{"id":20388,"date":"2026-03-26T18:20:25","date_gmt":"2026-03-26T18:20:25","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/memahami-dahaga-gen-alpha-pada-media-sosial-identitas-dopamin-dan-pengakuan\/"},"modified":"2026-03-26T18:20:25","modified_gmt":"2026-03-26T18:20:25","slug":"memahami-dahaga-gen-alpha-pada-media-sosial-identitas-dopamin-dan-pengakuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/memahami-dahaga-gen-alpha-pada-media-sosial-identitas-dopamin-dan-pengakuan\/","title":{"rendered":"Memahami Dahaga Gen Alpha pada Media Sosial Identitas, Dopamin, dan Pengakuan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/26\/1774536450_055e3b55eebaadd0b254.jpg\" alt=\"Memahami Dahaga Gen Alpha pada Media Sosial: Identitas, Dopamin, dan Pengakuan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KETERTARIKAN mendalam Generasi Alpha terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/media-sosial\" title=\"media sosial\">media sosial<\/a> bukan sekadar tren teknologi, melainkan manifestasi dari kebutuhan perkembangan psikologis mereka.\u00a0<\/p>\n<p>Sebagai generasi pertama yang lahir di lingkungan digital sepenuhnya, platform seperti TikTok hingga YouTube telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka.<\/p>\n<p>Teresa Indira, Psikolog Klinis Dewasa lulusan Magister Profesi Klinis Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa pada 2026 ini, kelompok awal Generasi Alpha (kelahiran 2010-2025) telah memasuki fase pra-remaja hingga remaja awal.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/806282\/yuk-jaga-kesehatan-mental-dengan-cara-hindari-kabar-tak-berfaedah\" title=\"Yuk Jaga Kesehatan Mental dengan Cara Hindari Kabar tak Berfaedah\" target=\"_blank\">Yuk Jaga Kesehatan Mental dengan Cara Hindari Kabar tak Berfaedah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Pencarian Jati Diri di Ruang Digital<\/strong><\/h2>\n<p>Dari sudut pandang teori perkembangan psikososial Erik Erikson, remaja berada pada tahap Identity versus Role Confusion. Di fase ini, mereka sedang berupaya memahami posisi dirinya di lingkungan sosial.<\/p>\n<p>\u201cRemaja sedang bertanya, saya ini siapa, saya cocok di kelompok mana, dan orang lain melihat saya seperti apa,\u201d kata psikolog yang akrab disapa Tesya tersebut, dikutip Kamis (26\/3).<\/p>\n<p>Media sosial hadir menyediakan ruang yang sangat sesuai dengan kebutuhan tersebut. Melalui foto, video, maupun opini, remaja dapat mengekspresikan diri sekaligus mendapatkan umpan balik instan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/801282\/bersama-menjaga-privasi-data-di-ruang-digital\" title=\"Bersama Menjaga Privasi Data di Ruang Digital\" target=\"_blank\">Bersama Menjaga Privasi Data di Ruang Digital<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cDi media sosial, mereka bisa mendapat pengakuan melalui likes, komentar, dan followers. Itu memberi rasa diterima dan diakui,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2><strong>Dorongan Biologis dan Peran Orangtua<\/strong><\/h2>\n<p>Selain faktor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/identitas\" title=\"Identitas\">identitas<\/a>, terdapat aspek biologis yang membuat media sosial begitu adiktif. Tesya menjelaskan bahwa notifikasi dan interaksi di platform digital memicu pelepasan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dopamin\" title=\"dopamin\">dopamin<\/a> di otak. Hormon ini menimbulkan rasa senang yang mendorong keinginan untuk mengulang perilaku tersebut secara terus-menerus.<\/p>\n<p>Kombinasi antara pencarian identitas, kebutuhan koneksi, dan respons biologis inilah yang membuat media sosial sangat relevan bagi remaja saat ini.<\/p>\n<p>\u201cJadi ketertarikan pada media sosial bukan hanya soal teknologi. Platform tersebut selaras dengan kebutuhan perkembangan remaja untuk eksplorasi identitas dan membangun koneksi sosial,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Pemahaman mengenai aspek perkembangan ini diharapkan dapat membantu orangtua dalam mendampingi anak secara lebih proporsional. Dengan memahami akar kebutuhan anak, orang tua dapat menjadi navigator yang bijak dalam proses pencarian jati diri anak di era digital. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/873818\/memahami-dahaga-gen-alpha-pada-media-sosial-identitas-dopamin-dan-pengakuan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Freepik) KETERTARIKAN mendalam Generasi Alpha terhadap media sosial bukan sekadar tren teknologi, melainkan manifestasi dari kebutuhan perkembangan psikologis mereka.\u00a0 Sebagai generasi pertama yang lahir di lingkungan digital sepenuhnya, platform seperti TikTok hingga YouTube telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka. Teresa Indira, Psikolog Klinis Dewasa lulusan Magister Profesi Klinis Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20389,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20388"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20388\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20389"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}