{"id":22178,"date":"2026-04-01T03:54:00","date_gmt":"2026-04-01T03:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/01\/survei-pskp-uad-muhammadiyah-di-mata-anak-muda-bukan-soal-ritual\/"},"modified":"2026-04-01T03:54:00","modified_gmt":"2026-04-01T03:54:00","slug":"survei-pskp-uad-muhammadiyah-di-mata-anak-muda-bukan-soal-ritual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/04\/01\/survei-pskp-uad-muhammadiyah-di-mata-anak-muda-bukan-soal-ritual\/","title":{"rendered":"Survei PSKP UAD Muhammadiyah di Mata Anak Muda bukan soal Ritual"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/01\/1775015435_c8d11b6e9c8874b98c37.jpg\" alt=\"Survei PSKP UAD: Muhammadiyah di Mata Anak Muda bukan soal Ritual\"\/><figcaption>Logo Muhammadiyah.(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PUSAT Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merilis temuan terbaru Laporan Survei Nasional <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/muhammadiyah-di-mata-anak-muda\" title=\"Muhammadiyah di mata anak muda\">Muhammadiyah di Mata Anak Muda<\/a>. Survei terhadap 758 pemuda usia 17-40 tahun mengungkap Sekolah\/Kampus Berkualitas (44,1%) dan Organisasi Modern &amp; Rasional (42,3%) menjadi top of mind utama saat mendengar kata <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/muhammadiyah\" title=\"Muhammadiyah\">Muhammadiyah<\/a>.<\/p>\n<p>Kepala PSKP UAD, Azaki Khoirudin, menjelaskan isu ritual seperti Puasa\/Lebaran Duluan (17,1%) atau Terawih 11 Rakaat (3,5%) justru jauh di bawah citra pendidikan dan kemandirian ekonomi. &#8220;Survei membuktikan era perdebatan ritual sudah usai bagi anak muda. Yang terbayang di benak 44% responden bukan perbedaan Lebaran atau rakaat terawih, melainkan kualitas sekolah dan kampus Muhammadiyah,&#8221; tegas Azaki.<\/p>\n<p>Data juga menunjukkan apresiasi tinggi terhadap amal usaha, temuan data menunjukkan hasil persentase pilihan lain, seperti Organisasi yang Kaya (21,4%), rumah sakit berkualitas (21,8%), dan Amal Usaha Mandiri (18,8%). Responden melihat Muhammadiyah sebagai social enterprise raksasa dengan ekosistem kelembagaan kuat, bukan hanya organisasi keagamaan.<\/p>\n<p>Menariknya, perbandingan Gen Z dan Milenial menunjukkan perbedaan pola pikir. Milenial lebih dominan mengaitkan Muhammadiyah dengan amal usaha seperti sekolah dan kampus (54,1%), sementara Gen Z banyak mengaitkan pada sisi Modern dan Rasional (24,2%). &#8220;Jika Milenial mengenal Muhammadiyah lewat gedung kampusnya, Gen Z justru kagum pada logika beragamanya yang fleksibel dan modern,&#8221; tambah Azaki.<\/p>\n<p>&#8220;Gen Z yang kritis menghargai cara berpikir Muhammadiyah yang logis dan tidak kolot. Data ini juga menjadi tanda Muhammadiyah memenangkan pasar ide di kalangan generasi digital,&#8221; pungkas Azaki. (RO\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/875256\/survei-pskp-uad-muhammadiyah-di-mata-anak-muda-bukan-soal-ritual\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Logo Muhammadiyah.(Freepik) PUSAT Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merilis temuan terbaru Laporan Survei Nasional Muhammadiyah di Mata Anak Muda. Survei terhadap 758 pemuda usia 17-40 tahun mengungkap Sekolah\/Kampus Berkualitas (44,1%) dan Organisasi Modern &amp; Rasional (42,3%) menjadi top of mind utama saat mendengar kata Muhammadiyah. Kepala PSKP UAD, Azaki Khoirudin, menjelaskan isu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22179,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-22178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22178"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22178\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}