{"id":19992,"date":"2026-03-25T17:40:41","date_gmt":"2026-03-25T17:40:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/penyerahan-jabatan-kabais-tni-perlu-jadi-contoh-institusi-lain\/"},"modified":"2026-03-25T17:40:41","modified_gmt":"2026-03-25T17:40:41","slug":"penyerahan-jabatan-kabais-tni-perlu-jadi-contoh-institusi-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/penyerahan-jabatan-kabais-tni-perlu-jadi-contoh-institusi-lain\/","title":{"rendered":"Penyerahan Jabatan Kabais TNI Perlu Jadi Contoh Institusi Lain"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/25\/1774457838_5e450c7cf33774433aa8.jpeg\" alt=\"Penyerahan Jabatan Kabais TNI Perlu Jadi Contoh Institusi Lain\"\/><figcaption>Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (25\/3\/2026). Dalam pernyataannya, jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang sebelumnya dijabat oleh Letjen(ANTARA FOTO\/Asprilla Dwi Adha)<\/figcaption><\/figure>\n<p>LANGKAH Letjen <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tni\" title=\"TNI\">TNI<\/a> Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI pascakasus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyiraman-air-keras\" title=\"penyiraman air keras\">penyiraman air keras<\/a> terhadap aktivis Kontras, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/andrie-yunus\" title=\"Andrie Yunus\">Andrie Yunus<\/a>, disorot. Langkah ini dinilai sebagai preseden penting bagi institusi lain dalam menegakkan tanggung jawab kepemimpinan.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo, memuji tindakan tersebut sebagai praktik kepemimpinan yang berani dan relevan untuk ditiru.<\/p>\n<p>\u201cPenyerahan jabatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabais-tni\" title=\"Kabais TNI\">Kabais TNI<\/a> oleh Letjen TNI Yudi Abrimantyo ini merupakan bentuk tanggung jawab. Apa pun istilahnya, baik itu penyerahan jabatan atau pengunduran diri, menurut saya ini langkah tegas, positif, dan harus diapresiasi,\u201d ujar Karyono, Rabu (25\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/873485\/buntut-kasus-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-andrie-yunus-jabatan-kabais-tni-diserahkan\" title=\"Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Andrie Yunus, Jabatan Kabais TNI Diserahkan\" target=\"_blank\">Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Andrie Yunus, Jabatan Kabais TNI Diserahkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan bahwa pimpinan tidak lepas tangan terhadap persoalan yang menjadi sorotan publik, meskipun pelanggaran dilakukan oleh oknum.<\/p>\n<p>\u201cMasalah ini menjadi perhatian publik. Kabais TNI merasa ikut bertanggung jawab atas tindakan oknum anggotanya. Ini penting sebagai pelajaran,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Karyono menegaskan bahwa langkah tersebut seharusnya menjadi standar baru bagi institusi lain dalam menangani kasus serupa, terutama yang menyangkut aparat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/873457\/tni-prajurit-terlibat-kasus-andrie-yunus-bakal-dihukum-berat\" title=\"TNI: Prajurit Terlibat Kasus Andrie Yunus Bakal Dihukum Berat\" target=\"_blank\">TNI: Prajurit Terlibat Kasus Andrie Yunus Bakal Dihukum Berat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cIni yang jarang terjadi. Penyerahan jabatan ini bisa menjadi contoh bagi institusi lain untuk bersikap sama, terutama dalam kasus-kasus yang menjadi sorotan publik, seperti pelindasan ojek online atau penembakan warga yang tidak bersalah hingga menimbulkan korban jiwa, tragedi Kanjuruhan yang dianggap publik tak kunjung ada pertanggung jawaban,\u201d kata Karyono.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menilai, jika pola ini diterapkan secara luas, maka akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara sekaligus menciptakan efek jera.<\/p>\n<p>\u201cLangkah seperti ini bisa menimbulkan efek jera dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan begitu, peristiwa seperti penyiraman air keras maupun tindakan semena-mena aparat tidak terulang kembali,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Karyono melihat adanya upaya TNI untuk terus berbenah dan menyesuaikan diri dengan nilai-nilai demokrasi serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat ada upaya positif dari TNI untuk berubah dan menyesuaikan dengan iklim demokrasi, serta mengutamakan hak asasi manusia. Ini poin penting,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, ia mengingatkan bahwa langkah penyerahan jabatan harus diikuti dengan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku.<\/p>\n<p>\u201cTapi tentu tidak cukup dengan penyerahan jabatan. Pelaku tetap harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di ranah militer,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, TNI resmi melaksanakan penyerahan jabatan Kabais sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi atas kasus tersebut.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga akuntabilitas.<\/p>\n<p>\u201cJadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais. Terima kasih,\u201d ujar Aulia di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25\/3).<\/p>\n<p>Aulia juga menyampaikan bahwa TNI bersama Kementerian Pertahanan telah melakukan rapat terkait revitalisasi internal, sesuai arahan Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa TNI tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum oleh prajurit.<\/p>\n<p>\u201cTerhadap prajurit TNI yang melakukan pelanggaran hukum atau tindak pidana, TNI menyatakan tidak memberikan toleransi dan akan menindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, baik melalui peradilan militer, penjatuhan hukuman disiplin, maupun pemberhentian dengan tidak hormat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pusat Polisi Militer TNI telah mengungkap empat prajurit BAIS TNI sebagai terduga pelaku, masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES.<\/p>\n<p>Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, memastikan bahwa seluruh terduga pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.<\/p>\n<p>\u201cTersangka sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh Puspom TNI,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Langkah tegas TNI ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan kasus, tetapi juga menjadi preseden positif bagi institusi lain dalam menegakkan tanggung jawab, transparansi, dan akuntabilitas di hadapan publik.\u00a0<\/p>\n<p>(P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/873495\/penyerahan-jabatan-kabais-tni-perlu-jadi-contoh-institusi-lain\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (25\/3\/2026). Dalam pernyataannya, jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang sebelumnya dijabat oleh Letjen(ANTARA FOTO\/Asprilla Dwi Adha) LANGKAH Letjen TNI Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI pascakasus penyiraman air keras terhadap aktivis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19993,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-19992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19992"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19992\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}