{"id":20148,"date":"2026-03-26T04:35:37","date_gmt":"2026-03-26T04:35:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/antisipasi-perang-iran-inggris-kucurkan-rp2-triliun-untuk-aktifkan-kembali-pabrik-co2\/"},"modified":"2026-03-26T04:35:37","modified_gmt":"2026-03-26T04:35:37","slug":"antisipasi-perang-iran-inggris-kucurkan-rp2-triliun-untuk-aktifkan-kembali-pabrik-co2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/26\/antisipasi-perang-iran-inggris-kucurkan-rp2-triliun-untuk-aktifkan-kembali-pabrik-co2\/","title":{"rendered":"Antisipasi Perang Iran, Inggris Kucurkan Rp2 Triliun untuk Aktifkan Kembali Pabrik CO2"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/26\/1774499285_3e4f7494d9e729dcb849.jpg\" alt=\"Antisipasi Perang Iran, Inggris Kucurkan Rp2 Triliun untuk Aktifkan Kembali Pabrik CO2\"\/><figcaption>Pemerintah Inggris investasi \u00a3100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.(Ensus)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PEMERINTAH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/inggris\" title=\"Inggris\">Inggris<\/a> dilaporkan siap menginvestasikan dana sebesar \u00a3100 juta (sekitar Rp2 triliun) sebagai langkah darurat untuk membuka kembali pabrik produksi karbon dioksida (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/co2\" title=\"CO2\">CO2<\/a>) yang sempat ditutup. Rencana kontigensi ini diambil guna memitigasi gangguan pasokan komoditas vital yang dipicu oleh meluasnya eskalasi perang di Iran.<\/p>\n<p>Departemen Bisnis Inggris diperkirakan akan mengumumkan pada Kamis (26\/3\/2026) bahwa situs di Teesside, yang dioperasikan oleh perusahaan Ensus, akan kembali beroperasi setelah sebelumnya dihentikan (mothballed) tahun lalu.<\/p>\n<h2>Vitalitas CO2 dalam Rantai Pasok Pangan<\/h2>\n<p>Karbon dioksida memegang peranan krusial dalam industri makanan dan minuman. Gas ini digunakan untuk membius hewan ternak sebelum penyembelihan, sebagai bahan pengemasan untuk menjaga kesegaran makanan, hingga memberikan efek karbonasi pada minuman bersoda.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/873541\/uganda-siap-bantu-israel-lawan-iran-panglima-militer-kami-bergabung-jika-israel-terancam-kalah\" title=\"Uganda Siap Bantu Israel Lawan Iran, Panglima Militer: Kami Bergabung jika Israel Terancam Kalah\" target=\"_blank\">Uganda Siap Bantu Israel Lawan Iran, Panglima Militer: Kami Bergabung jika Israel Terancam Kalah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pabrik di Teesside tersebut sejatinya memproduksi bioetanol, di mana CO2 merupakan produk sampingan (byproduct) dari proses manufakturnya. Sebelumnya, pabrik ini terpaksa berhenti beroperasi setelah Inggris mencapai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat yang menghapus tarif impor etanol asal Negeri Paman Sam.<\/p>\n<p>Langkah pengaktifan kembali ini, yang pertama kali dilaporkan oleh Financial Times, diyakini didorong oleh kekhawatiran atas melonjaknya biaya energi bagi perusahaan pupuk di Eropa, yang juga merupakan produsen utama CO2.<\/p>\n<h2>Dampak Penutupan Selat Hormuz<\/h2>\n<p>Lonjakan harga minyak dan gas dunia terjadi secara drastis sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan aksi militer terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Situasi kian pelik setelah Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menyalurkan seperlima pasokan minyak dan gas global.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/873482\/survei-popularitas-trump-anjlok-akibat-perang-iran-dan-kenaikan-harga-bbm\" title=\"Survei: Popularitas Trump Anjlok Akibat Perang Iran dan Kenaikan Harga BBM\" target=\"_blank\">Survei: Popularitas Trump Anjlok Akibat Perang Iran dan Kenaikan Harga BBM<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Inggris memiliki catatan buruk terkait krisis CO2. Pada 2021 dan 2022, industri makanan dan minuman Inggris sempat terguncang hebat akibat lonjakan harga gas grosir yang membuat produsen pupuk kesulitan menanggung biaya produksi.<\/p>\n<p>Kebijakan penghapusan tarif impor etanol sebesar 19% dari AS pada Mei tahun lalu sempat membuat produsen lokal seperti Vivergo Fuels dan Ensus kalah bersaing hingga akhirnya menutup operasional mereka. Namun, dengan ancaman krisis energi global saat ini, Pemerintah Inggris memilih untuk mengamankan kedaulatan pasokan domestik melalui investasi besar tersebut.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris maupun Ensus memilih untuk tidak memberikan komentar terkait detail rencana pengumuman tersebut. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/873577\/antisipasi-perang-iran-inggris-kucurkan-rp2-triliun-untuk-aktifkan-kembali-pabrik-co2\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Inggris investasi \u00a3100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.(Ensus) PEMERINTAH Inggris dilaporkan siap menginvestasikan dana sebesar \u00a3100 juta (sekitar Rp2 triliun) sebagai langkah darurat untuk membuka kembali pabrik produksi karbon dioksida (CO2) yang sempat ditutup. Rencana kontigensi ini diambil guna memitigasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20149,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20148","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20148","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20148"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20148\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}