{"id":21725,"date":"2026-03-30T18:29:03","date_gmt":"2026-03-30T18:29:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/30\/prajurit-tni-gugur-di-libanon-pengamat-desak-ri-kaji-ulang-misi-perdamaian\/"},"modified":"2026-03-30T18:29:03","modified_gmt":"2026-03-30T18:29:03","slug":"prajurit-tni-gugur-di-libanon-pengamat-desak-ri-kaji-ulang-misi-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/30\/prajurit-tni-gugur-di-libanon-pengamat-desak-ri-kaji-ulang-misi-perdamaian\/","title":{"rendered":"Prajurit TNI Gugur di Libanon, Pengamat Desak RI Kaji Ulang Misi Perdamaian"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/30\/1774883469_8e7cd258ae2019096d07.jpg\" alt=\"Prajurit TNI Gugur di Libanon, Pengamat Desak RI Kaji Ulang Misi Perdamaian\"\/><figcaption>Ilustrasi(ANTARA FOTO\/Didik Suhartono)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MISI penjaga perdamaian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pbb\" title=\"PBB\">PBB<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/libanon\" title=\"Libanon\">Libanon<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unifil\" title=\"UNIFIL\">UNIFIL<\/a> melaporkan satu personelnya gugur setelah sebuah proyektil meledak di salah satu pos mereka di dekat desa Adchit Al-Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29\/3).<\/p>\n<p>Insiden tersebut memicu sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah. Ia menilai serangan terhadap posisi UNIFIL merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Penyerangan Israel atas pos UNIFIL adalah aksi yang menistakan Hukum Internasional dan merendahkan harkat PBB,&#8221; kata Reza dihubungi Media Indonesia, Senin (30\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874702\/mengenal-misi-perdamaian-unifil-ternyata-indonesia-jadi-kontributor-pasukan-terbesar\" title=\"Mengenal Misi Perdamaian UNIFIL, Ternyata Indonesia Jadi Kontributor Pasukan Terbesar!\" target=\"_blank\">Mengenal Misi Perdamaian UNIFIL, Ternyata Indonesia Jadi Kontributor Pasukan Terbesar!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Reza menambahkan, dengan dukungan intelijen canggih dari Amerika Serikat, Israel semestinya memiliki data yang akurat terkait lokasi pasukan penjaga perdamaian.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal Israel yang didukung Amerika Serikat dengan perangkat sinyal intelijen di darat dan ruang angkasa, tentunya telah memiliki peta intelijen yang sangat rinci. Sehingga tidak menyasar pasukan UNIFIL,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menilai insiden yang menewaskan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prajurit-tni\" title=\"prajurit TNI\">prajurit TNI<\/a> tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah Indonesia, khususnya terkait kebijakan pengiriman pasukan perdamaian ke luar negeri.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/874643\/zona-misi-unifil-tak-lagi-aman-tni-tingkatkan-siaga\" title=\"Zona Misi UNIFIL tak Lagi Aman, TNI Tingkatkan Siaga\" target=\"_blank\">Zona Misi UNIFIL tak Lagi Aman, TNI Tingkatkan Siaga<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Wafatnya anggota TNI dalam aksi biadab Israel ini hendaknya menyadarkan pemerintah dan rakyat Indonesia, untuk secara sunghuh-sungguh mengkaji ulang pengiriman pasukan perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF),&#8221; tambah Reza.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menduga kondisi psikologis pasukan Israel yang terlibat konflik berkepanjangan dengan Iran dapat memengaruhi tindakan di lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Patut diduga, Angkatan Bersenjata Israel yang saat ini sedang babak belur menghadapi Iran, berpotensi mengandalkan personil militer yang tidak siap secara psikologis di kawasan Libanon,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan demikian, potensi penyimpangan prosedur di lapangan sangat mungkin terulang kembali,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Reza juga mengingatkan bahwa semakin lama konflik berlangsung, risiko tekanan psikologis di kalangan militer Israel akan meningkat.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin lama perang dengan Iran berlangsung, akan semakin banyak terjadi masalah psikologis dikalangan tentara Israel di semua tingkatan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mendorong pemerintah Indonesia untuk berkoordinasi dengan PBB guna mengevaluasi prosedur operasional dalam misi UNIFIL.<\/p>\n<p>&#8220;RI hendaknya berkoordinasi dengan PBB, untuk mengevaluasi seluruh prosedur dalam manajemen UNIFIL,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, menurutnya, insiden ini dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk meninjau kembali rencana pengiriman pasukan ke wilayah konflik lain, termasuk Gaza.<\/p>\n<p>&#8220;Wafatnya prajurit TNI sebenarnya dapat menjadi peluang bagi RI untuk menunda ataupun membatalkan pengiriman kontingen ke Gaza,&#8221; ujar Reza.<\/p>\n<p>Terkait posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP), ia menyebut terdapat sejumlah opsi kebijakan yang dapat dipertimbangkan pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Kesatu, tetap dalam BoP sebagai anggota penuh, dengan menunda dan sangat membatasi pengiriman personil ISF, yang disesuaikan dengan hasil konsultasi dengan DPR RI,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kedua, menurunkan tingkat keanggotaan menjadi anggota tidak penuh, sambil menunggu saran tindak dari DPR RI,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ketiga, menarik diri dari BoP, mengingat pertimbangan gelombang kritik dari dalam dan luar negeri, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,&#8221; pungkasnya. (Fer)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874766\/prajurit-tni-gugur-di-libanon-pengamat-desak-ri-kaji-ulang-misi-perdamaian\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(ANTARA FOTO\/Didik Suhartono) MISI penjaga perdamaian PBB di Libanon, UNIFIL melaporkan satu personelnya gugur setelah sebuah proyektil meledak di salah satu pos mereka di dekat desa Adchit Al-Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29\/3). Insiden tersebut memicu sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah. Ia menilai serangan terhadap posisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21726,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-21725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21725\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}