{"id":21316,"date":"2026-03-29T23:22:12","date_gmt":"2026-03-29T23:22:12","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/29\/pakar-ui-pp-tunas-krusial-lindungi-tumbuh-kembang-anak-di-era-digital\/"},"modified":"2026-03-29T23:22:12","modified_gmt":"2026-03-29T23:22:12","slug":"pakar-ui-pp-tunas-krusial-lindungi-tumbuh-kembang-anak-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/29\/pakar-ui-pp-tunas-krusial-lindungi-tumbuh-kembang-anak-di-era-digital\/","title":{"rendered":"Pakar UI PP TUNAS Krusial Lindungi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/30\/1774821962_879d717cf0cc0adad14e.jpg\" alt=\"Pakar UI: PP TUNAS Krusial Lindungi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital\"\/><figcaption>Ilustrasi(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>IMPLEMENTASI Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pp-tunas\" title=\"PP Tunas\">PP TUNAS<\/a>) mendapat sambutan positif dari pakar. Aturan yang berlaku sejak 28 Maret 2026 ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga tumbuh kembang anak di tengah masifnya paparan digital.<\/p>\n<p>Psikolog Klinis Anak dan Remaja dari Lembaga Psikologi Universitas Indonesia (UI), Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menegaskan bahwa pembatasan akses <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/media-sosial\" title=\"media sosial\">media sosial<\/a> bukan sekadar pelarangan, melainkan upaya memberi ruang bagi anak untuk berkembang sesuai tahap usianya.<\/p>\n<p>\u201cAturan ini penting dan relevan dengan kondisi saat ini. Anak-anak yang sedang berada dalam fase perkembangan otak, emosi, dan kontrol diri perlu dibatasi agar tumbuh kembangnya optimal,\u201d ujar Vera, Minggu (29\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/874396\/pentingnya-pembatasan-media-sosial-untuk-tumbuh-kembang-anak\" title=\"Pentingnya Pembatasan Media Sosial untuk Tumbuh Kembang Anak\" target=\"_blank\">Pentingnya Pembatasan Media Sosial untuk Tumbuh Kembang Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Risiko Paparan Dini: Dari Mental hingga Fisik<\/strong><\/h2>\n<p>Vera menjelaskan, paparan media sosial yang terlalu dini berisiko mengganggu regulasi emosi, pembentukan identitas diri, hingga menurunkan kualitas interaksi sosial nyata. Secara mental, anak rentan mengalami kecemasan, overthinking, hingga rendah diri akibat perbandingan sosial di dunia maya.<\/p>\n<p>Tidak hanya mental, dampak fisik pun membayangi. Penggunaan gawai berlebih dapat memicu gangguan tidur, minimnya aktivitas fisik, hingga kelelahan mata.<\/p>\n<p>\u201cBerkurangnya kemampuan komunikasi langsung juga sering terjadi karena anak tidak terbiasa membaca isyarat nonverbal dalam interaksi tatap muka,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/806282\/yuk-jaga-kesehatan-mental-dengan-cara-hindari-kabar-tak-berfaedah\" title=\"Yuk Jaga Kesehatan Mental dengan Cara Hindari Kabar tak Berfaedah\" target=\"_blank\">Yuk Jaga Kesehatan Mental dengan Cara Hindari Kabar tak Berfaedah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Panduan Screen Time Berdasarkan Usia<\/strong><\/h2>\n<p>Vera merekomendasikan pembatasan durasi *screen time* yang disesuaikan dengan kategori usia sebagai berikut:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>0\u20132 Tahun, Tanpa layar (kecuali panggilan video)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>2\u20135 Tahun, Maksimal 30\u201360 menit per hari (dengan pendampingan)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>6\u201312 Tahun, 1\u20132 jam per hari (di luar kebutuhan sekolah)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>13\u201316 Tahun, Lebih fleksibel, namun tidak boleh mengganggu waktu tidur<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2><strong>Peran Krusial Orangtua<\/strong><\/h2>\n<p>Meskipun regulasi telah ditetapkan melalui PP TUNAS, Vera menekankan bahwa peran orangtua tetap menjadi kunci utama. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan, konsisten menerapkan aturan, dan aktif mendampingi anak saat mengakses konten digital.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa esensi dari aturan ini adalah perlindungan, bukan pengekangan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPembatasan akses media sosial bukan soal membatasi kebebasan anak, tetapi melindungi proses tumbuh kembangnya agar tetap sehat secara fisik, mental, dan sosial,\u201d pungkasnya. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/874492\/pakar-ui-pp-tunas-krusial-lindungi-tumbuh-kembang-anak-di-era-digital\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Freepik) IMPLEMENTASI Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) mendapat sambutan positif dari pakar. Aturan yang berlaku sejak 28 Maret 2026 ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga tumbuh kembang anak di tengah masifnya paparan digital. Psikolog Klinis Anak dan Remaja dari Lembaga Psikologi Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-21316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21316"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21316\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}