ternyata sekarang gara-gara diputus, Pertamina secara nyata mengeluarkan duit lebih mahal,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk itu, Yoki menyayangkan penyewaan kapal yang sebenarnya menguntungkan Pertamina tersebut dipersoalkan Kejaksaan Agung (Kejagung) bahkan dituding telah merugikan keuangan negara. Yoki menegaskan, keputusan PT PIS menyewa kapal PT JMN itu telah melalui pertimbangan matang dan terbukti efisien.<\/p>\n<p>\u201cJadi, siapa yang sudah merugikan negara? Apakah putusan kami dulu? Atau justru karena ada kasus ini, Pertamina malah dirugikan? Nah, itu yang kami sayangkan. Harusnya tidak diganggu-ganggu,\u201d tegasnya. (Cah\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/875367\/mantan-dirut-pis-sebut-pertamina-rugi-besar-akibat-penyewaan-kapal-diusik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapal tangker.(Antara) MANTAN Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS), Yoki Firnandi, mengungkapkan PT Pertamina saat ini menderita kerugian besar akibat penyewaan kapal PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) milik Kerry Adrianto Riza dianggap korupsi dan merugikan keuangan negara. Hal itu disampaikan Yoki seusai bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-22246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22246"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22246\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}