{"id":22075,"date":"2026-03-31T18:55:44","date_gmt":"2026-03-31T18:55:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/31\/13-dampak-jarang-olahraga-dalam-waktu-lama\/"},"modified":"2026-03-31T18:55:44","modified_gmt":"2026-03-31T18:55:44","slug":"13-dampak-jarang-olahraga-dalam-waktu-lama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/31\/13-dampak-jarang-olahraga-dalam-waktu-lama\/","title":{"rendered":"13 Dampak Jarang Olahraga dalam Waktu Lama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/31\/1774970903_3edc4ec0c6f7a569a5ad.jpg\" alt=\"13 Dampak Jarang Olahraga dalam Waktu Lama\"\/><figcaption>Berikut Dampak Jarang Olahraga dalam Waktu Lama(freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jarang-olahraga\" title=\"Jarang Olahraga\">JARANG olahraga<\/a> adalah kondisi ketika seseorang tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin atau tidak memenuhi kebutuhan gerak tubuh yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan.<\/p>\n<p>Jarang olahraga berarti tidak melakukan olahraga sama sekali, atau berolahraga tetapi sangat jarang. Padahal, tubuh membutuhkan aktivitas fisik secara teratur untuk tetap sehat dan bugar.<\/p>\n<h3><strong>1. Risiko Obesitas<\/strong><\/h3>\n<p>Kurang aktivitas membuat kalori menumpuk dan berat badan naik.<\/p>\n<h3><strong>2. Penyakit Jantung<\/strong><\/h3>\n<p>Jarang bergerak dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah.<\/p>\n<h3><strong>3. Risiko Diabetes<\/strong><\/h3>\n<p>Kurang olahraga membuat tubuh sulit mengontrol kadar gula darah.<\/p>\n<h3><strong>4. Tulang Melemah<\/strong><\/h3>\n<p>Kurang aktivitas fisik bisa menurunkan kepadatan tulang.<\/p>\n<h3><strong>5. Otot Menyusut<\/strong><\/h3>\n<p>Otot menjadi lemah karena jarang digunakan.<\/p>\n<h3><strong>6. Mudah Lelah<\/strong><\/h3>\n<p>Tubuh jadi cepat capek karena stamina menurun.<\/p>\n<h3><strong>7. Gangguan Konsentrasi<\/strong><\/h3>\n<p>Aliran darah ke otak berkurang sehingga fokus menurun.<\/p>\n<h3><strong>8. Risiko Stres dan Depresi<\/strong><\/h3>\n<p>Kurang olahraga bisa meningkatkan risiko gangguan mental seperti Depresi.<\/p>\n<h3><strong>9. Kapasitas Paru-paru Menurun<\/strong><\/h3>\n<p>Performa pernapasan jadi tidak optimal.<\/p>\n<h3><strong>10. Tekanan Darah Tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Kurang aktivitas meningkatkan risiko hipertensi.<\/p>\n<h3><strong>11. Metabolisme Melambat<\/strong><\/h3>\n<p>Pembakaran kalori jadi lebih lambat.<\/p>\n<h3><strong>12. Gangguan Tidur<\/strong><\/h3>\n<p>Jarang olahraga bisa menyebabkan sulit tidur atau kualitas tidur buruk.<\/p>\n<h3><strong>13. Penuaan Lebih Cepat<\/strong><\/h3>\n<p>Tubuh jadi lebih cepat mengalami penurunan fungsi.<\/p>\n<p>Jarang olahraga dalam waktu lama dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas, diabetes, hingga gangguan mental. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>alodokter, hellosehat<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/875155\/13-dampak-jarang-olahraga-dalam-waktu-lama\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Dampak Jarang Olahraga dalam Waktu Lama(freepik) JARANG olahraga adalah kondisi ketika seseorang tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin atau tidak memenuhi kebutuhan gerak tubuh yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Jarang olahraga berarti tidak melakukan olahraga sama sekali, atau berolahraga tetapi sangat jarang. Padahal, tubuh membutuhkan aktivitas fisik secara teratur untuk tetap sehat dan bugar. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-22075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22075"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22075\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}