{"id":20298,"date":"2026-03-26T12:19:51","date_gmt":"2026-03-26T12:19:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/peredaran-uang-lebaran-2026-tembus-rp1-370-triliun-tertinggi-dalam-6-tahun-terakhir\/"},"modified":"2026-03-26T12:19:51","modified_gmt":"2026-03-26T12:19:51","slug":"peredaran-uang-lebaran-2026-tembus-rp1-370-triliun-tertinggi-dalam-6-tahun-terakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/peredaran-uang-lebaran-2026-tembus-rp1-370-triliun-tertinggi-dalam-6-tahun-terakhir\/","title":{"rendered":"Peredaran Uang Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun, Tertinggi dalam 6 Tahun Terakhir"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/26\/1774526921_e34e4284af03008f947c.jpg\" alt=\"Peredaran Uang Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun, Tertinggi dalam 6 Tahun Terakhir\"\/><figcaption>ilustrasi(MI\/Kristiadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>LEMBAGA riset NEXT Indonesia Center mencatat peredaran uang kartal atau tunai untuk kebutuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lebaran-2026\" title=\"Lebaran 2026\">Lebaran 2026<\/a> mencapai Rp1.370 triliun. Angka ini disebut\u00a0mencerminkan kuatnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/daya-beli-masyarakat\" title=\"daya beli masyarakat\">daya beli masyarakat<\/a>, meningkatnya konsumsi, serta ketahanan ekonomi domestik.<\/p>\n<p>\u201cDari hasil riset yang kami lakukan berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah uang kartal atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/uang-tunai\" title=\"uang tunai\">uang tunai<\/a> dalam bentuk kertas maupun logam yang diedarkan untuk kebutuhan (jelang) Lebaran 2026 mencapai Rp1.370 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 10,4 persen atau naik Rp130 triliun dibandingkan menjelang Lebaran 2025 yang hanya Rp1.240 triliun,\u201d ujar Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center Ade Holis dikutip dari <em>Antara<\/em>, Kamis (26\/3),\u00a0<\/p>\n<p>Ade Holis menjelaskan, peningkatan uang kartal tidak hanya mencerminkan kesiapan konsumsi masyarakat, tetapi juga menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin menguat hingga ke tingkat daerah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/873707\/uang-tunai-yang-beredar-pada-lebaran-2026-tembus-rp1370-triliun\" title=\"Uang Tunai yang Beredar pada Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun\" target=\"_blank\">Uang Tunai yang Beredar pada Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain total uang yang diedarkan, indikator penting lainnya adalah jumlah dana yang langsung berada di tangan masyarakat.<\/p>\n<p>Menjelang Lebaran 2026, dana siap belanja di luar kas perbankan tercatat mencapai Rp1.241 triliun. Angka ini meningkat Rp104 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.137 triliun.<\/p>\n<p>\u201cHal ini tentunya menjadi modalitas ekonomi daerah yang sangat kuat. Tambahan uang tunai sebesar Rp104 triliun yang dipegang masyarakat merupakan likuiditas segar yang siap memutar roda ekonomi di berbagai daerah tujuan pemudik,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/644925\/daya-beli-tinggi-penarikan-uang-tunai-nataru-sentuh-rp130-triliun\" title=\"Daya Beli Tinggi, Penarikan Uang Tunai Nataru Sentuh Rp130 Triliun \" target=\"_blank\">Daya Beli Tinggi, Penarikan Uang Tunai Nataru Sentuh Rp130 Triliun <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Fenomena ini semakin diperkuat oleh tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.<\/p>\n<p>Data Kementerian Perhubungan menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang di hampir seluruh moda transportasi pada periode H-8 hingga hari H Idul Fitri 2026.<\/p>\n<p>Transportasi laut mencatat pertumbuhan paling signifikan. Jumlah penumpang meningkat dari 2.336.619 orang pada 2025 menjadi 2.697.459 orang pada 2026, atau bertambah 360.840 pemudik.<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan penumpang di jalur laut ini sangat krusial karena mengindikasikan pemerataan sirkulasi ekonomi antar-pulau. Uang tidak hanya berputar di pusat, tetapi mengalir deras ke berbagai wilayah,\u201d ungkap Ade Holis.<\/p>\n<p>Di sektor transportasi darat, angkutan bus juga menunjukkan kinerja positif dengan tambahan 145.085 penumpang. Total penumpang meningkat dari 1.441.510 orang pada 2025 menjadi 1.586.595 orang pada 2026.<\/p>\n<p>Sementara itu, moda kereta api mencatat peningkatan jumlah penumpang menjadi 1.832.584 orang pada 2026, atau bertambah 193.805 dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 1.638.779 penumpang.<\/p>\n<p>Di sektor penerbangan, jumlah penumpang juga meningkat sebesar 71.993 orang. Total pengguna pesawat pada periode mudik Lebaran 2026 tercatat mencapai 2.400.544 orang, naik dari 2.328.551 orang pada tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cSinkronisasi antara likuiditas dan mobilitas ini adalah kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Masyarakat memiliki daya beli dan mereka memiliki akses mobilitas untuk membelanjakannya di kampung halaman, yang secara otomatis menghidupkan ekosistem ekonomi lokal,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>NEXT Indonesia Center memproyeksikan kombinasi antara tingginya dana siap belanja dan derasnya arus mudik akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal pertama 2026.<\/p>\n<p>\u201cLebaran 2026 adalah momentum emas. Dengan sirkulasi uang kartal atau uang tunai yang mencapai rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir, kita sedang menyaksikan mesin ekonomi domestik bekerja pada kapasitas optimal,\u201d katanya.<br \/>&#13;<br \/>\n(Ant\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/873743\/peredaran-uang-lebaran-2026-tembus-rp1370-triliun-tertinggi-dalam-6-tahun-terakhir\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(MI\/Kristiadi) LEMBAGA riset NEXT Indonesia Center mencatat peredaran uang kartal atau tunai untuk kebutuhan Lebaran 2026 mencapai Rp1.370 triliun. Angka ini disebut\u00a0mencerminkan kuatnya daya beli masyarakat, meningkatnya konsumsi, serta ketahanan ekonomi domestik. \u201cDari hasil riset yang kami lakukan berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah uang kartal atau uang tunai dalam bentuk kertas maupun logam yang diedarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20299,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20298"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20298\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20299"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}