{"id":19763,"date":"2026-03-25T02:49:29","date_gmt":"2026-03-25T02:49:29","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/bidik-top-4-dunia-putri-kw-fokus-benahi-mental-dan-kematangan-bermain\/"},"modified":"2026-03-25T02:49:29","modified_gmt":"2026-03-25T02:49:29","slug":"bidik-top-4-dunia-putri-kw-fokus-benahi-mental-dan-kematangan-bermain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/25\/bidik-top-4-dunia-putri-kw-fokus-benahi-mental-dan-kematangan-bermain\/","title":{"rendered":"Bidik Top 4 Dunia, Putri KW Fokus Benahi Mental dan Kematangan Bermain"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/25\/1774406616_539c7a9306be90acdf36.jpg\" alt=\"Bidik Top 4 Dunia, Putri KW Fokus Benahi Mental dan Kematangan Bermain\"\/><figcaption>Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani usai menjadi runner-up Swiss Terbuka.(X @INABadminton)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEPALA Pelatih <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tunggal-putri\" title=\"Tunggal putri\">Tunggal Putri<\/a> PP <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pbsi\" title=\"PBSI\">PBSI<\/a>, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/putri-kusuma-wardani\" title=\"Putri Kusuma Wardani\">Putri Kusuma Wardani<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/putri-kw\" title=\"Putri KW\">Putri KW<\/a>). Hal ini dinilai menjadi kunci utama jika Putri ingin menembus jajaran empat besar dunia.<\/p>\n<p>Penilaian tersebut merujuk pada performa Putri yang menunjukkan progres positif selama rangkaian Tur Eropa 2026, termasuk keberhasilannya meraih posisi runner-up di turnamen Super 300 Swiss Terbuka.<\/p>\n<p>\u201cProgres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,\u201d ujar Imam dalam keterangan resmi PP PBSI, Selasa (24\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/870769\/evaluasi-putri-kusuma-wardani-usai-jadi-runner-up-swiss-terbuka-2026\" title=\"Evaluasi Putri Kusuma Wardani Usai Jadi Runner-Up Swiss Terbuka 2026\" target=\"_blank\">Evaluasi Putri Kusuma Wardani Usai Jadi Runner-Up Swiss Terbuka 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Evaluasi Tur Eropa<\/strong><\/h2>\n<p>Menurut Imam, kesiapan mental dan keberanian mengambil keputusan di lapangan menjadi aspek krusial bagi seorang atlet untuk naik ke level elite.\u00a0<\/p>\n<p>Hal ini terlihat pada partai final Swiss Terbuka, ketika penampilan Putri dinilai belum optimal saat takluk dari wakil Thailand, Supanida Katethong, dengan skor 11-21 dan 15-21.<\/p>\n<p>Sebelumnya, di turnamen Super 1000 All England, langkah Putri terhenti di perempat final setelah menghadapi tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/852437\/putri-kw-tegaskan-tekad-jadi-juara-indonesia-masters\" title=\"Putri KW Tegaskan Tekad Jadi Juara Indonesia Masters\" target=\"_blank\">Putri KW Tegaskan Tekad Jadi Juara Indonesia Masters<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Tantangan Menghadapi Pemain Elite<\/strong><\/h2>\n<p>Putri, yang kini menempati peringkat keenam dunia, mengakui bahwa konsistensi dan ketahanan berpikir masih menjadi tantangan utama saat bertemu pemain papan atas.<\/p>\n<p>\u201cMasih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,\u201d ungkap Putri.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa laga melawan An Se Young memberikan pelajaran berharga mengenai cara mengendalikan permainan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cCara bermainnya bukan hanya mematikan lawan, tapi juga bisa membuat lawan mati sendiri,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h2><strong>Peta Persaingan Dunia<\/strong><\/h2>\n<p>Saat ini, jajaran elite tunggal putri dunia masih didominasi oleh:<\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li>An Se Young (Korea Selatan)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Wang Zhi Yi (Tiongkok)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Chen Yu Fei (Tiongkok)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Akane Yamaguchi (Jepang)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Han Yue (Tiongkok)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<p>Dengan berada di peringkat keenam, Putri KW kini hanya selangkah lagi untuk mendobrak dominasi tersebut melalui pembenahan aspek nonteknis dan jam terbang melawan pemain-pemain di atasnya. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/873297\/bidik-top-4-dunia-putri-kw-fokus-benahi-mental-dan-kematangan-bermain\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani usai menjadi runner-up Swiss Terbuka.(X @INABadminton) KEPALA Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW). Hal ini dinilai menjadi kunci utama jika Putri ingin menembus jajaran empat besar dunia. Penilaian tersebut merujuk pada performa Putri yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19764,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-19763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19763"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19763\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}