{"id":19865,"date":"2026-03-25T08:01:44","date_gmt":"2026-03-25T08:01:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/kemhan-terapkan-efisiensi-bbm-tegaskan-bukan-karena-kondisi-darurat\/"},"modified":"2026-03-25T08:01:44","modified_gmt":"2026-03-25T08:01:44","slug":"kemhan-terapkan-efisiensi-bbm-tegaskan-bukan-karena-kondisi-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/kemhan-terapkan-efisiensi-bbm-tegaskan-bukan-karena-kondisi-darurat\/","title":{"rendered":"Kemhan Terapkan Efisiensi BBM, Tegaskan Bukan karena Kondisi Darurat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/25\/1774425506_3c96b27b341de4914e74.jpg\" alt=\"Kemhan Terapkan Efisiensi BBM, Tegaskan Bukan karena Kondisi Darurat\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Dok.MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEMENTERIAN Pertahanan atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemhan\" title=\"Kemhan\">Kemhan<\/a> memastikan kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan internal dilakukan sebagai langkah antisipatif. Itu bukan karena kondisi darurat, melainkan meningkatnya dinamika geopolitik global di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timur-tengah\" title=\"Timur Tengah\">Timur Tengah<\/a> yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas energi.<\/p>\n<p>Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian dalam pengelolaan sumber daya strategis.<\/p>\n<p>\u201cKebijakan ini diambil sekarang sebagai langkah antisipatif dan kehati-hatian, bukan karena kondisi darurat,\u201d kata Rico di Jakarta, Rabu (25\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/873337\/as-ajukan-proposal-15-poin-ke-iran-untuk-akhiri-konflik-timur-tengah\" title=\"AS Ajukan Proposal 15 Poin ke Iran untuk Akhiri Konflik Timur Tengah\" target=\"_blank\">AS Ajukan Proposal 15 Poin ke Iran untuk Akhiri Konflik Timur Tengah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, keputusan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/efisiensi-bbm\" title=\"efisiensi BBM\">efisiensi BBM<\/a> tidak terlepas dari perkembangan situasi global, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, yang dapat berdampak pada distribusi energi ke berbagai negara, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cDinamika global di Eropa dan Timur Tengah berpotensi memengaruhi pengiriman bahan bakar ke sejumlah negara, termasuk Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebagai respons, Kemhan menerapkan sejumlah kebijakan efisiensi, termasuk pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif serta pemberlakuan satu hari kerja dari rumah atau work from home (WFH) pada fungsi tertentu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/873264\/tensi-timur-tengah-memanas-1000-prajurit-elite-as-siap-meluncur\" title=\"Tensi Timur Tengah Memanas, 1.000 Prajurit Elite AS Siap Meluncur\" target=\"_blank\">Tensi Timur Tengah Memanas, 1.000 Prajurit Elite AS Siap Meluncur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cNamun untuk soal suplai BBM pertahanan, prinsipnya adalah memastikan dukungan kebutuhan operasional strategis tetap terjaga,\u201d jelas Rico.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, durasi penerapan kebijakan tersebut masih bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi ke depan.<\/p>\n<p>\u201cAdapun mengenai jangka waktu pelaksanaannya, akan disesuaikan dengan evaluasi situasi dan kebutuhan ke depan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kemhan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyiapkan sejumlah langkah efisiensi sebagai bagian dari upaya menghadapi potensi dampak geopolitik global terhadap ketahanan energi nasional. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya langkah proaktif dan efisiensi nasional.<\/p>\n<p>\u201cLangkah-langkah yang disiapkan mencakup pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas,\u201d kata Rico.<\/p>\n<p>Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain penyesuaian hari kerja dari lima hari menjadi empat hari pada fungsi tertentu, pembatasan penggunaan kendaraan dinas, serta pengaturan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) berdasarkan prioritas kebutuhan.<\/p>\n<p>Rico menegaskan, langkah efisiensi ini merupakan wujud kesiapsiagaan, sekaligus bentuk disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis. Ia juga memastikan bahwa kondisi cadangan energi nasional saat ini masih aman.<\/p>\n<p>\u201cMelalui langkah ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan efisiensi, tanggung jawab, dan semangat bela negara,\u201d pungkasnya. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/873367\/kemhan-terapkan-efisiensi-bbm-tegaskan-bukan-karena-kondisi-darurat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Dok.MI) KEMENTERIAN Pertahanan atau Kemhan memastikan kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan internal dilakukan sebagai langkah antisipatif. Itu bukan karena kondisi darurat, melainkan meningkatnya dinamika geopolitik global di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas energi. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19866,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-19865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19865\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}