{"id":20188,"date":"2026-03-26T06:49:52","date_gmt":"2026-03-26T06:49:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/ahli-tegaskan-vaksin-campak-efektif-cegah-penularan\/"},"modified":"2026-03-26T06:49:52","modified_gmt":"2026-03-26T06:49:52","slug":"ahli-tegaskan-vaksin-campak-efektif-cegah-penularan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/ahli-tegaskan-vaksin-campak-efektif-cegah-penularan\/","title":{"rendered":"Ahli Tegaskan Vaksin Campak Efektif Cegah Penularan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/26\/1774507285_73658e48d8073837a619.jpg\" alt=\"Ahli Tegaskan Vaksin Campak Efektif Cegah Penularan\"\/><figcaption>Ilustrasi.(freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>INFORMASI keliru mengenai keamanan vaksin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/campak\" title=\"Campak\">campak<\/a> beredar di media sosial. Dalam salah satu unggahan di <em>Facebook<\/em> yang dikutip dari<em> AFP Fact Check <\/em>pada Kamis (26\/3), menyebut &#8220;Campak hanya infeksi umum yang bisa diatasi secara efektif oleh sistem kekebalan tubuh manusia.&#8221; Unggahan tersebut juga mengklaim vaksin tidak aman dan antibodi alami setelah sembuh dari campak disebut 5-10 kali lebih baik dibandingkan vaksin.<\/p>\n<p>Bahkan, narasi tersebut menyertakan pernyataan provokatif seperti, hentikan pembunuhan warga dengan obat yang salah dan vaksin yang tidak aman.<\/p>\n<p>Namun, para ahli menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar. World Health Organization (WHO) menyatakan campak bukan sekadar infeksi ringan, melainkan penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/867712\/kemenkes-buka-layanan-vaksin-campak-di-posko-mudik-lebaran-2026\" title=\"Kemenkes Buka Layanan Vaksin Campak di Posko Mudik Lebaran 2026\" target=\"_blank\">Kemenkes Buka Layanan Vaksin Campak di Posko Mudik Lebaran 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Spesialis penyakit menular anak dari Johns Hopkins University, Aaron Milstone, menjelaskan bahwa risiko campak tidak bisa dianggap remeh.<\/p>\n<p>&#8220;Satu dari 1.000 anak terkena campak akan meninggal. Lainnya menderita penyakit neurologi progresif,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Milstone juga menegaskan bahwa vaksin justru aman dan berfungsi merangsang sistem imun untuk memberikan perlindungan jangka panjang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/867711\/waspada-campak-jelang-libur-lebaran-kemenkes-percepat-imunisasi-anak-di-wilayah-risiko\" title=\"Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko\" target=\"_blank\">Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Beberapa anak mengalami demam setelah vaksin, namun demam itu merupakan respon tubuh pada vaksin dan tidak punya risiko yang sama seperti virus,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Senada dengan itu, dokter spesialis anak dari National University of Singapore, Lee Bee Wah membantah berbagai metode alternatif yang beredar. Ia menilai klaim seperti irigasi hidung, berkumur air garam, atau konsumsi buah tertentu sebagai cara penyembuhan campak tidak berdasar.<\/p>\n<p>&#8220;Cara terbaik menghindari infeksi campak adalah dengan melindungi diri. Vaksinasi menghasilkan kekebalan mencegah virus tersebut,&#8221; kata Lee.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, belum ada terapi khusus untuk menyembuhkan campak secara langsung. Oleh karena itu, vaksinasi tetap menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan sekaligus menekan risiko komplikasi serius akibat penyakit tersebut. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/873616\/ahli-tegaskan-vaksin-campak-efektif-cegah-penularan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(freepik) INFORMASI keliru mengenai keamanan vaksin campak beredar di media sosial. Dalam salah satu unggahan di Facebook yang dikutip dari AFP Fact Check pada Kamis (26\/3), menyebut &#8220;Campak hanya infeksi umum yang bisa diatasi secara efektif oleh sistem kekebalan tubuh manusia.&#8221; Unggahan tersebut juga mengklaim vaksin tidak aman dan antibodi alami setelah sembuh dari campak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20189,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20188","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20188"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20188\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20189"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}